<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598</id><updated>2012-01-24T22:39:13.862+07:00</updated><title type='text'>lepuspa castle</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>49</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-7889694596956047157</id><published>2011-01-13T23:50:00.005+07:00</published><updated>2011-01-15T12:51:48.029+07:00</updated><title type='text'>Penjahit dan QC</title><content type='html'>Di awal tahun 2011 ini, saya diberikan beberapa "kejutan" yang awalnya membuat kesal dan sebal. Mulai dari ulah karyawan dengan "penyakit lama"nya yaitu tidak masuk kerja berbarengan dengan tidak memberi kabar lebih dari 3 hari (walaupun ternyata mereka sakit), beberapa bahan kaos ternyata banyak cacatnya (padahal sy bayar untuk grade A lho), sampai gagal jahit untuk beberapa rol Lentik model baru! Untuk kali ini, saya mau curhat masalah terakhir, masalah penjahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini saya punya 5 tempat makloon jahit. Cara penyampaian bahannya ada dua: sebagian diantar ke tempat makloon, sebagian lagi diambil oleh pemakloon ke tempat sy. Begitu juga dalam penyampaian hasil jahit. Dalam pelaksanaan pembuatan bajunya juga diserahkan kepada masing2 pemakloon sesuai dengan standar kebiasaan mereka masing2, yang penting hasilnya sesuai dengan standar kita. Agar standar ukuran dan kualitas jahit tidak terlalu berbeda, maka sy punya satu pemakloon yang menjadi "contoh"nya. Sebelum baju2 dibuat di 4 pemakloon lain, dia membuat sample untuk setiap model dengan 5 ukuran berbeda (XS s/d XL) untuk Lentik dan 4 ukuran berbeda (S s/d XL) untuk Zirac. Penentuan harga makloon berdasarkan referensi pemakloon sample ini. Bahkan jarum yang digunakan juga berdasarkan referensi dari pemakloon sample ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk cara pembayaran, sy memberlakukan cara yang sama untuk setiap pemakloon. Pembayaran dilakukan  pada saat pengambilan atau pengantaran hasil jahit sebelum di QC&gt; Pembayaran masih secara cash untuk saat ini krn biasanya nilai makloon untuk per order makloon tidak lebih dari 4jt, dan sebagian besar mereka masih belum banking familiar ternyata. Pada awalnya, berjalan dengan lancar. Per odernya dari setiap pemakloon setelah di QC biasanya yang tidak lolos QC tidak lebih dari 10%, dan itu cukup baik menurut saya. Sebagian besar dari dari yang tidak lolos QC itu masih bisa diperbaiki, biasanya karena noda minyak atau kotor yang bisa dibersihkan. Sisanya yg tidak banyak dan harus masuk ke kategori "reject" untuk dijual murah kalo sedang mengikuti bazar atau pameran nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata, QC yang kita lakukan selama ini belum lengkap. Itu baru disadari sekitar seminggu yang lalu ketika hasil jahitan model baru Lentik diantarkan dari salah satu pemakloon. Selama ini QC yang kita lakukan hanya sebatas melihat kualitas jahitan dan kebersihan hasil jahit saja. Ketika hasil jahitan model baru datang, sy begitu bersemangat sehingga segera mencoba salah satu model yang memang merupakan salah satu jenis baru untuk Lentik, yaitu tunik. Begitu sy coba, ternyata sy merasa baju tersebut kebesaran padahal sy sudah mencoba ukuran yang biasa sy pakai (untuk Lentik model baru ini, sizenya baru, sy memakai ukuran S). Maka yang tadinya hanya akan mencoba satu model itu, sy jadi mencoba semua model dari hasil jahitan yang baru datang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata untuk model gamisnya lebih parah hasilnya, panjang gamisnya kurang 4-6 cm! MasyaAllah... padahal gamis model tersebut menghabiskan bahan kaos 3 rol!!! Belum lagi yang tunik, 2 rol! Untuk yang tunik, masih bisa diperbaiki karena hampir semua kesalahannya pada ukuran yang kebesaran, tapi untuk gamis tentunya tidak bisa diperbaiki karena kan sudah terlanjur dipotong kependekan. Jadilah gamis tersebut masuk ke kategori "reject" (ternyata hanya 2 rol, yang satu rolnya lagi panjangnya sesuai ukuran -- alhamdulillah -- herannya, kok bisa ya? Harusnya kan polanya sama saja waktu motong kainnya itu... ah entahlah). Yang menjadi persoalan adalah semua hasil jahitan itu sudah dibayar ongkos makloonnya, dan sekarang yang tunik tertunda penjualannya karena sebagian besar harus diperbaiki, bahkan yang gamis sebagian besar tidak bisa dijual dengan harga normal (dijual kurang dari 50% akhirnya, dengan menggunting label Lentiknya tentu saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ongkos belajar? Okelah. Pelajaran yang didapat dari peristiwa ini adalah: (1) perlu diperbaikinya sistem QC dan (2) perlu dirubah cara pembayaran ke makloon. QC harus lebih lengkap dengan mengukur paling tidak bahu, panjang tangan, dan panjang gamis. Pekerjaan QC menjadi lebih berat, sehingga perlu penambahan karyawan. Cara pembayaran ke makloon pun dirubah. Pembayaran diberikan setelah QC dilakukan. Yang dibayar adalah yang lolos QC, sementara yang perlu perbaikan, baru dibayar ketika perbaikan selesai dan lolos QC perbaikan. Untuk hasil jahitan yang cacat atau tidak bisa diperbaiki, sepertinya harus dinegokan dengan pemakloon. Sy akan mengajukan untuk pembayaran makloon 50% saja, karena barang cacat kan dijual dengan harga diskon 50-70% dari harga jual. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar dan permasalah di atas tidak terulang lagi. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-7889694596956047157?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/7889694596956047157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=7889694596956047157&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7889694596956047157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7889694596956047157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2011/01/penjahit-dan-qc.html' title='Penjahit dan QC'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-3137348908295092788</id><published>2010-12-24T07:23:00.004+07:00</published><updated>2010-12-24T09:45:59.451+07:00</updated><title type='text'>Karyawan dan Disiplin</title><content type='html'>Hari Kamis, tanggal 23 Desember 2010 hampir seharian saya (bersama suami dan anak-anak) tidak di rumah. Aktivitas dimulai dengan mengambil rapot Ade Ivan di sekolahnya di pagi hari dan berakhir di dokter untuk mengkonsultasikan Ade Ivan menjelang magrib (Hmmm... Ade Ivan menjadi fokus rupanya). Tapi bukan kedua hal itu yang ingin diceritakan di postingan kali ini (ya... akhirnya sudah sekitan tahun vakum, saya mulai berkunjung dan posting lagi di blog ini...), melainkan hal lain yang berhubungan dengan usaha produksi baju muslim Lentik dan Zirac (alhamdulillah... akhirnya Lentik ditemani "saudara laki-lakinya" Zirac... InsyaAllah saya cerita di postingan lain  tentang Zirac ini ya...) yang sedang saya tekuni sekarang. Yaitu masalah karyawan dan kedisiplinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lentik, yang sudah dimulai sejak tahun 2008 lalu, alhamdulillah di awal tahun 2010 ini (bulan Februari) mulai melebarkan sayap dengan menerapkan sistem reseller dan melakukan produksi lebih banyak. Brosur (katalog) mulai dibuat. Nah, singkatnya dulu (InsyaAllah tentang perjalanan Lentik ini saya cerita di postingan lain ya... ups, jadi banyak janji postingan nih... hehehe...), mulai bulan Mei 2010 Lentik menerapkan sistem keagenan dan mulai beriklan di majalah (Ummi dan Alia/Aulia secara bergantian). Alhamdulillah, pesanan mengalir tanpa diduga, sehingga di awal penerapan sistem keagenan (berbarengan dengan menjelang Idul Fitri) Lentik bahkan sempat kehabisan stok!!! Padahal sudah sekitar 1200pcs stok baju yang dipersiapkan. Amazing buat saya. Tentunya dengan bertambah pesanan, produksi juga harus ditambah, aktivitas jadi lumayan banyak dan sudah tidak bisa di&lt;span style="font-style: italic;"&gt;handle&lt;/span&gt; lagi oleh saya sendirian. Saya memutuskan untuk meng&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hire&lt;/span&gt; karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah sejak bulan Mei itu saya memiliki karyawan. Tidak banyak, awalnya bahkan hanya satu orang saja, dan sekarang sudah dua orang. Karena waktu itu saya beranggapan aktivitas Lentik belum terlalu banyak, maka cukuplah dua karyawan untuk meng&lt;span style="font-style: italic;"&gt;handle&lt;/span&gt; Lentik. Juga karena tidak mau terlalu ribet dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rekruitment&lt;/span&gt;, saya memanfaatkan fasilitas kekeluargaan alias mengajak saudara sepupu dan sepupu ipar untuk membantu saya di Lentik tersebut. Begitulah, tanpa peraturan yang jelas (kecuali untuk upah, sudah jelas) mulailah saya memiliki karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Satu, dua bulan pertama, semua masih bisa berjalan dengan baik, mungkin juga karena aktivitas belum terlalu banyak bagi 2 karyawan saya tersebut. Beberapa kesalahan sempat dilakukan oleh masing-masing karyawan tapi masih bisa ditolerir karena mereka masih dalam tahap belajar (misalnya dalam menghitung stok, memeriksa hasil jahitan, pengiriman, dsb). Waktu itu untuk produksi, pemesanan dan pembuatan nota pembayaran masih saya pegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan ketiga, saya mulai menyerahkan sebagian pemesanan dan pembuatan nota pembayaran kepada salah satu karyawan. Dia pun diberi fasilitas handphone untuk keperluannya tersebut. Alhamdulillah si karyawan ini cepat belajar untuk menghadapi pelanggan (baik via sms, telpon, maupun secara langsung yang datang ke rumah) walaupun dibarengi dengan beberapa kesalahan pembuatan nota pembayaran pada awalnya. Selain untuk pemesanan dan pembuatan nota pembayaran, karyawan ini diberi tugas untuk melakukan administrasi (pembukuan). Karyawan satu lagi tugasnya adalah QC (Quality Control) baju-baju yang selesai dijahit dari penjahit, dan stok. Produksi masih saya pegang sepenuhnya dari desain, pemilihan dan pembelian bahan, sampai hubungan dengan para penjahit (pengantaran bahan dan pengambilan baju hasil jahit sangat terbantu oleh sopir rumah tangga yang lama2 bisa melakukannya tanpa harus saya temani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan ketiga ini, mulai ada hal yang dilakukan oleh karyawan dan membuat saya kurang nyaman. Yaitu masalah kehadiran mereka untuk bekerja. Untuk jam kerja sebetulnya sudah disampaikan aturannya kepada mereka yaitu senin-jumat 08.00-16.00. Tapi sampai saat ini mereka seringkali datang lebih dari jam 08.00, paling cepat jam 08.30 (seringnya lebih telat dari itu). Sebetulnya untuk jam kerja ini, saya tidak terlalu peduli karena kadang mereka juga pulang lebih sore (walaupun itu tidak sesering mereka datang terlambat). Yang menjadi masalah adalah ketika mereka bolos kerja (berbarengan pula), atau pulang lebih awal (kerja hanya setengah hari) tanpa memberikan kabar. Semua jadwal yang seharusnya bisa beres hari itu, menjadi terbengkalai. Kebetulan saya sendiri tidak bisa selalu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;stand by&lt;/span&gt; di rumah karena masih harus melakukan kewajiban yang lain (ke kampus untuk ngajar, nguji seminar/sidang, rapat, dsb; cari bahan; ke tempat penjahit; pijit refleksi; hang out... lho?? hehehe...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sudah pernah dibicarakan dengan mereka, dan saya menekankan untuk pemberitahuan terlebih dahulu jika tidak akan masuk kerja atau kerja hanya setengah hari paling tidak 2 hari sebelumnya kecuali ada hal mendadak seperti sakit, dsb yang tidak bisa di&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pending&lt;/span&gt; lagi. Dan juga dipastikan salah satu karyawan harus tetap hadir (masuk kerja sehari penuh) -- mau tidak mau akhirnya masing-masing karyawan harus bisa meng&lt;span style="font-style: italic;"&gt;handle&lt;/span&gt; tugas rekannya jika rekannya tersebut tidak bisa masuk kerja. Tapi hasilnya belum terlihat, masih saja terjadi tidak masuk kerja atau masuk setengah hari tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.  Itu terjadi kemarin, hari Kamis 23 Desember 2010, ketika saya hampir seharian di luar rumah. Tidak sengaja saya telpon rumah untuk mengkonfirmasi siapa saja yang pembayarannya sudah lunas hari itu, karena saya memprediksikan tidak bisa dikirim hari itu (sopir kan sedang bersama kita), jadi perlu pemberitahuan kepada pelanggan-pelanggan tersebut. Dan... whoalllaaa.... salah seorang karyawan sudah pulang sejak jam 1an siang tanpa memberitahu saya terlebih dahulu! Bahkan hari ini salah satu karyawan saya tersebut tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan!!! MasyaAllah.... Sabaarr... sabaaarrr...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang sekarang saya sedang kebingungan untuk mengatasi masalah ini. Mau menegur lebih keras dari kemarin, saya sungkan karena mereka masih saudara sepupu. Bisa-bisa hubungan kami jadi tidak baik. Rupanya inilah yang dihindari suami saya, sejak awal dia tidak pernah punya karyawan yang berkerabat dengannya, repot pada saat harus melakukan teguran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dicari penyebabkan, mungkin karena saya belum punya peraturan tertulis (jadi kesannya lebih tegas, tidak hanya disampaikan secara lisan saja) mengenai disiplin karyawan. Mungkin juga karena ketika merekrut, seolah-olah bukan mereka yang butuh karena saya yang minta. Atau bisa jadi karena sebulan terakhir ini, kebetulan seorang teman lama ikut membantu pembukuan Lentik. Karena memang hanya membantu di waktu senggang (dan sampai sekarang belum ada kesepatan pembayaran, wah jadi merasa diingatkan untuk membicarakan itu dengan dia), jadi kehadiran ke rumah tidak intens, seminggu mungkin hanya sekitar 3 kali, itupun hanya setengah hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa ide yang terpikirkan untuk mengatasi masalah ini: merekrut lagi karyawan mungkin via iklan dan tidak menerima saudara sebagai karyawan. Atau menghubungi SMK-SMK yang dekat dari rumah dan menawarkan kerjasama dengan menerima beberapa muridnya untuk melakukan kerja praktek di Lentik, jika nanti ada yang bagus bisa langsung direkrut kalau sudah lulus dan jika yang bersangkutan bersedia.  Peraturan untuk karyawan perlu dibuat secara tertulis dan ditandatangani pada saat mereka bersedia menjadi karyawan Lentik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa lagi ya kira-kira yang bisa saya lakukan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-3137348908295092788?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/3137348908295092788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=3137348908295092788&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/3137348908295092788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/3137348908295092788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2010/12/karyawan-dan-disiplin.html' title='Karyawan dan Disiplin'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5122092937915951792</id><published>2009-09-11T07:50:00.006+07:00</published><updated>2009-09-15T13:28:43.231+07:00</updated><title type='text'>Budayaku (Terselip tugas untuk mahasiswa-mahasiswa D3-ku...)</title><content type='html'>Akhir-akhir ini kita sering mendengar kegelisahan orang-orang Indonesia sehubungan dengan diklaimnya beberapa budaya kita oleh negara tetangga kita, Malaysia. Banyak yang mengecam tetangga kita tersebut dan tidak sedikit yang juga mengkritik pemerintahan Indonesia. Kalau saya lebih melihat pada kita, sebagai "yang memiliki Indonesia beserta budayanya". Barangkali selama ini kita terlena. Sangking sibuknya kita dan nyamannya kita hidup di dunia Indonesia, semua yang ada dan kita miliki itu menjadi hal yang biasa bukan yang istimewa lagi. Apalagi gempuran berbagai budaya asing sangat intens menyerbu kehidupan kita. Budaya asing yang baru kita lihat itu menjadi barang yang lebih menarik bagi kita untuk kita perhatikan bahkan kadang secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya nih, kita...eh saya maksudnya lebih suka menonton film barat daripada wayang kulit... atau lebih suka memakai baju dengan bahan lain daripada batik... Beruntunglah kemudian Malaysia "mengingatkan" kita, bahwa kita selama ini sudah terlalu tidak peduli kepada budaya kita sendiri. Sehingga mulailah kita sekarang memperhatikan lagi budaya-budaya kita yang begitu beragam dan indah ini. Bersyukurlah batik kita (bukan batik negara lain, karena negara lain juga ada yang memproduksi batik lho), yaitu batik tulis (hanya Indonesia yang memproduksi batik tulis), pada tanggal 2 Oktober nanti akan disahkan sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage) oleh UNESCO, dan akan mulai dipublikasikan pengesahan itu tanggal 28 September nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak alasan yang bisa "dibuat" untuk lebih memilih budaya lain daripada budaya sendiri. Misalnya untuk batik, mungkin ada yang bilang bahannya kurang nyaman dipakai (yang enak dipakai ya mahal harganya), motifnya ngga oke, modelnya gitu-gitu aja, keliatannya kyk orang tua, dsb... Nah, kalo mau pake batik yang nyaman dipakai, harga terjangkau, modelnya fashionable, terlihat unik dan enerjik seperti kaum muda yang sedang aktif-aktifnya; coba deh baju-baju dari Lentik, nyaman dipakai karena bahan dasarnya kaos, model-modelnya fashionable dan cantik, unik dengan perpaduan batik katun. Lihat saja model-modelnya di &lt;a href="http://lepuspa.biz"&gt;sini&lt;/a&gt; Nah, jadinya bisa tampil cantik dan enerjik sambil melestarikan budaya kita sendiri yaitu batik. Hehehe... kok jadi promosi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat para mahasiswaku, silakan buat tugas writing dengan tema:  (1) "bagaimana anda memandang Indonesia selama ini?"  dan (2) "Indonesia dan budayanya" masing-masing minimal 100 kata. Sesuai dengan nomor urutnya, tema pertama untuk pengganti kuliah terakhir sebelum Idul Fitri dan tema kedua untuk pengganti kuliah pertama setelah Idul Fitri. Tugas dikumpulkan pada saat kalian masuk pertama kali setelah libur Idul Fitri... Sehubungan dengan semakin dekatnya Idul Fitri, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakannya, mohon maaf lahir dan batin untuk semuanya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5122092937915951792?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5122092937915951792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5122092937915951792&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5122092937915951792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5122092937915951792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2009/09/budayaku-terselip-tugas-untuk-mahasiswa.html' title='Budayaku (Terselip tugas untuk mahasiswa-mahasiswa D3-ku...)'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-6040514605223497860</id><published>2009-08-13T07:27:00.013+07:00</published><updated>2009-08-13T08:03:14.088+07:00</updated><title type='text'>Lentik: Edisi Ke 2</title><content type='html'>Setelah sekian lama absen meng-up date salah satu "rumah" saya ini, pagi ini ketika iseng membuka kembali jadi merasa terpanggil untuk mengisinya kembali. Banyak hal yang bisa dijadikan alasan kenapa "rumah" yg ini terbengkalai selama itu. Tapi tidak perlu dibahas panjang lebar, saya lebih tertarik untuk mulai merapikannya lagi selagi ini hati semangat untuk melakukannya... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sekitar 6 bulan ini, saya punya kegiatan baru yang cukup menyita waktu. Walaupun begitu saya sangat senang melakukannya. Mungkin karena ini merupakan passion saya? Mungkin, dan itu bukan masalah kan? Yang terpenting saya menikmatinya. Kegiatan apakah itu? Tidak jauh dari jual-menjual yang sudah sekitar 2 tahun ini saya lakukan. Bedanya sekarang ini saya mulai memproduksi sendiri barang jualan dalam jumlah yang lebih besar dengan pemasaran yang lebih luas. Saya memproduksi baju muslimah berbahan dasar kaos katun combed dengan kombinasi batik katun. Saat ini sudah memasuki edisi ke 2, artinya sudah bertambah banyak model-model bajunya. Beberapa model baru itu akan saya perkenalkan di tulisan ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNjuY4c2hI/AAAAAAAAAIE/_Zh8DCnOUvU/s1600-h/LKB-15350.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNjuY4c2hI/AAAAAAAAAIE/_Zh8DCnOUvU/s400/LKB-15350.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369244829360118290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;LKB-15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNjcVwR4II/AAAAAAAAAH8/_JyuEvf4Qzo/s1600-h/LKB-11350.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNjcVwR4II/AAAAAAAAAH8/_JyuEvf4Qzo/s400/LKB-11350.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369244519282892930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;LKB-11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNjGruQtUI/AAAAAAAAAH0/0QWemLQBc2E/s1600-h/LKB-18350.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNjGruQtUI/AAAAAAAAAH0/0QWemLQBc2E/s400/LKB-18350.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369244147222885698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;LKB-18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNi3r1mewI/AAAAAAAAAHs/Fdqq82l66AI/s1600-h/LKB-19350.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNi3r1mewI/AAAAAAAAAHs/Fdqq82l66AI/s400/LKB-19350.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369243889555634946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;LKB-19&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Masih ada 3 model gamis baru dan 3 model atasan baru di edisi ke 2 ini  ditambah 8 model atasan dari edisi sebelumnya. Semua model bisa dilihat di http://lepuspa.biz/moeslim-wears-lentik-c-19_20.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-6040514605223497860?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/6040514605223497860/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=6040514605223497860&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/6040514605223497860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/6040514605223497860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2009/08/lentik-edisi-ke-2.html' title='Lentik: Edisi Ke 2'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SoNjuY4c2hI/AAAAAAAAAIE/_Zh8DCnOUvU/s72-c/LKB-15350.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-4089917858839032163</id><published>2008-09-26T15:05:00.004+07:00</published><updated>2008-09-27T08:36:23.930+07:00</updated><title type='text'>Ditilang</title><content type='html'>Sekitar seminggu yang lalu ketika saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah seusai mengikuti bazar di Bio Farma, mobil yang saya tumpangi disuruh minggir oleh seorang polisi bermotor di dekat salah satu pintu masuk ke PT. DI. Sopir saya sih menurut saja minggir dan menunggu Sang Polisi berjalan mendekat. Dan dengan kepercayaan diri penuh, seperti biasa kalau diberhentikan polisi, Si Sopir memberikan STNK dan SIMnya untuk diperiksa. Sang Polisi menerima dan memeriksa surat-surat tersebut untuk beberapa saat. Biasanya sih setelah itu langsung surat-suratnya dikembalikan dan kami disuruh melanjutkan perjalanan. Tapi kali ini ternyata tidak. Sang Polisi malah mengisyaratkan Si Sopir untuk turun dan mengikutinya ke belakang mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya, karena turut bertanggung jawab sebagai Si Empunya Mobil, ikut turun dan mengikuti mereka. Walau kondisi badan lelah setelah dua dua hari ini menjadi 'SPG' di bazar, belum lagi seharian sebelumnya mempersiapkan barang-barang untuk bazar (jadi total 3 hari bekerja bakti untuk bazar), dan ditambah pula sakit kepala yang telah terasa sejak siang tadi, dan saat itu semakin menguat rasa sakitnya; saya bertanya baik-baik ada apa sebenarnya sehingga harus 'diajak ke belakang mobil' seperti itu. Dan jawabannya membuat kening berkerut semakin dalam (karena sakit kepala dari tadi udah berkerut tuh si kening...): "Sopir ibu sudah melanggar pasal.... (lupa berapa ya..., tapi dia kala itu berkata sambil membuka buku surat tilangnya memperlihatkan entah pasal apa itu..) menggunakan mobil bukan peruntukkannya..." Singkatnya kita dibilang salah karena menggunakan mobil APV untuk mengangkut barang-barang bazar seperti: hanger baju, baju2nya, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya tidak mau terima dikatakan melanggar, saya berikan bukti-bukti bahwa banyak orang melakukan hal yang sama dan juga kami sudah beberapa kali melakukan tersebut tetapi aman-aman saja selama ini. Sayangnya Sang Polisi ngotot bahwa kami melanggar dan harus ditilang. Karena sudah demikian cape, akhirnya saya bilang," terserah Bapak deh mau apa, silakan ditilang juga nggak apa-apa..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ditilanglah, SIM Sopir saya ditahan. Padahal kala itu bukan pemeriksaan rutin, Sang Polisi (menurut Sopir saya) sedang mengatur jalan di pertigaan dekat situ. Padahal kami sering melewati jalan tersebut, setiap kami pergi keluar rumah dengan menggunakan mobil hampir 90%nya melewati jalan tersebut. Padahal jalan tersebut tidak lebih dari 200 M jauhnya dari rumah saya...Hmm... memang sudah harusnya ditilang kali ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di rumah, ketika suami sudah datang (pada saat kejadian tilang tersebut suami sedang ke Jakarta) saya cerita tentang kejadian tilang tersebut. "Lha kok Bunda mau aja terima ditilang, itu sih bukan pelanggaran. Ngapain coba para produsen dan penjual mobil-mobil setipe APV diberi ijin penjualan dan kursi-kursi belakang yang bisa dilipat secara ekstrim itu dibuat, kalau bukan salah satunya dipakai untuk membawa barang..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener juga ya... Waktu itu tidak kepikiran melontarkan alasan seperti itu, namanya juga lagi cape banget. Tapi gimana nih menurut temen-temen blogger, bener nggak sih ada peraturan yang menyebutkan saya melanggar karena membawa barang-barang bazar di mobil APV (padahal barang-barangnya juga tidak menutupi jendela lho...)?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-4089917858839032163?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/4089917858839032163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=4089917858839032163&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/4089917858839032163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/4089917858839032163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/09/ditilang.html' title='Ditilang'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-6200397968225874190</id><published>2008-09-14T09:29:00.002+07:00</published><updated>2008-09-14T09:34:23.999+07:00</updated><title type='text'>sang angan dan yang nyata</title><content type='html'>ketika mataku terbentur tatap penuh harap.&lt;br /&gt;seakan melantunkan sebaris kata yang tersekap.&lt;br /&gt;"jangan pernah berubah...jangan pernah terjadi..."&lt;br /&gt;dan hati ini ingin segera melontar jawab.&lt;br /&gt;tak pernah kuberubah bahkan ketika sang petir menghanguskan anganku dikarenakan kesalahan itu.&lt;br /&gt;tapi semua telah terjadi tanpa mampu kuhindari.&lt;br /&gt;karena maafkan kuharus menjauh.&lt;br /&gt;mengertilah karena kuharus memilih.&lt;br /&gt;walau berat kurasa tuk kembali kepada yang telah lama memiliki.&lt;br /&gt;kuingin kau percaya apa yang terpatri di kalbu, tetap seperti yang kau mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 29 November 2005, 23:42&lt;br /&gt;mengingat salah satu lantunan indah Marcell&lt;br /&gt;maaf, mungkin kuhanya 'GR'&lt;br /&gt;tapi biarlah agar tetap bisa kukenang dengan indah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-6200397968225874190?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/6200397968225874190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=6200397968225874190&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/6200397968225874190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/6200397968225874190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/09/sang-angan-dan-yang-nyata.html' title='sang angan dan yang nyata'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-2912429655451645634</id><published>2008-09-08T13:31:00.016+07:00</published><updated>2008-09-09T07:53:15.365+07:00</updated><title type='text'>Forum TDA Bandung September 2008: Ina Cookies &amp; buka bersama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTpbYPYUTI/AAAAAAAAAFg/EkJ0NHhuSfI/s1600-h/BukberTDABdg5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTpbYPYUTI/AAAAAAAAAFg/EkJ0NHhuSfI/s400/BukberTDABdg5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243572522738798898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagian peserta Forum TDA Bandung September'08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Hari Sabtu, 6 September 2008, TDA Bandung menggelar pertemuan bulanannya yang diberi tajuk Forum TDA Bandung. Kali ini, karena berbarengan dengan bulan Ramadhan maka Forum TDA Bandung diadakan sambil buka bersama. Seperti Forum TDA Bandung sebelumnya, untuk bulan ini kita mengundang seorang pengusaha yang sudah sukses di bidangnya untuk sharing pengalaman dalam mensukseskan usahanya. Karena mendekati lebaran, maka pilihan jatuh pada per-kue-an, dengan mengundang Ibu Ina sebagai owner Ina Cookies, salah satu merek kue terkenal di Bandung. Ide ini dilontarkan Bu Betty pada saat penyenggaraan Forum TDA Bandung bulan sebelumnya. Sebagai penggagas ide, Bu Bu Betty langsung bergerak menghubungi Ibu Ina, bahkan mempersilakan rumahnya (kata Bu Betty, bukan rumahnya melainkan masih 'pondok mertua indah', nggak masalah Bu... yg penting niat Bu Betty itu lho baik banget...he..he..)  dipakai untuk acara tersebut. Belum lagi menyediakan makan malam beserta kue-kuenya yang lezat itu. Tidak hanya itu, di depan rumahnya sampai dipasang spanduk selamat datang bagi para peserta Forum TDA Bandung (sebelumnya, belum pernah acaraForum TDA Bandung menggunakan spanduk seperti ini).  Terima kasih banyak ya Bu Betty...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTL62n6OWI/AAAAAAAAAEA/WcICqtsNAsk/s1600-h/SpandukBUkberTDABdg.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTL62n6OWI/AAAAAAAAAEA/WcICqtsNAsk/s400/SpandukBUkberTDABdg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243540078121859426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Spanduk itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Walaupun sore hari itu mendung dan acara dimulai agak molor karena menunggu beberapa peserta yang datang terlambat, namun Alhamdulillah acara tetap berlangsung dengan lancar dan pastinya menarik. Diawali dengan sedikit penjelasan tentang TDA yang dibawakan oleh suami tercinta (Fauzi Rachmanto), acara terus berlanjut kepada penjelasan tentang entepreneurship oleh Pak Budi Purwanto (owner Smart Solusi). Pak Budi mengajak kita semua untuk menjadi pengusaha yang bukan kecelakaan. Maksudnya menjadi pengusaha dari awal sudah berniat memiliki usaha dan direncanakan dengan baik bukan terpaksa karena misalnya tidak diterima kerja dimana-mana. Dan menjadi pengusaha haruslah bisa menyedot uang milik kalangan atas  bukannya menyedot uang milik kalangan sendiri atau kalangan di bawahnya agar terjadi perputaran yang seimbang dari uang tersebut. Karena selama ini yang terjadi adalah tersedotnya uang kalangan bawah ke kalangan atas. Jadi, buatlah produk-produk untuk konsumsi kalangan atas dengan misalnya mengambil bahan baku dari kalangan bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTMZ-uUdKI/AAAAAAAAAEI/knKk7JUrpFs/s1600-h/Ayah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTMZ-uUdKI/AAAAAAAAAEI/knKk7JUrpFs/s400/Ayah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243540612872172706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Suami tercinta... (yang memegang mic lho ya... ganteng kan..he..he..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTP3xBGWcI/AAAAAAAAAEY/fXMAyNe4aic/s1600-h/PakBudiSmartSolusi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTP3xBGWcI/AAAAAAAAAEY/fXMAyNe4aic/s400/PakBudiSmartSolusi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243544423123802562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pak Budi dari Smart Solusi (yang berdiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Selanjutnya, Bu Ina sebagai 'bintang utama' menceritakan perjalanan usahanya dengan bersemangat. Bagaimana jatuh bangunnya Bu Ina bersama suami dalam membangun usahanya sehingga menjadi sukses seperti sekarang ini.  Usahanya tidak langsung dibidang kue kering tetapi pernah mencoba jahe merah yang ternyata gagal total padahal sudah menghabiskan dana yang tidak sedikit. Kue kering ini diawalinya dengan menjajakan dulu kue-kue kering buatan Sang Kakak. Saat itu Bu Ina sedang hamil besar anak keduanya, tetapi dengan semangat beliau menjajakan kue-kue itu door to door ke tetangga-tetangganya. Setelah menyadari banyak capeknya daripada untungnya, akhirnya Bu Ina mencoba belajar beberapa resep kue kering dari Sang Kakak. Setelah menguasai beberapa resep tersebut, Bu Ina, bermodalkan meminjam bahan-bahan kue dari Sang Kakak, mulai memproduksi sendiri kue keringnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTM2aOtP2I/AAAAAAAAAEQ/iYLlZBP1rg0/s1600-h/IbuInaCookies.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTM2aOtP2I/AAAAAAAAAEQ/iYLlZBP1rg0/s400/IbuInaCookies.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243541101292109666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bu Ina (Ina Cookies)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Acara dilanjutkan dengan penjelasan tambahan untuk Ina Cookies dari Sang Suami, Pak Rakhmat dan Pak Iyan (sebagai Direktur Ina Cookies). Di sini dijelaskan bagaimana produksi dan pemasaran Ina Cookies sekarang ini juga kesempatan untuk menjadi agen Ina Cookies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTn5S-OXBI/AAAAAAAAAFI/BS1hERBQE64/s1600-h/PakRakhmatInaCookies.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTn5S-OXBI/AAAAAAAAAFI/BS1hERBQE64/s400/PakRakhmatInaCookies.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243570837697485842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pak Rakhmat (Suami Bu Ina)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTnwZozVFI/AAAAAAAAAFA/iFNHoGAKoGg/s1600-h/PakIyanDirInaCookies.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTnwZozVFI/AAAAAAAAAFA/iFNHoGAKoGg/s400/PakIyanDirInaCookies.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243570684867859538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pak Iyan dari Ina Cookies&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMThKEtLsyI/AAAAAAAAAEg/K9VMq-eSGro/s1600-h/BukberTDABdg1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMThKEtLsyI/AAAAAAAAAEg/K9VMq-eSGro/s400/BukberTDABdg1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243563429344293666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagian peserta juga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Acara yang dihadiri sekitar 60 orang peserta ini diakhiri dengan buka bersama, sholat magrib bersama dan menyantap jamuan makan malam yang lezat. Dan semakin terasa lezat karena ada menu spesialnya yaitu kambing guling, yang mana kambingnya merupakan sumbangan dari Pak Agus Ramada (owner Villa Domba), dan dimasak oleh Republik Kuliner (Kang Agah). Terima kasih banyak juga buat Kang Agus Ramada (belum pernah bertemu orangnya, tapi sudah ikut menikmati hasil usahanya, hebat deh...) dan Kang Agah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTh2Iyn_7I/AAAAAAAAAEw/IWQRFSFODYA/s1600-h/KambingGuling.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTh2Iyn_7I/AAAAAAAAAEw/IWQRFSFODYA/s400/KambingGuling.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243564186355105714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kambing Guling itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTikwc3yiI/AAAAAAAAAE4/nlXhMF4MUs4/s1600-h/BukberTDABdg2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTikwc3yiI/AAAAAAAAAE4/nlXhMF4MUs4/s400/BukberTDABdg2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243564987275266594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masih sebagian Peserta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMToRvO-rDI/AAAAAAAAAFQ/m3QlW_iC8OA/s1600-h/BukberTDABdg3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMToRvO-rDI/AAAAAAAAAFQ/m3QlW_iC8OA/s400/BukberTDABdg3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243571257600814130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagian peserta lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Nah, begitulah sepenggal cerita asyiknya Forum TDA Bandung. Pada kenyataannya lebih asyik lagi lho. Makanya gabung yuk, terutama bagi yang memang sudah memiliki, sedang memulai atau akan memulai usaha. Nantikan acara-acara yang lebih mengasyikkan lagi di Forum TDA Bandung berikutnya...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-2912429655451645634?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/2912429655451645634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=2912429655451645634&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2912429655451645634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2912429655451645634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/09/forum-tda-bandung-september-2008-ina.html' title='Forum TDA Bandung September 2008: Ina Cookies &amp; buka bersama'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMTpbYPYUTI/AAAAAAAAAFg/EkJ0NHhuSfI/s72-c/BukberTDABdg5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5989669913626607912</id><published>2008-09-07T09:14:00.011+07:00</published><updated>2008-09-07T13:40:24.757+07:00</updated><title type='text'>Peragaan Busana di Lucky Square</title><content type='html'>Sekitar 2 minggu yang lalu saya bersama 2 orang teman (Bu Eka dan Bu Inten) membuka gerai baju muslimah baru di Mal Lucky Square. Mal ini adalah mal baru yang berlokasi di Antapani (Jl. Terusan Jakarta). Seperti di gerai-gerai kami sebelumnya (di BIP &amp;amp; MTC), gerai kami itu bernama Emira. Dengan beberapa anchor terkenal seperti Jogja Dept Store, Pizza Hut, KFC maka diprediksi mal ini akan ramai nantinya apalagi dikelilingi oleh banyak perumahan di sekitarnya. Walaupun baru Jogja Dept Store yang sudah buka, dengan bismillah kami memberanikan diri mulai membuka gerai kami tersebut. Selain itu karena menjelang ramadhan, kami percaya akan banyak orang berkunjung ke mal baru tersebut. Memang&lt;span style="font-style: italic;"&gt; leads&lt;/span&gt; yang datang berkunjung ke gerai kami belum banyak, tapi alhamdulillah setiap harinya terjadi penjualan terutama untuk item busana muslim anak yang kebetulan saya yang mensuplainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan luas sekitar 1/3 dari luas gerai BIP, kami mencoba menata gerai kami semaksimal mungkin. Memang gerai kami ini belum lengkap karena kami belum sempat membuat rak untuk stok barang, sehingga sekarang ini stok barang masih di tempatkan di bagian bawah hanger baju kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNtDaJ_BQI/AAAAAAAAADQ/zBWQuI9wBys/s1600-h/GeraiLuckySquare1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNtDaJ_BQI/AAAAAAAAADQ/zBWQuI9wBys/s400/GeraiLuckySquare1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243154296517625090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNvxwexkjI/AAAAAAAAADY/j6FeA1C6oN0/s1600-h/GeraiLuckySquare3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNvxwexkjI/AAAAAAAAADY/j6FeA1C6oN0/s400/GeraiLuckySquare3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243157291807642162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gerai Baru Emira di Lucky Square&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kemudian di hari Jumat tanggal 5 September kemarin, Lucky Square mengadakan event peragaan busana muslimah dewasa dan muslim anak. Tidak disangka-sangka gerai kami ditawari untuk ikut serta dalam peragaan buasana tersebut. Tadinya saya ragu-ragu menerima tawaran tersebut karena belum berpengalaman dalam bidang itu. Tapi setelah didiskusikan dengan salah seorang teman sharing gerai kami (Bu Eka), akhirnya saya menerima tawaran tersebut. EO dari Lucky Square hanya meminjam beberapa item baju muslim dari gerai kami, dan gerai kami akan dipromosikan pada saat peragaan busana itu berlangsung. Lumayan deh, hitung-hitung promosi tanpa keluar uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata cukup melelahkan juga mengikuti peragaan busana tersebut. Berhubung teman sharing yang lain tidak bisa ikut membantu pada saat acara tersebut berlangsung, akhirnya saya ditemani seorang SPG berusaha sebaik mungkin merapikan baju dan kerudung yang dipakai oleh para model yang tinggi-tinggi dan cantik-cantik itu. Alhamdulillah peragaan busana berjalan lancar. Terpilih 4 busana muslimah Manet (produksi Pak Roni, Jenderal TDA Pusat), satu busana muslimah Preview (Itang Yunaz) , dan satu busana muslimah kaos produksi Bu Eka untuk peragaan busana tersebut. Sementara ke 5 busana muslim anak semuanya adalah produksi Poeti (Pak Afrizal, member TDA Pusat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNwuMW2MbI/AAAAAAAAADg/cmUe37hg2EQ/s1600-h/ShowLuckySquare1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNwuMW2MbI/AAAAAAAAADg/cmUe37hg2EQ/s400/ShowLuckySquare1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243158330082734514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Peragaan busana muslim di Lucky Square&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNyzaWGBQI/AAAAAAAAADw/6JK2P4M17wg/s1600-h/ShowLuckySquare3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNyzaWGBQI/AAAAAAAAADw/6JK2P4M17wg/s400/ShowLuckySquare3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243160618760275202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Manet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNxMCc7kRI/AAAAAAAAADo/0lHsTmwTCmw/s1600-h/ShowLuckySquare2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNxMCc7kRI/AAAAAAAAADo/0lHsTmwTCmw/s400/ShowLuckySquare2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243158842819973394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Emira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNz4a3I74I/AAAAAAAAAD4/JrvWlL8m0Es/s1600-h/ShowLuckySquare4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNz4a3I74I/AAAAAAAAAD4/JrvWlL8m0Es/s400/ShowLuckySquare4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243161804309852034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Poeti&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya saya belum berani untuk menampilkan baju muslimah produksi sendiri, masih belum pede...he..he... Mudah-mudahan untuk ke depannya, jika berpartisipasi dalam peragaan busana lagi, saya sudah bisa menampilkan baju-baju muslim produksi sendiri. Ada rencana sih (ide saya sendiri) untuk mengadakan peragaan busana pada saat kumpul-kumpul TDA Bandung, ya yang sederhana saja, modelnya pun dari kita-kita saja, untuk lebih mengenalkan produk-produk member TDA Bandung dalam kalangan sendiri. Semoga bisa segera terlaksana deh. Bantu do'anya ya teman-teman blogger. Amin...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5989669913626607912?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5989669913626607912/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5989669913626607912&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5989669913626607912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5989669913626607912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/09/peragaan-busana-di-lucky-square.html' title='Peragaan Busana di Lucky Square'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SMNtDaJ_BQI/AAAAAAAAADQ/zBWQuI9wBys/s72-c/GeraiLuckySquare1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-7928103775241559662</id><published>2008-09-05T07:38:00.004+07:00</published><updated>2008-09-05T07:47:39.875+07:00</updated><title type='text'>Malu</title><content type='html'>saat terpandang wajah lelah menatap harap dari balik kaca&lt;br /&gt;teriris hati memikirkan banyak kesusahan yang menimpanya&lt;br /&gt;kucoba membayangkan ketegarannya menghadapi&lt;br /&gt;       ---gelengan demi gelengan manusia&lt;br /&gt;yang terduduk nikmat dalam hembusan pendingin&lt;br /&gt;       ---kendaraan mewahnya&lt;br /&gt;namun sejumput senyum masih sempat terlukis dari&lt;br /&gt;       ---bibir hitamnya&lt;br /&gt;keletihan hanya diredakan oleh sekaan tangan sekilas untuk&lt;br /&gt;       ---menyapu keringat di dahinya&lt;br /&gt;betapa malu hati ini, Tuhan&lt;br /&gt;seharusnya kubersyukur lebih banyak kepada-Mu&lt;br /&gt;atas semua berkah dan kasih sayang-Mu&lt;br /&gt;karena mungkin kesusahan yang kualami hanya seujung kuku&lt;br /&gt;       ---dari yang dialaminya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 20 Desember 2005, 11:05&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-7928103775241559662?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/7928103775241559662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=7928103775241559662&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7928103775241559662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7928103775241559662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/09/malu.html' title='Malu'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5509768051030237686</id><published>2008-08-31T18:00:00.000+07:00</published><updated>2008-09-01T04:32:27.298+07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan</title><content type='html'>tak terasa&lt;br /&gt;setahun sudah tak jumpa&lt;br /&gt;bulan penuh berkah saat menimba pahala&lt;br /&gt;kini telah tiba di depan mata&lt;br /&gt;menyebarakan asa akan kedekatan dengan-Nya&lt;br /&gt;Marhaban ya Ramadhan...&lt;br /&gt;Kan kujelang hari-hari dengan segenap kenikmatan jiwa dan raga&lt;br /&gt;dan insyaAllah selalu dalam ridlo-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menunaikan ibadah puasa bagi para blogger yang menjalankannya&lt;br /&gt;Mohon maaf lahir dan batin untuk semuanya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5509768051030237686?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5509768051030237686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5509768051030237686&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5509768051030237686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5509768051030237686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/08/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya Ramadhan'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-2772143097487031991</id><published>2008-08-13T07:56:00.003+07:00</published><updated>2008-08-13T08:21:45.391+07:00</updated><title type='text'>Uang Jajan</title><content type='html'>Setiap pagi (kecuali hari libur) anak kedua saya, Ade Ivan, selalu mendapatkan uang jajan sebelum berangkat sekolah. Memang tidak semua orangtua melakukan hal yang sama dengan saya. Ada juga yang tidak memberikan uang jajan kepada anaknya dengan berbagai alasan: biar anak tidak konsumtif, takut jajan macem-macem yang nggak sehat, dsb; biasanya mereka kemudian memberi bekal berupa makanan untuk anaknya di sekolah. Tapi saya sendiri (disetujui suami tentunya) berpendapat pemberian uang jajan merupakan salah satu latihan si anak untuk mulai mengelola keuangan serta untuk membiasakan si anak mengambil keputusan. Saya sengaja tidak memberikan uang jajan terlalu besar, padahal saya tau harga jajanan di sekolah anak saya tersebut cukup mahal. Jadi dia harus pinter-pinter memilih jajanan yang akan dia beli. Ada jajanan yang tidak bisa dia beli dengan jumlah uang jajan satu hari sehingga (dan kemudian saya menasehatinya agar) dia harus menyimpan uang jajannya itu untuk digabungkan dengan uang jajannya besok barulah dia bisa membeli jajanan tersebut. Selain itu saya juga memberitahukan jajanan2 mana saja yang tidak sehat dan kenapa tidak sehat, sehingga si anak sadar dengan sendirinya untuk tidak memilih jajanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu terakhir ini, Ade Ivan sempat mengeluhkan tentang temannya yang suka meminta uang jajan kepadanya. Katanya kalau tidak dikasih temannya itu jadi ngambek. Pertamanya saya hanya berkomentar kalau memang ada uangnya ya silakan saja diberikan. Tapi setelah kejadian itu berulang beberapa kali dan sepertinya Ade Ivan mulai terganggu, saya coba bilang sekali-sekali yang ditolak supaya nggak keterusan minta melulu. Tapi saya sendiri masih belum yakin dengan cara itu (suami sih masih setuju dengan cara pertama). Bagaimana menurut teman-teman blogger?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saya mau mengakhiri cerita ini dengan... biasa promosi alias jualan... he..he.. Silakan lho kalo mau pada beli baju muslimah kaosnya. Model terakhir bisa dilihat di postingan &lt;a href="http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/08/setelah-sekian-lama.html"&gt;sebelum ini&lt;/a&gt;. Harganya cuma Rp 97.500 satunya. Buat yang mau jual lagi juga bisa, pembelian minimal 3 pcs (boleh pilih warna dan ukuran) diskonnya 20%. Kalo nggak laku, boleh ditukar (dalam jangka waktu 30 hari). Asyikkan? Mau tahu lebih jelas lagi? Kontak saya ya di leny@lepuspa.biz. Ditunggu lho...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-2772143097487031991?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/2772143097487031991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=2772143097487031991&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2772143097487031991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2772143097487031991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/08/uang-jajan.html' title='Uang Jajan'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-430199924038643364</id><published>2008-08-08T08:33:00.008+07:00</published><updated>2008-08-08T15:11:10.047+07:00</updated><title type='text'>Setelah Sekian Lama...</title><content type='html'>Haaiii...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar semuanya? Aduh... lama banget ya ini 'rumah' nggak diurusin. Nggak cuma itu bahkan lama nggak ditengokin. Buat temen-temen yang baik hati dan tidak sombong serta masih setia nengokin, terima kasih banyak ya tapi saya minta maaf ya belum bisa nengok balik bahkan balesin sapaan temen-temen. Kayaknya saya ini sibuk banget sampai-sampai nggak sempet ngurusin dan nengokin rumah ini. Nggak juga sebenernya, kadang-kadang ada waktu juga, tapi kok malesnya sering dateng, jadi ya... batal deh nengokin ni rumah...he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita yang tertunda jadinya banyak banget, mudah-mudahan pelan-pelan bisa tersampaikan ya. Tapi yang lagi semanget-semangetnya nih sekarang lagi produksi baju kaos muslimah kombinasi katun (teuteup dagang...he..he..). Sebetulnya sudah sekitar 2 bulan lalu mulai buat baju kaos muslimah ini, tapi berhubung belum punya penjahit tetap yang cocok jadi produksinya masih dikit sampai-sampai untuk suplai toko juga nggak terkejar. Nah sekitar 3 minggu lalu, saya menemukan tukang jahit yang cocok, nggak jauh (maksudnya di Bandung juga, kalo yang sebelumnya sampai jahitin di Solo bo'... ya secara suami kan orang Solo, penjahitnya kerabat suami gitu...), dan lumayan bisa cepat kerjanya (padahal cuma sendirian lho...ck..ck..ck..); jadilah produksinya bisa lumayan banyak. Toko sudah terjagai suplainya dan masih ada stok di rumah. Jadi... buat temen-temen yang berminat boleh tuh beli lewat 'rumah' ku ini. Harganya tentu lebih murah dibandingkan harga di toko dan ada diskon buat yang beli minimal 3 psc. Diskonnya lumayan 20%! Eh, boleh campur warna dan ukuran lho, selama yang diminta masih tersedia ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho..lho.. kok udah langsung jualan gini...he..he.. Nggak apa-apa deh, sekalian test case, soalnya belum pernah jualan baju (muslimah) lewat internet, mungkin dimulai sekarang aja, dari 'rumah' ini. Ingin tau model dan warnanya? Silakan disimak baik-baik di bawah ini, jangan lupa beli ya...he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SJum5_xNqJI/AAAAAAAAAC4/6akghxUdi6c/s1600-h/LKK01abutuapinkbunga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SJum5_xNqJI/AAAAAAAAAC4/6akghxUdi6c/s400/LKK01abutuapinkbunga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231958907421567122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kode: LKK-01 Abu Tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SJunUtCzjRI/AAAAAAAAADA/Jy38jdYdVLg/s1600-h/LKK01hijaumudakuningbunga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SJunUtCzjRI/AAAAAAAAADA/Jy38jdYdVLg/s400/LKK01hijaumudakuningbunga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231959366251547922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kode: LKK-01 Hijau Muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SJunyk4mJkI/AAAAAAAAADI/hngkb48bX5Y/s1600-h/LKK01burgundihijautelurasinbunga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SJunyk4mJkI/AAAAAAAAADI/hngkb48bX5Y/s400/LKK01burgundihijautelurasinbunga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231959879457318466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kode: LKK-01 Burgundi&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harganya Rp 97.500,- per pcs. Semua ukuran (S,M,L,XL) masih tersedia untuk semua warna. Penjelasan model: Untuk warna abu tua dan hijau muda bahan kaosnya TC twotone 20 S, untuk warna burgundi combat 20 S. Katun (bermotif bunga) berada di dada, bagian bawah lengan, dan bagian depan bawah baju. Terdapat detail kancing bungkus ukuran 2 cm, 3 buah di dada, 2 buah di bagian bawah baju. Dan detail kancing bungkus 1 cm, 3 buah di bagian bawah masing-masing lengan berwarna sama dengan kaosnya. Patokan ukuran sebagai berikut (berturut-turut untuk S,M,L,XL):&lt;br /&gt;                                                                                                 &lt;br /&gt;Lingkar badan                   90                     94                    98                    102&lt;br /&gt;Lingkar pinggang              78                       82            86                    90&lt;br /&gt;Lingkar pinggul                 96                    100          104                108&lt;br /&gt;Panjang baju                      80              82                     84                    86&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemesanan: kirim email ke leny@lepuspa.biz atau sms ke 0815-72002755 sebutkan kode, ukuran dan jumlah yang dipesan, serta alamat kirimnya. Nanti saya akan reply untuk konfirmasi ketersediaan barang dan jumlah rupiah yang perlu dibayarkan (harga barang + ongkos kirim) beserta nomor account BCA (pembayaran transfer lewat BCA). Barang dikirim via TIKI (reguler) setelah transfer saya terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan ya jangan ketinggalan, jangan sampai kehabisan... O,ya bagi yang memesan minimal 3 pcs ada diskon 20%. Lumayan kan...!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-430199924038643364?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/430199924038643364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=430199924038643364&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/430199924038643364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/430199924038643364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/08/setelah-sekian-lama.html' title='Setelah Sekian Lama...'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O83Qx4xASWw/SJum5_xNqJI/AAAAAAAAAC4/6akghxUdi6c/s72-c/LKK01abutuapinkbunga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-744627394589021540</id><published>2008-05-02T07:12:00.003+07:00</published><updated>2008-05-02T07:14:52.982+07:00</updated><title type='text'>Hi, I’m back…!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sudah sekian lama membiarkan rumah maya ini terbengkalai, akhirnya saya punya sedikit semangat lagi untuk nulis…untuk cerita… Nggak ingin bikin alasan yang terkesan bela diri karena sekian lama nggak nulis, yang pasti malesnya iya, dan sedang punya satu keasyikan lagi nih. Apaan sih? Nggak jauh dari bisnis lah…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Beberapa waktu terakhir ini,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saya lagi semangat mencoba untuk produksi sendiri atasan muslimah. Berbekal senang liat2 model baju, terus juga sedikit bisa corat-coret buat gambar baju (dulu juga pernah rajin bikin desain buat baju senam sendiri), ketemu sama seseorang yang punya tukang jahit sendiri, akhirnya mulai deh otak-atik, cari bahan, jahitin ke dia. Banyak rintangan sih, tapi berhubung saya juga nggak terlalu ngoyo, asyik-asyik aja tuh jalaninnya. Mulai dari waktu yang terbatas untuk cari bahan, pengetahuan tentang bahan yang cuma secuil, percobaan menjahit beberapa model yang awalnya gagal, dan lamanya waktu menjahitkan itu sendiri (maklum yang punya tukang jahit juga punya produk sendiri yang sekarang ini lagi ‘hot’penjualannya, jd produksinya juga ‘kejar tayang’ deh, punya saya ya… agak terabaikan mungkin…hiks…). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya jadi juga model perdana atasan muslimah saya yang diproduksi sangat terbatas, hanya 8 potong saja untuk semua ukuran. Jadi masing-masing ukuran (S,M,L,XL) hanya 2 potong. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Mau tau wujudnya? Nih saya kasih fotonya:&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/SBpcou567wI/AAAAAAAAACw/18YyXl4vidU/s1600-h/L0110cmx.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/SBpcou567wI/AAAAAAAAACw/18YyXl4vidU/s400/L0110cmx.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195566974980779778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lumayan kan buat produksi perdana? Namanya juga coba-coba…he..he.. Yang pasti sih saya sudah punya merek buat baju muslimah ini yaitu Lentik by lepuspa.biz. Kenapa Lentik? Ya… diambil dari nama saya, Len dari Leny. Tiknya… cantik… he..he.. narsis ya… Lha tapi iya kan cantik, masa ganteng…. Nggak, bukan begitu… Sebetulnya merek itu terinspirasi dari dua nama, nama saya sendiri (Len dari Leny) dan nama seorang teman saya yang mendorong saya untuk memulai produksi sendiri baju muslimah, namanya Antik. Begitu ceritanya…. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sementara lepuspa.biz kan nama bisnis saya secara keseluruhan dan sekaligus menjadi nama toko online saya yang pertama (&lt;a href="http://www.lepuspa.biz/"&gt;http://www.lepuspa.biz&lt;/a&gt;). Untuk baju muslimah produksi sendiri ini saya sudah punya alamat website sendiri (&lt;a href="http://www.lentikfashion.com/"&gt;http://www.lentikfashion.com&lt;/a&gt;) yang sekarang ini masih ‘underconstruction’.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rencananya website ke 2 ini akan diisi dengan barang-barang produksi sendiri dengan kategori fashion (baju, tas, beserta aksesorisnya), tapi untuk sementara selama barang produksi sendiri masih sedikit, saya tampilkan juga barang produksi orang lain. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ngomong-ngomong tentang website, hari sabtu tanggal 12 April kemarin, saya mengikuti pelatihan Oscommerce yang diadakan oleh TDA Bandung. Website kedua ini juga didapat karena mengikuti pelatihan ini. Pelatihan yang murah meriah tapi buat saya cukup bermanfaat. Bayangkan biayanya Cuma 300rb udah plus website, hosting 1 tahun, usb 1 GB, makan siang dan tempat yang representatif full koneksi internet, dan pembimbingan pasca pelatihan sampai websitenya selesai (diperkirakan 2 minggu setelah pelatihan). &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Inginnya sih begitu selesai ikut pelatihan ini, website kedua saya sudah bisa langsung online, tapi ternyata memang seharian itu nggak cukup untuk mempelajari Oscommerce sampaiwebsite kelar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akhirnya sampai sekarang masih diotak-atik website kedua itu, lagipula koleksi barang produksi sendirinya belum nambah. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Produksi baju muslimah sendiri ternyata agak tersendat, karena kemampuan memenej waktu saya masih acak-acakan nih…he..he... &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Mau ketemu yang jahitin bajunya susah amat, waktunya nggak klop-klop (kenapa ya Ai…? Halo Ai, gimana nih bisnis kita kok jalan ditempat ya…he..he..). Barangkali saya harus menset plan B untuk aktivitas ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masih banyak nih sebenernya cerita yang ingin ditulis. Tapi sementara segini dulu deh ya… Semoga dalam waktu dekat bisa cerita lagi… CU….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-744627394589021540?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/744627394589021540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=744627394589021540&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/744627394589021540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/744627394589021540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/05/hi-im-back.html' title='Hi, I’m back…!'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/SBpcou567wI/AAAAAAAAACw/18YyXl4vidU/s72-c/L0110cmx.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-2758296766149197443</id><published>2008-02-17T10:05:00.000+07:00</published><updated>2008-02-17T10:13:10.481+07:00</updated><title type='text'>Ngumpul-ngumpul TDA Bandung</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah sekian lama TDA Bandung vakum dalam melakukan aktivitas bersama, hari Sabtu tanggal 16 Februari kemarin, akhirnya TDA Bandung mengadakan kumpul-kumpul bareng lagi. Ini adalah ketiga kalinya TDA Bandung ngumpul. Seingat saya yang pertama berlangsung pada bulan Maret dan yang kedua (acaranya cukup besar yaitu Nobar The Secret yang dihadiri sekitar 70 orang member TDA) pada bulan Juni tahun lalu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang sudah-sudah, acara kumpul-kumpul TDA Bandung ini diikuti oleh sejumlah orang (kebanyakan masih muda) yang sangat antusias untuk atau dalam mengelola bisnisnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lebih dari 25 orang berkumpul di Kampung Priangan, food cort yang berada di lt 2 MTC Bandung. Saya sangat senang dan menghargai antusiasme dari mereka yang hadir terutama karena ternyata beberapa di antaranya masih berstatus mahasiswa. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebagai seorang dosen yang memiliki lebih dari 200 orang mahasiswa setiap semesternya, saya sering prihatin dengan sikap banyak mahasiswa yang belum-belum sudah pesimis dengan keberlanjutan hidup mereka setelah lulus kuliah nanti. Tidak jarang saya mencoba memasukkan ‘materi’ di luar konteks mata kuliah yang saya ajarkan, dengan maksud memberikan sedikit perasaan dan pemikiran positif bagi mereka. Inginnya sih blak-blakan mengajak mereka untuk berbisnis, tapi nanti waktu mengajar saya habis untuk menjelaskan hal tersebut dan tujuan perkuliahan saya jadi tidak tercapai dong. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nah, kumpul-kumpul kemarin itu memang bukanlah acara yang formal sifatnya. Jadi, acara dibuka agak molor dari yang sudah disepakati (jadwal sih jam 1, tapi baru dimulai sekitar satu jam kemudian).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Acaranya juga lebih pada bersilaturahmi dan memperkenalkan aktivitas masing-masing. Agak malu juga kepada Pak Isdi dari Majalah WK yang sudah bercape-cape melakukan perjalanan Jakarta-Bandung untuk ikut hadir dalam kumpul-kumpul kemarin, karena beliau datang lebih cepat sementara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baru 3 orang TDA Bandung yang hadir: saya, suami, dan Pak Eko. Dari beliau lah kumpul-kumpul kemarin menjadi terasa lebih bermakna karena selain memberikan beberapa buku gratis plus langganan 6 bulan gratis Majalah WK bagi semua member TDA Bandung yang hadir, juga Pak Isdi memberikan tips-tips bagaimana kita mengkomunikasikan bisnis kita. Terima kasih banyak ya Pak Isdi…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menurut Pak Isdi, mengkomunikasikan bisnis itu sangat perlu. Karena bisnis tidak akan berhasil jika kita tidak mengkomunikasikannya kepada orang lain. Ya, iya lah, gimana jualan kita bisa laku misalnya, kalau orang-orang nggak tau kita berjualan, ya kan? Dalam berbisnis harus selalu ada perubahan(menuju yang lebih baik tentunya) dan percepatan. Jika itu tidak terjadi pada bisnis kita, maka bisnis kita akan jalan di tempat terus nantinya kalau tidak gulung tikar. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Paling tidak ada dua cara bagaimana kita mengkomunikasikan bisnis kita. Pertama, adalah dengan ‘mengiklankan’ diri kita sendiri dulu yang biasa disebut sebagai personal branding. Caranya beragam dari rajin posting di milis, rajin ikut acara-acara kumpul-kumpul dalam berbagai komunitas, membuat berbagai tulisan yang menarik (nantinya jadi dikenal sebagai penulis, seperti Pak Nano, Pak Ikhwan Sopa, atau suami saya misalnya… he… he… suami dibawa-bawa supaya makin tenar… memperkuat personal branding…), atu berdakwah (nantinya dikenal sebagai ustadz/ustadzah); yang semua itu dilakukan tanpa membawa-bawa bisnis kita dulu. Kalau sudah punya personal branding, maka akan lebih mudah untuk ‘memasarkan’ bisnis kita. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kedua, dengan mengiklankan bisnis kita. Caranya juga beragam, yang paling umum ya memasang iklan di berbagai media atau di milis-milis. Selain itu juga bisa dengan membuat profil bisnis kita untuk dimuat di majalah-majalah bisnis. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Untuk membantu TDA Bandung, Pak Isdi berbaik hati memberi kesempatan untuk member TDA Bandung yang ingin dimuat profilnya di Majalah WK (Terima kasih banyak lagi ya Pak…). Bahkan untuk edisi Maret besok, member TDA Bandung diberi kesempatan untuk beriklan gratis di Majalah WK… Betul-betul&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;beruntung kami dipertemukan dengan Pak Isdi ini…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk membuat sebuah profil, yang pasti haruslah menjawab 5W 1H: who, what, why, where, when, &amp;amp; how dari bisnis kita itu. Selain itu apa yang membedakan bisnis kita dengan bisnis lain sejenis dan segmen pasarnya dipertegas. Mudah-mudahan dengan penjelasan dari Pak Isdi, TDA Bandung jadi semakin berkibar dengan bisnis-bisnisnya ya… Amin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pak Isdi juga memberikan pandangan tentang keuntungan jika kita masuk ke komunitas bisnis. Bagi para pemula yang terpenting adalah menjaga semangat entrepreneurnya, karena di awal berbisnis pasti banyak tantangan yang dihadapi yang kalau tidak dibarengi dengan semangat tersebut bisa-bisa kita ‘mengundurkan diri ‘ dari berbisnis. Selain itu, membantu kita untuk membangun jaringan/network. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Betul Pak, kalau masalah membangun jaringan itu memang sudah saya rasakan sendiri. Saya bisa berpartner dengan Bu Yulia, Bu Ines, Pak Afrizal, Pak Roni, Bu Eka sekarang ini berkat ikut TDA. Dan kemarin, saya sudah bertemu lagi dengan seseorang yang langsung merasa ‘klik’ untuk difollow up dalam bekerjasama… Dengan seorang mahasiswi, cantik, masih lajang… mmm…. Ada yang tertarik… ? he..he… kok jadi kayak comblang…. Abis kemarin ada member TDA Bandung yang mengumumkan dirinya masih jomblo pada saat perkenalan (Halo, Kang Agah…) Halo, Ayi… Mudah-mudahan kerjasama kita bisa segera terbentuk dan berjalan dengan baik ya Ayi…. Amin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalau sudah berkumpul, waktu memang terasa cepat berjalan. Tanpa terasa kumpul-kumpul TDA Bandung harus segera diakhiri karena di tempat tersebut akan diselenggarakan acara yang menampilkan sebuah Band. Tidak mungkin kan, suara kita tanpa loud speaker ini bersaing dengan suara Band. Sehingga paling tidak ada dua agenda yang belum sempat terlaksana: menentukan kegiatan selanjutnya dan memberikan nama bagi TDA Bandung ini (agenda terakhir ini sebetulnya tidak diagendakan oleh suami sebagai ‘pembawa acara’ kemarin itu, tapi hanya tambahan saja dari saya pribadi mengingat beberapa email sebelum acara kumpul-kumpul ini berlangsung, mengulas masalah ini). Tapi disepakati, agenda yang belum terlaksana itu akan dilanjutkan melalui email/milis. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ayo TDA Bandung, terus berlanjut baik kebersamaan maupun keberhasilan kita dalam berbisnis. Apalagi Pak Isdi sudah menjanjikan menjadi sponsor dalam berbagai acara kita… Walaupun member TDA Bandung yang kemarin datang sebagian besar muka baru (yang lama hanya ber 6 saja: saya, suami, Pak Eko, Bu Eka, Pak Hendrata, dan Pak Taufik), saya yakin kita bisa terus melaju dengan potensi Bandung yang sedemikian besar… Salam FUUUNtastic!!!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-2758296766149197443?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/2758296766149197443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=2758296766149197443&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2758296766149197443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2758296766149197443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/02/ngumpul-ngumpul-tda-bandung.html' title='Ngumpul-ngumpul TDA Bandung'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5086362431488624212</id><published>2008-02-11T12:22:00.000+07:00</published><updated>2008-02-11T16:50:43.553+07:00</updated><title type='text'>Uban</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Beberapa waktu yang lalu ketika saya sedang asyik mengeringkan rambut saya menggunakan hair dryer sambil menyenandungkan sebuah lagu, tiba-tiba suami tercinta yang saat itu sedang bersantai-santai tiduran di tempat tidur kami berkomentar,” Ih… Bunda sekarang ubanan…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Otomatis lagu yang sedang disenandungkan berhenti tiba-tiba, dengan tampang heran saya menjawab,” lha kan memang udah ada uban sejak ini rambut diwarnai dulu itu.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Saya memang pernah mewarnai rambut sekitar 3 tahun lalu sekali-sekalinya, terus kapok karena setelah diwarnai itu muncul 1-2 uban di rambutku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Iya, tapi ini sih udah lebih banyak, kalo dulu kan Cuma 1-2, sekarang udah mulai banyak Bun… Nih di sini ada beberapa… di sini juga beberapa… trus di sini juga” kata suami sambil menyibakkan rambut saya di beberapa tempat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“O, gitu ya… Berarti kita kompak dong sekarang,” kata saya sambil mengajak tos (hi 5) ke suami yang disambutnya dengan tertawa. Rambut suamiku tercinta itu sudah sejak beberapa tahun lalu ditumbuhi uban yang semakin banyak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Ngomong-ngomong soal uban, walaupun tidak terlalu cemas akan hal itu (bukankah beruban itu alamiah, karena memang usia semakin banyak bilangannya? Lagipula saya kan berkerudung, orang tidak akan tau saya beruban atau tidak, betul nggak?) namun tetap saja membuat penasaran sebetulnya kenapa bisa sampai beruban (dan sekarang kan banyak orang masih muda sudah beruban, kalo dulu perasaan hanya orang yang sudah tua aja yang beruban…), dan kalo ada cara mencegah agar uban tidak terlalu cepat bertengger di rambut kan boleh juga dicoba dipraktekkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Segeralah saya browsing di internet untuk mendapatkan informasi tersebut. Dan inilah hasil yang didapat:&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;br /&gt;Dari &lt;a href="http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=3383&amp;amp;no=2"&gt;Tabloid Nova Online&lt;/a&gt; saya mendapatkan informasi bahwa kemunculan uban ternyata disebabkan oleh banyak hal. Yang paling utama adalah karena faktor genetik atau keturunan. Uban terjadi karena pigmen rambutnya sudah tidak ada lagi. Ada 2 macam pigmen rambut, yakni eomelanin dan feomelanin. Pigmen eomelanin biasanya terdapat pada orang-orang berkulit berwarna, seperti Asia, Arab, India dan sebagainya. Pigmennya berwarna gelap, hitam. Jadi, rambut dan kulitnya pun berwarna gelap. Sedangkan pigmen feomelanin terdapat pada orang-orang kulit putih. Pigmennya berwarna kuning. Tapi, bukan berarti mereka tidak punya pigmen eomelanin. Mereka tetap punya, tapi prosentasinya sedikit. Orang Asia juga punya pigmen feomelanin, meski tidak banyak. Kan tidak semua orang Asia berkulit dan berambut hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kepala, banyak sekali akar rambut. Ada sebagian yang memang tidak bisa memperoduksi pigmen. Misalnya pada kasus albinism (albino) dan vitiligo. Albino adalah orang yang tidak mempunyai pigmen dan seluruh kulit dan rambutnya putih, sementara vitiligo hanya sebagian yang putih. Ini faktor genetik dan tidak bisa disembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kadar pigmennya kurang, rambut pun akan semakin pirang dan kemudian putih, beruban. Biasanya, uban muncul pada orang tua, karena produksi melaninnya memang sudah mulai berkurang. Metabolisme untuk memproduksi pigmen sudah mulai lambat atau bahkan tidak ada lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain faktor genetik, uban juga bisa muncul karena penyakit imunologi anemia pernisiosa, yakni jenis kekurangan darah yang sering menyebabkan rambut beruban. Uban bisa juga muncul karena adanya kelainan metabolisme, misalnya gangguan tiroid atau kurang gizi. Kurang gizi bisa membuat jumlah enzim pembetuk pigmen berkurang,&lt;br /&gt;sehingga penderita cepat beruban. Oleh karena itu, makanan cukup gizi dengan protein yang baik sangat perlu untuk pembentukan enzim pembentuk pigmen, sehingga rambut sehat dan tidak cepat beruban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uban juga bisa muncul karena pemakain zat kimia, misalnya cat rambut. Sekarang banyak orang yang melakukan bleaching supaya rambutnya jadi pirang, atau mencat rambut supaya ubannya tidak kelihatan. Tetapi akibatnya, seringkali rambut malah rusak dan uban bertambah. Pemakaian jenis sampo yang banyak mengandung sulfur yang tinggi juga bisa memunculkan uban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya, uban memang tidak bisa dikembalikan menjadi hitam khususnya orangtua, kecuali pada mereka yang menderita gangguan metabolisme. Secara medis, uban juga tidak bisa diobati. Jika penyebabnya faktor genetik, yang bisa dilakukan hanyalah mencat rambut. Dan sebaiknya jangan mencabut uban, karena justru akan mengurangi jumlah helai rambut. Akibatnya, rambut malah jadi tipis, sementara jumlah uban tetap. Lebih baik cari jalan lain untuk mewarnai ubannya tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Meskipun begitu dari beberapa situs, saya mendapatkan juga beberapa tips agar masalah ubanan ini bisa teratasi, tapi sepertinya bisa diterapkan terutama bagi yang masih muda dan bukan karena factor genetik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Dari &lt;a href="http://forum.anakku.net/showthread.php?p=13253"&gt;Forum Anakku&lt;/a&gt; saya mendapatkan ‘resep’ sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Larutkan satu sendok teh garam dapur dalam air kelapa hijau segar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Setelah keramas, usapkan larutan tersebut pada kulit kepala dan helai rambut secara merata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Pijat kulit kepala dengan lembut, diamkan sekitar 5 menit&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Bilas rambut sampai bersih&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Lakukan setidaknya 2X seminggu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Dari &lt;a href="http://prospek.biz/content/view/92/97/"&gt;Prospek.biz&lt;/a&gt; sepertinya khusus untuk yang defisiensi zat besi atau kurang darah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Hati ayam 2 potong, ragi kue 2 sendok teh dan kecap secukupnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt; Hati ayam dipanggang, seperti sate&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Kemudian campurkan dengan ragi kue sebanyak 2 sendok teh.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Bubuhi kecap secukupnya, biarkan sejenak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Setelah seperempat jam kemudian dimakan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Lakukan kebiasaan makan hati ayam ini setiap dua atau tiga hari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;              &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Dari &lt;a href="http://fupei.com/IDForum-viewthread-tid-14014.html"&gt;Fupei&lt;/a&gt; saya mendapatkan ‘resep’ yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memanfaatkan biji pepaya dan minyak:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Sangrai biji pepaya sampai kering.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Tumbuk biji pepaya kering itu sampai halus.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Campurkan dengan minyak kelapa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Oleskan ramuan biji pepaya dan minyak kelapa yang telah membaur itu pada seluruh rambut dan kulit kepala secara merata.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;Bungkus rambut dengan handuk.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Biarkan selama kurang lebih 2 jam.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Bersihkan dan bilas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Ramuan ini akan memcapai hasil yang maksimal bila Anda rutin melakukannya seminggu sekali. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bagi yang masih muda sudah beruban dan penasaran dengan efektif tidaknya ‘resep –resep’ di atas, silakan dicoba. Tapi saya sih menyarankan untuk berhati-hati mencoba resep yang harus dimakan, karena ini sangat berhubungan dengan diet anda. Saya pribadi sampai saat menulis tulisan ini belum mencoba salah satu reseppun, karena merasa uban bukan masalah buat saya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5086362431488624212?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5086362431488624212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5086362431488624212&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5086362431488624212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5086362431488624212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/02/uban.html' title='Uban'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-1593665021907164703</id><published>2008-02-06T06:53:00.000+07:00</published><updated>2008-02-11T17:03:25.664+07:00</updated><title type='text'>Pencarian Mimpi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Catatan: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tulisan ini sebetulnya sudah lama dibuat sekitar pertengahan Desember lalu. Saya buat untuk diikutkan dalam lomba menulis mimpi yang diselenggarakan oleh TDA dalam rangka Miladnya yang ke 2. Sudah diikutkan, tapi sampai sekarang belum jelas apakah diterima atau tidak tulisan ini oleh panitia karena tidak ada kabar/balasan emailnya (saya mengirimkan tulisan ini melalui email). Yang pasti kalau pun diterima, tulisan ini belum mampu menandingi tulisan-tulisan lain yang (setelah saya baca, karena beberapa tulisan tersebut sudah dimuat di Majalah Wirausaha dan Keuangan) memang bagus-bagus dalam isi maupun penyampaiannya. Mudah-mudahan untuk waktu-waktu mendatang saya bisa menandingi tulisan-tulisan lain jika ada kesempatan mengikuti lomba sejenis.. Amin..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kalau membaca judul di atas, mungkin akan muncul pertanyaan: untuk apa mimpi dicari? Bukankah hampir setiap malam yang namanya mimpi itu selalu mengunjungi kita? Ya, karena yang terpikir oleh kita mimpi itu adalah bayangan-bayangan atau apalah itu namanya yang sering menyambangi kita di malam-malam pada saat kita sedang tidur. Kadang kala yang datang menyambangi itu begitu indah membuat hati kita berbunga-bunga penuh bahagia, tapi mungkin juga menyedihkan menyebabkan perasaan dan kalbu kita berderai-derai air mata, atau bisa jadi menakutkan yang membikin kita merinding dan bangun berkeringat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tapi bukan itu yang ingin diceritakan melalui tulisan ini, melainkan mimpi yang ingin diwujudkan, yang masih dikejar, yang masih menjadi angan-angan. Atau kalau bahasa kita waktu sekolah dulu (dan bahasanya Susan, inget nggak Susan boneka lucu yang bisa ‘ngomong’ dan nyanyi di TV bareng Ria Enes itu lho) adalah cita-citaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kenapa kok tiba-tiba ingin bercerita tentang mimpi? Tak lain karena saat ini, menjelang Milad TDA ke II, diadakan lomba membuat tulisan bagi para anggotanya bertemakan mimpi tersebut. Begitu postingan tentang diadakannya lomba menulis itu terbaca, seolah ada sesuatu yang memukul kepalaku dengan keras seakan menyadarkanku dari ‘keasyikan’ku dalam ‘dunia’ku yang kini kusadari belum jelas menuju kemana. Apa sih sebetulnya yang menjadi mimpiku selama ini? Rasanya tidak mudah mencari satu saja yang benar-benar diyakini menjadi mimpiku yang sebenarnya, yang tidak akan berubah-ubah sampai mimpi itu tercapai. Bukan tidak mempunyai mimpi, tapi sebaliknya begitu banyak mimpi-mimpi yang ingin dicapai, bahkan sering berganti-ganti apalagi jika selesai membaca atau mendengar cerita dan pengalaman orang-orang sukses dengan berbagai aktivitas dan bisnis yang dijalankannya. Membaca pengalaman Si A yang sukses dengan bisnis salon &amp;amp; spanya, aku jadi ingin memiliki salon &amp;amp; spa. Mendengar Si B berhasil dalam bisnis retailnya, aku jadi ingin memiliki banyak toko. Mengetahui Si C terkenal dan sukses sebagai pelukis, aku jadi ingin melukis kembali (dulu waktu kecil sampai kira-kira lulus SD, aku begitu suka menggambar, sering ikut dan menang lomba gambar, jika ditekuni mungkin bisa jadi pelukis yang punya gaya tersendiri dan terkenal). Membaca Si D sukses dengan bisnis makanannya, aku juga ingin memiliki stan, warung, atau restoran agar bisa sukses seperti dia. Dan begitu seterusnya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Beberapa dari ‘mimpi’ku itu memang terwujud, maksudnya sekarang ini sudah ada satu klinik kecantikan dan spa yang harus dikelola, sudah ada toko retail (walaupun masih &lt;i&gt;sharing &lt;/i&gt;dengan beberapa teman) yang baru dimulai, dan sudah ada stan kecil untuk jualan makanan yang menunggu dilanjutkan keberadaannya. Namun semuanya masih belum memuaskan jika dilihat dari hasilnya atau dengan kata lain belum mencapai seperti yang dinginkan. Barangkali karena terlalu banyak yang ingin dikerjakan, yang ingin dicapai sehingga semuanya dikerjakan setengah-setengah, belum dengan sepenuh hati. Dalam ketidakjelasan mimpiku itu, aku membaca beberapa buku, ikut beberapa seminar, berdiskusi dengan beberapa orang (terutama dengan suami) tentang bagaimana mewujudkan mimpi kita itu. Beberapa tips yang didapat dari membaca, mengikuti seminar, dan berdiskusi itu memang dicoba dijalankan. Mungkin itu juga yang menyebabkan beberapa ‘mimpi’ku itu sempat terwujud walau belum seperti yang diharapkan hasilnya. Tapi sepertinya ada yang masih belum benar dengan semua yang sudah aku jalankan, masih ada yang perlu diperbaiki. Ya, supaya apa yang diinginkan itu tercapai, semua yang sudah (dan masih akan) terwujud itu menjadi seperti yang diinginkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Barangkali aku tidak hanya perlu belajar dari buku, seminar, atau berdiskusi dengan orang dewasa, yang notabene pasti pembicaraannya serius dan kadang membingungkan (antara satu buku dengan buku lain atau dengan seminar atau dengan pendapat orang yang diajak berdiskusi terasa bertolak belakang). Tapi perlu juga ‘belajar’ dari seseorang atau sesuatu yang tidak terlalu serius, melainkan dipenuhi dengan keluguan dan kesederhanaan dalam berpikir maupun bertindak. Dan ternyata tidak terlalu jauh sudah kutemukan orangnya. Tidak lain adalah Sasha, putri pertamaku tersayang yang akhir-akhir ini senang menulikan tentang mimpinya di blognya. Salah satu ‘pelajaran’ yang didapat melalui postingannya di blog tersebut adalah bahwa “Bersabar, saya akan bersabar menerima mimpi saya, dan jangan membuat mimpi lagi…!”. Oke, sepertinya memang aku harus bersabar setelah menentukan satu mimpi utama, jangan tergoda untuk membuat mimpi lain lagi sebelum mimpi tersebut tercapai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sekarang, apakah mimpi utamaku itu? Satu yang langsung terpikirkan adalah memiliki toko retail sendiri. Dan memang pemikiran itu sering membayangiku beberapa bulan terakhir ini. Setelah itu, apakah yang akan dilakukan untuk mewujudkan mimpiku itu? Yang menurutku paling mudah dilakukan adalah dengan bertanya kepada, berdiskusi dengan, belajar dari orang-orang yang memang sudah berhasil dalam toko retail ini. Masih sangat awal memang, tapi mudah-mudahan dengan cara itu akan segera terbuka jalan mewujudkan mimpiku itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Selain itu tentunya adalah beberapa cara lain yang bisa sangat membantu kita dalam mewujudkan mimpi kita. Cara-cara yang didapat dari membaca buku, mengikuti seminar, dan berdiskusi. Pertama, yakinlah bahwa mimpi itu akan tercapai bahkan rasakanlah seolah-olah mimpi itu sudah terwujud. Nikmati perasaan senang, gembira, dan puas kita karena terwujudnya mimpi kita. Kedua, lakukan pula afirmasi dan visualisasi untuk menguatkannya. Katakan mimpi kita itu setiap malam sebelum tidur dan setiap pagi pada saat kita bangun dari tidur kita, sambil membayangkan mimpi kita tersebut. Metode Digital Prayer yang ditawarkan oleh Pak Erbe Sentanu dapat membantu kita melakukan hal ini. Ketiga, serahkan, pasrahkan apapun hasilnya kepada Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Karena hanya dialah yang paling tahu apa yang terbaik untuk kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Semoga pada Milad selanjutnya aku bisa bercerita tentang mimpi yang lain yang lebih besar dari mimpiku sekarang ini yang berarti mimpiku ini telah tercapai sepenuhnya. Amin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-1593665021907164703?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/1593665021907164703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=1593665021907164703&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/1593665021907164703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/1593665021907164703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/02/pencarian-mimpi.html' title='Pencarian Mimpi'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5950799883714582458</id><published>2008-01-30T09:00:00.000+07:00</published><updated>2008-01-30T09:01:13.674+07:00</updated><title type='text'>Ketika SPG Kehilangan Uang Penjualan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sekitar akhir Desember lalu, ada musibah yang terjadi di toko saya. SPG saya kehilangan seluruh uangnya yang disimpannya di dalam tas. Sebenarnya tas tersebut dia simpan di tempat yang cukup tertutup ketika hilang, tapi menurut keterangan dia dan rekannya saat kehilangan tersebut toko memang sedang penuh dikunjungi pelanggan. Kedua SPG yang bertugas saat itu disibukkan melayani pelanggan dan menjadi lengah untuk mengawasi keberadaan tasnya. Uang yang hilang sebagian besar merupakan uang hasil penjualan yang belum sempat diambil dari SPG tersebut. Sebetulnya tidak terlalu besar jumlah uang yang hilang karena beberapa dari kami (sebagai ownernya) baru saja mengambil hasil penjualan tersebut beberapa hari sebelumnya. Tetapi cukup besar bagi SPG yang bersangkutan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kebetulan pula SPG yang kehilangan itu adalah SPG baru yang masa kerjanya belum sampai sebulan. Saya tentu saja prihatin dengan kejadian tersebut. Memang keamanan sebuah toko yang berada di mall (BIP) tidak bisa diandalkan sepenuhnya pada keamanan mall (petugas keamanan/satpam yang ada pada saat itu), tetapi juga harus ada tindakan preventif dari Sang penghuni toko, untuk hal ini tentu saja para SPGnya yang selalu hadir pada saat toko buka.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya sebagai pemain baru dalam bisnis retail dan pengelola toko, tentu saja agak kebingungan dalam mengatasi hal ini. Apalagi pada saat kejadian berlangsung, Bu Eka, partner sharing di BIP yang menjadi tumpuan dalam berbagai permasalahan di BIP sedang di luar kota dan dengan kondisi hamil muda (selamat ya Bu… semoga kehamilan ke 4 ini berjalan lancar dan barokah… Amin) saya jadi segan untuk menghubunginya dalam rangka berkonsultasi masalah kehilangan uang penjualan ini. Untung saja masih ada partner sharing yang lain yang pastinya juga telah memiliki pengalaman lebih banyak dari saya dalam masalah per-SPGan ini. Saya hubungi Bu Maya, partner sharing saya tersebut, dan mengkonsultasikan hal ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inilah enaknya punya toko sharing dengan teman, kalau ada masalah jadi merasa tidak sendirian alias selalu ada yang bantu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya disepakati oleh beberapa orang dari kami (3 orang yang memang uang penjualannya hilang karena dipegang oleh SPG tersebut), SPG tersebut harus tetap mengganti uang yang hilang itu. Hanya saja caranya sangat ringan, memotong gajinya setiap bulan 100 ribu rupiah (ini juga setelah saya tanya langsung si SPG, apakah memberatkan dia jika pemotongannya sejumlah itu, dan si SPG menjawab tidak keberatan dengan besaran tersebut). Ini dilakukan lebih pada memberi pelajaran bagi SPG tersebut agar lain kali lebih berhati-hati dengan uang penjualan yang dipegangnya. Saya pribadi berniat untuk membebaskan potongannya di bulan-bulan terakhir nantinya jika memang SPG tersebut memperlihatkan sikap dan tingkah laku yang baik dalam berhubungan dengan kostumer maupun kami sebagai majikannya. Selain itu saya nasehati dia agar tidak sekali-kali menyimpan tas berisi uang penjualan tanpa pengawasan, bahkan usahakan tas tersebut selalu dicangklongkan di bahu dia dan berada di bagian depan badan dia, sehingga tidak akan pernah lepas dari pengawasannya. Rupanya si SPG itu sekarang memang jadi lebih berhati-hati, sekarang uang penjualan sebagian besar dia simpan dulu di rumah tidak dibawa ke toko. Dia meminta jika ada dari kami yang akan mengambil uang penjualan, maka kami diminta meng’sms’ dia dulu dan menyebutkan besaran yang akan kami ambil di hari tersebut agar dia membawa uang penjualan kami sejumlah besaran tersebut. Hmmm… inisiatif yang cukup bagus nih…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Satu pengalaman lagi bertambah dalam pengelolaan suatu toko. Pengalaman yang berarti buat saya…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5950799883714582458?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5950799883714582458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5950799883714582458&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5950799883714582458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5950799883714582458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/01/ketika-spg-kehilangan-uang-penjualan.html' title='Ketika SPG Kehilangan Uang Penjualan'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-7768142681042076105</id><published>2008-01-29T07:57:00.000+07:00</published><updated>2008-01-29T08:35:40.402+07:00</updated><title type='text'>PR Lama dari Teh Dian ‘Ambudaff’</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ini PR dari &lt;a href="http://ambudaff.blogspot.com/"&gt;Teh Dian&lt;/a&gt; yang udah dipending sekian lama (sejak pertengahan Desember), sampai-sampai waktu mau nulis ini juga harus buka blognya Teh Dian dulu dan cari postingan tentang PR ini di Archivenya beliau.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mohon maaf ya Teh, baru sekarang dibikinnya. Untung Teh Dian bukan ‘Guru yang kiler’ jadi saya nggak bakalan dihukum gara-gara ini… he..he..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:14;" &gt;Apa yang sudah kamu lakukan untuk menyelamatkan bumi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wah jadi diingatkan nih. Terus terang memang belum banyak yang dilakukan untuk ini. Tapi coba saya telusuri ya, apa saja sih yang sebenarnya sudah dan masih terus dilakukan untuk ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pertama, sama seperti Teh Dian, buang sampah pada tempatnya. Dimanapun itu, saya selalu berusaha untuk membuang sampah di tempatnya. Kalau saya sedang berada di tempat yang tidak terdapat tempat sampahnya, maka saya akan menyimpan sampah tersebut sampai menemukan tempat sampah dan membuangnya. Padahal kadang-kadang sampahnya bukan sampah kering, tissue basah misalnya. Tapi tetap saja saya tidak membuangnya sembarang. Saya akali membungkusnya dengan kertas/tissue yang kering dahulu sebelum disimpan (biasanya saya simpan dalam tas saya, makanya jangan heran kalau kadang-kadang di dalam tas saya banyak sampahnya, soalnya kadang-kadang suka lupa juga sih untuk cepat-cepat membuangnya…he..he..) Saya tularkan juga kebiasaan ini ke keluarga (paling tidak suami, anak-anak, sopir dan pembantu di rumah). Bahkan kadang-kadang mengingatkan teman yang membuang sampah sembarangan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kedua, menggunakan air sehemat mungkin. Misalnya pada saat kita mencuci tangan atau mandi (di rumah kamar mandinya dengan shower bukan gayung), maka pada saat menyabuni tangan atau badan, saya matikan keran atau showernya. Begitu juga ketika mengguyur bekas BAK (kebetulan kloset kami juga kloset duduk), memilih tombol yang kecil sehingga air yang keluar juga tidak sebanyak tombol besar (ini untuk habis BAB). Kebiasaan ini memang belum terlalu melekat di anggota keluarga lain, tapi saya selalu mengingatkan mereka untuk itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketiga, mencabut atau mematikan sakelar listrik jika tidak digunakan. Misalnya setelah selesai mencharge HP, kalau dulu pasti charger hpnya dibiarkan tetap berada dalam colokan listrik. Katanya sih, walaupun kecil, tapi arus listrik tetap ada yang keluar sehingga terjadilah pemborosan listrik. Ini juga belum terlalu melekat di anggota keluarga lain, saya masih harus rajin-rajin mencek ke kamar Kaka Sasha atau kamar kerja untuk memastikan charger sudah dicabut dari colokan listrik jika tidak digunakan. Saya dan keluarga juga sedang melatih untuk segera mematikan lampu jika keadaan sudah cukup terang (di pagi hari biasanya jam 5.30 sudah cukup terang), atau baru menyalakan lampu jika keadaan sudah cukup gelap (di sore hari biasanya baru jam 6.00 sudah cukup gelap kecuali di hari hujan/mendung yang berat).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Keempat, Menggunakan kembali kantong plastik bekas berbelanja dan plastik bekas pembungkus baju dari laundry untuk berbagai kebutuhan. Apalagi saya sering membutuhkan pada saat pengiriman barang ke kostumer maupun ke toko di BIP. Lumayan juga sekalian menghemat biaya operasional pengadaan kantong plastik. Yang belum terbiasa dilakukan adalah mengumpulkan botol-botol bekas vitamin/obat dan aromaterapi. Kadang-kadang dilakukan jika sedang melakukan bersih-bersih besar (biasanya dilakukan sekitar 2 bulan sekali) di beberapa tempat di rumah (seringnya di kamar kerja, kamar pakaian, dan kamar tamu di lt dasar, ketiga kamar ini sering menjadi persinggahan barang setelah pergi jalan-jalan…).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kelima, memanfaatkan kertas-kertas bekas tugas mahasiswa, ujian, maupun kesalahan print untuk berbagai kebutuhan. Misalnya untuk mengkonsep tulisan, desain kursi, desain baju, bahkan untuk corat-coret berbagai hal jika diperlukan. Anak-anak juga melakukan hal yang sama ketika mereka ingin menggambar, corat-coret, dsb.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apalagi ya… Seingat saya memang baru itu saja yang sudah dan masih dilakukan sampai sekarang.Sebetulnya ada satu hal lagi yang ingin bisa dilakukan yaitu menghemat bahan bakar terutama bensin kendaraan. Sampai sekarang kami masih belum bisa membiasakan diri untuk berjalan kaki misalnya jika akan ke tempat yang tidak terlalu jauh (ke apotek atau mini market di ruko yang jaraknya paling hanya sekitar 500 m dari rumah). Selain menghemat penggunakan bahan bakar kan membuat badan sehat diajak jalan kaki hitung-hitung olahraga, kebetulan pula keluarga saya belum merutinkan masalah olahraga ini (kecuali saya yang 3 bulan terakhir ini mulai beryoga dan Ade Ivan yang mengikuti ekstra kurikuler sepak bola). Mudah-mudahan keinginan ini bisa segera terealisasi ya…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya akan lempar PR ini ke beberapa teman blogger: &lt;a href="http://yulia-ku.blogspot.com"&gt;Yulia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://daffarayhan.blogspot.com"&gt;Bunda Daffa&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://franova.blogspot.com"&gt;Franova,&lt;/a&gt; &lt;a href="http://ttgfwyanti.blogspot.com"&gt;Yanti Wyant&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://armandoz.blogspot.com"&gt;Zilko&lt;/a&gt;. Mohon maaf kalau ada yang pernah mendapatkan lemparan PR seperti ini juga, boleh di’cancel’ deh…. &lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;:)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-7768142681042076105?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/7768142681042076105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=7768142681042076105&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7768142681042076105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7768142681042076105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/01/pr-lama-dari-teh-dian-ambudaff.html' title='PR Lama dari Teh Dian ‘Ambudaff’'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-4941723700583189212</id><published>2008-01-28T21:44:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T21:46:03.784+07:00</updated><title type='text'>Happy Birthday, Ade Ivan Sayang…</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Cukup lama juga nggak update nih. Bener deh, penyakit yang satu ini (males maksudnya…he..he..) bener-bener bikin jadi nggak produktif nulis. Padahal sebenernya banyak juga yang pengen diceritain. Mumpung lagi mau nulis, saya coba cerita satu dulu ya….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tanggal 16 Januari kemarin, Anak tercinta yang paling ganteng dan lucu itu berulang tahun yang ke 7. Nggak terasa ya Nak, ternyata kamu telah menemani Bundamu ini tujuh tahun lamanya. Padahal perasaan sih baru kemarin perut ini mules-mules menandakan kamu ingin keluar dari perut tempatmu tinggal selama 9 bulan pertama di kehidupanmu. Padahal perasaan sih baru tadi malam, Bunda sering terbangun karena kamu ingin mimi ASI. Padahal perasaaan sih baru tadi pagi, Bunda asyik mandiin kamu di tempat mandi bayimu yang berwarna hijau itu. Padahal perasaaan sih… aduh kok jadi ngelantur gini ya… maklumlah sampai sekarang saya selalu terkagum-kagum dengan pertumbuhannya yang demikian terasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cepat. Bahkan di malam hari saya bersama suami suka mengamati dia tertidur dengan nyamannya baik di tempat tidurnya maupun di tempat tidur kami sambil saling menggumam,”udah gede ternyata anak kita ya Yah/Bun…” Dan kami ‘gemar’ melakukan itu, apalagi saya, Bundanya, setelah itu ada serasa setetes embun yang segar membelai hati ini sehingga menjadi begitu bahagia….rasanya…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kembali ke topik… Nah ulang tahun kali ini, Ade Ivan (anakku yang ganteng dan lucu itu) ingin merayakannya di sekolah. Karena memang tidak ada permintaan spesial lain (sepertinya berbagai permainan yang sedang ‘in’ untuk anak seumurannya sudah dimiliki, jadi dia agak kebingungan dengan permintaan spesialnya) maka saya coba fokus pada perayaaan di sekolah tersebut. Tidak terlalu banyak macamnya sih, hanya memesan kue ulang tahun untuk tiup lilin, dan bingkisan untuk teman-temannya, plus membeli beberapa perlengkapan untuk kue seperti piring kue dan garpunya. Untuk pemesanan kue cukup mudah karena pilihan tempat pemesanan juga cukup banyak. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yang membuat sedikit sibuk adalah pembuatan bingkisan. Kebetulan pula saat itu juga sedang berlangsung UAS di kampus dan menghadapi UAS praktek. Sebagai sekretaris lab. Bahasa mau tidak mau mempunyai cukup banyak hal yang perlu diselesaikan dari mulai mempersiapkan soal sampai kesiapan lab untuk digunakan ujian. Dan entah kenapa berbarengan dengan itu juga ada beberapa acara (rapat dan sidang skripsi) yang tidak mungkin ditinggalkan di Jatinangor. Jadi saya memutuskan untuk tidak membuat bingkisan sendiri karena kesibukan tersebut. Dari surfing internet, saya jadi tau ada juga orang yang menawarkan jasa untuk membuat bingkisan seperti itu. Itulah yang kemudian menjadi pilihan saya, tp sempat agak bingung juga sih, karena tidak tau harus kemana untuk memesan bingkisan seperti itu. Saya tidak menemukan suatu tempat di internet yang menawarkan jasa tersebut dan berdomisili di Bandung. Untungnya ada adik tersayang, Lina, yang biasanya ‘cukup gaul’ untuk masalah-masalah seperti ini. Akhirnya melalui dia, saya bisa memesan bingkisan tersebut. Dan yang lebih menggembirakan ternyata bingkisannya dibuat sedemikian rupa mirip parcel2 lebaran/natal versi mininya. Jadi terlihat lucu tapi ekslusif. Apalagi ketika melihat wajah-wajah sumringah teman-teman anak saya (kalau anak saya sudah pastilah sumringah banget…), rasanya tambah gembira dan senang hati ini. Thanks ya Lin…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Acara perayaan ulang tahunnya sendiri hanya setengah jam di akhir sekolah anak saya tersebut. Hanya berdo’a, tiup lilin, bagi-bagi kue dan bingkisan… sudah deh…&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi Ade Ivan terlihat senang sekali, apalgi ketika menyadari kado-kado ulang tahun yang didapatnya cukup banyak dan beragam isinya. Acara buka kadonya lah yang jadi heboh. Walaupun hanya bertiga (Ade Ivan, Kaka Sasha, dan saya Sang Bunda), tapi karena sangking tidak sabarnya Ade Ivan sehingga buka kado sudah dimulai pada saat kita masih di mobil dalam perjalanan pulang, maka kehebohan pun terjadi: rebutan kado yang akan dibuka, jeritan lucu ketika mendapati isi kado yang memang diinginkan, rebutan kembali memainkan/melihat isi kado tersebut, mobil yang jadi berantakan penuh dengan sampah bungkus kado…&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pokoknya heboh deh…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ah… Anakku tersayang… betapa inginnya Bunda melihat dirimu selalu riang, gembira, ceria, bahagia seperti saat itu. Selamat Ulang Tahun yang Sayang… Semoga dengan bertambahnya hitungan usiamu maka bertambah pula kesholehanmu, kepintaranmu, kegantenganmu, serta selalu dilimpahkan rahmat, karunia, berkah, kesehatan, dan kebahagiaan oleh Allah SWT. Amin…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-4941723700583189212?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/4941723700583189212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=4941723700583189212&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/4941723700583189212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/4941723700583189212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/01/happy-birthday-ade-ivan-sayang.html' title='Happy Birthday, Ade Ivan Sayang…'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-2879815391911421366</id><published>2008-01-02T08:11:00.000+07:00</published><updated>2008-01-02T08:19:36.371+07:00</updated><title type='text'>Tahun Baru...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tak terasa&lt;span style=""&gt; kita sekarang sudah memasuki tahun 2008. Banyak hal yang ingin dilakukan di tahun tersebut, membuat badan ini merinding tapi bersemangat.Semoga bisa terlaksana semuanya dan mendapatkan berkah dari semua itu. Amin. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Alhamdulillah, di tahun 2007 semuanya terasa semakin baik buat saya pribadi: kesehatan, keluarga, pekerjaan, bisnis, pertemanan… Dan semoga semakin baik untuk seterusnya. Amin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Membaca postingan Pak Roni, Jendral TDA, tentang ‘memberi arti untuk tahun 2008 ini’ membuat saya sedikit merenung, kira-kira arti apa yang akan saya berikan untuk tanun 2008 ini. Apakah (masih seperti kata Pak Roni) tahun perjuangan, tahun penuh tantangan, tahun untuk memberi dan melayani, tahun untuk berkontribusi, tahun kasih sayang, tahun pergerakan, tahun kepedulian, tahun perubahan, tahun pertumbuhan, t&lt;span style=""&gt;ahun penuh suka cita&lt;/span&gt;, atau apa…&lt;span style=""&gt;?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bila mengingat kembali ‘impian’ saya untuk jangka waktu pendek ini adalah memiliki outlet/toko/ tempat berjualan sendiri tanpa sharing dengan orang lain seperti yang pernah saya tuliskan dalam sebuah tulisan bertemakan “Mimpi’ (sebetulnya tulisan tersebut khusus saya buat untuk diikutsertakan dalam lomba menulis mimpi Milad ke 2 TDA, tapi entah dilanjutkan atau tidak lomba tersebut, dan juga apakah sudah diterima naskah tulisan tersebut oleh panitia, karena sampai sekarang tidak ada kabarnya tentang itu), maka Tahun Pertumbuhan sepertinya sesuai untuk itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Anyway, dengan penamaan tahun bukan berarti hanya terpaku pada hal tersebut yang sudah dicanangkan. Dalam perjalanannya nanti jika ada berbagai kesempatan lain (bahkan yang terlihat ‘kurang sejalan’ dengan penamaan tahun tersebut) saya akan tetap mempergunakan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akan saya biarkan semua mengalir saja seperti air… Karena kita tidak tahun sebenarnya apa yang terbaik untuk kita… Jadi just do it and let it God… &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya &lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:16;" &gt;Selamat Tahun Baru &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;untuk teman blogger semua, semoga tahun 2008 ini dipenuhi dengan berkah, kebaikan, kebahagiaan, kesuksesan untuk kita semua. Amin.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-2879815391911421366?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/2879815391911421366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=2879815391911421366&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2879815391911421366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2879815391911421366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2008/01/tahun-baru.html' title='Tahun Baru...'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-8787581370894113368</id><published>2007-12-21T11:21:00.001+07:00</published><updated>2007-12-21T11:26:21.802+07:00</updated><title type='text'>Idul Adha Desember 2007</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tidak terasa sudah sampai ke Idul Adha lagi. Seperti tahun sebelumnya, saya dan keluarga mengawali hari tersebut (tgl 10 Djulhijjah) dengan melakukan sholat Ied di Mesjid Al-Hidayah yang terletak di belakang rumah orangtua saya. Setelah itu dilanjutkan dengan memotong sapi di halaman mesjid tersebut. Tidak ada yang istimewa memang, tapi tetap selalu terasa menyenangkan karena sekalian berkumpul dengan adik dan kakak beserta keluarganya. Yang teringat adalah kenangan tahun lalu ketika saya beserta suami dan anak-anak sedang dalam perjalanan ke mesjid untuk sholat ied. Ada percakapan lugu dan lucu antara kedua anakku. Bahkan saya sempat mem-posting percakapan tersebut di blog saya sebelumnya (blog yang sempat bermasalah sehingga saya kemudian membuat blog baru, yaitu blog ini). Saya akan menyitir bagian percakapan kedua anak saya tersebut dari postingan tahun lalu itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Ivan: Nanti abis sholat di mesjid kita ngapain?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sasha: Kita potong sapi sama kambing buat kurban.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Ivan: Dimana?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Sasha: Di mesjid.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Kemudian kami melewati salah satu mesjid dan tampak beberapa ekor sapi dan kambing diikat di halaman mesjid tersebut.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Ivan: Itu sapi dan kambing yang mau dipotong juga?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Sasha: Iya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Ivan: Kasian ya, pasti pada ketakutan sapi dan kambingnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Sasha: Ah enggak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Ivan: Kan sebentar lagi mau dipotong. Kan sakit dipotong itu, terus mati deh sapi sama kambingnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Sasha: Eh, bukan begitu. Sapi dan kambing itu malah seneng. Soalnya mereka kan dipotong untuk kurban. Mereka dapat pahala, terus masuk surga deh…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;He…he…he… Lucu ya… Kemarin bukan tidak ada percakapan seperti itu. Ada juga, terjadinya sehari sebelum Idul Adha. Ini percakapannya:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;(Ketika kami melewati kambing-kambing di pinggir jalan yang dijual untuk kurban.)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Ivan: Seneng ga kambing itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Sasha: Kambing yang mana?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Ivan: Semua kambing-kambing itu tuh… (sambil menunjuk kambing-kambing di pinggir jalan itu)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Sasha: Ya seneng dong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Ivan: Kenapa seneng? Padahal kan mereka sebentar lagi mati, dipotong buat kurban.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Sasha: Seneng dong, kan habis dipotong, dagingnya dikasihin ke orang-orang miskin, berarti mereka berbuat baik kasih kesempatan orang miskin makan daging. Berbuat baik kan dapet pahala.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Ivan: Orang miskinnya jadi seneng ya kalo bisa makan daging?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Sasha: Iya, soalnya mereka kan nggak punya uang buat beli daging sendiri. Daging itu kan mahal harganya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Ivan: Kenapa daging itu mahal harganya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Sasha: Kan melihara kambing itu lama trus perlu makannya banyak, jadi mahal harga dagingnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Ivan: Coba harga daging murah, jadi orang miskin bisa sering makan daging. Kasian kan kalo seperti sekarang, nggak pernah makan daging kecuali kalo kurban…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi begitulah kehidupan ini anakku. Semoga karunia, berkah, rahmat, dan rizki selalu mengalir dari Allah kepada kalian… Amin… &lt;/p&gt;  Selamat Hari Raya Idul Adha bagi yang merayakan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-8787581370894113368?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/8787581370894113368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=8787581370894113368&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/8787581370894113368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/8787581370894113368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/12/idul-adha-desember-2007.html' title='Idul Adha Desember 2007'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-6157189967633844281</id><published>2007-12-13T07:04:00.000+07:00</published><updated>2007-12-13T07:06:20.585+07:00</updated><title type='text'>The 7 AHA!s of Highly Enlightened Souls</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ini adalah judul sebuah buku pencerahan yang sangat bagus yang baru saja saya baca. Sebetulnya sudah cukup lama saya memiliki (dus membeli) buku ini yaitu pada saat TDA Bandung mengadakan Nobar The Secret sekitar 6 bulan yang lalu (thanks to Pak Yusef Hilmi yang sudah “sedikit memaksa” saya untuk membelinya…). Postingan ini merupakan ‘permintaan khusus’ dari suami tercinta dan Pak Yusef. Buku tersebut sempat saya baca beberapa saat setelah Nobar tersebut tapi hanya sebatas kata pengantarnya saja. Entah mungkin karena AHA!s tersebut belum menyentuh hati terdalam saya sehingga saya tinggalkan buku itu untuk beberapa lama tanpa dilanjutkan membacanya. Beberapa waktu yang lalu saya lihat suami sedang membaca buku tersebut dan dia memberi komentar yang membuat saya penasaran untuk membaca kembali buku tersebut. Menurutnya si Pengarang buku itu (Mike George) sangat cerdas karena mampu menuangkan ide-ide pencerahan dengan bahasanya yang sederhana tapi sangat menggugah kesadaran kita. Suami mengaku beberapa bagian sampai dibaca beberapa kali karena suka membacanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya saya baca kembali buku tersebut, dan betul apa yang dikatakan suami. Walaupun buku yang saya baca ini adalah terjemahan, namun dapat cepat dimengerti bahasanya. Bahasanya yang sederhana dan tidak terlalu bertele-tele (jumlah halaman dari buku tersebut hanya 146 saja) membuat kita tidak bosan membacanya, bahkan beberapa bagian sempat saya baca dua sampai tiga kali terutama bila saya harus memotong bacaan karena sesuatu hal, bagian yang saya tinggalkan itu saya ulangi membacanya. Bukan bermaksud untuk memaksa teman-teman blogger untuk menerima berbagai ide-ide Mike George yang menurut saya oke banget itu, tapi saya merasa kurang afdol kalau tidak memperkenalkan ide-ide tersebut kepada teman-teman sekalian. Saya pikir semakin banyak orang yang tahu (dan kemudian memahami) ide-ide tersebut akan semakin baik untuk si pembaca sendiri maupun orang lain dan kehidupan kita umumnya. Ide-ide ini dapat dijadikan salah satu ‘pegangan’ kita untuk menjalani kehidupan kita ini, agar menjadi lebih baik menjadi kehidupan seperti yang kita inginkan (cie…filsafat banget kesannya ya…he..he.. tapi emang gitu kok, menurut persepsi saya mengenai ide-ide di buku tersebut).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mike George memulai tulisannya dengan memperkenalkan apa sih ide utama atau benang merah dari tulisannya tersebut. Tidak lain adalah tanggung jawab pribadi. Tiada satupun atau apapun di dunia ini yang bertanggung jawab atas diri seorang manusia, atas pengalaman hidup seorang manusia, dan nasib seorang manusia kecuali manusia itu sendiri. Kebanyakan manusia sering menganggap segala sesuatu yang terjadi di kehidupannya ini disebabkan oleh pihak lain selain dirinya, apakah itu orang lain, kondisi, situasi, dsb. Dengan kata lain menyalahkan orang lain, kondisi, situasi, dan sebagainya itu daripada menganggap hal tersebut disebabkan oleh dirinya sendiri, dirinyalah yans bertanggungjawab atas segala sesuatu yang terjadi tersebut. Kebanyakan manusia ingin merubah orang lain sesuai keinginannya, tidak mau menerima dan pasrah atas apa yang terjadi atau atas kondisi dan situasi yang mengelilinginya. Stresslah kemudian yang didapat oleh kebanyakan manusia, dan stress itu yang akan memperburuk keadaan dirinya, apakah itu pekerjaan, kesehatan, hubungan dengan orang lain, dsb. Di awal tulisannya ini, Mike George juga menjelaskan apa yang disebutnya sebagai AHA! Moment.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;AHA! Moment adalah momen munculnya pengetahuan mendalam tentang masalah yang telah anda usahakan untuk dipecahkan ataupun sekilas petunjuk mengenai situasi sulit yang anda hadapi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tulisan Mike George mengalir menuju bagian pertama buku tersebut yaitu Ilusi dan mitos, 7 mitos umum tentang stress. (1) Stress memiliki peran positif alamiah dalam kehidupan nyata (No, way! yang namanya stress sama sekali tidak berguna dalam kehidupan kita), (2) Anda harus menjadi dokter untuk mengenali dan mengobati stress (ngga perlu!Dokter itu hanya mengobati gejala fisik bukan penyebabnya, Cuma anda yang tahu pikiran dan perasaan menyebab stress anda dan hanya anda yang dapat mengubah pikiran, emosi, dan perasaan anda), (3) Stres dibutuhkan untuk mencapai puncak prestasi (Ya ngga lah… Kalau itu stress dijadikan salah satu pendorong untuk sukses kita akan kehabisan tenaga dan akhirnya dapat menimbulkan penyakit fisik), (4) Stress adalah gejala fisik, sedikit istirahat dan relaksasi akan menghilangkannya (Betul istirahat dan relaksasi bisa meredakan stress, tapi hanya untuk sementara, dia tidak hilang dari kita; jika pikiran dan perasaan kita tidak berubah maka stress itu akan menguat kembali dalam diri kita), (5) Mengubah diet, sedikit jogging, dan liburan yang indah akan menghilangkan stress (jawabannya sama seperti untuk no 4), (6) Anda harus bekerja 14 jam setiap hari dan secara terus-menerus berada di bawah tekanan untuk mengalami stress (Tidak selalu… Bisa saja yang bekerja hanya beberapa jam setiap harinya dan tidak terus-menerus berada di bawah tekanan merasa lebih stress, semua itu tergantung dari cara pandang anda), (7) Orang lain, situasi dan peristiwa bertanggung jawab terhadap stress anda (Bukan mereka… Tapi diri anda sendiri yang bertanggung jawab, anda sendiri yang menentukan segala sesuatu itu menyakiti diri anda atau tidak, segalanya tergantung pada anda sendiri).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berlanjut ke bagian kedua, Mike George memberikan Kearifan dan Kebenaran, 7 Wawasan Utama Menuju Diri Anda. (1) Jati diri anda: anda bukanlah seperti yang anda pikirkan tentang diri anda (Anda bukanlah tubuh anda yang sering anda lihat dicermin, tubuh hanyalah ibaratnya kendaraan anda, anda adalah sang jiwa, sang ruh, kalau sesuatu terjadi dengan tubuh anda misalnya terpotong, tenggelam, terbakar, itu bukan terjadi pada anda. Jika tubuh bisa mati, tidak dengan anda sebagai sang jiwa, sang ruh), (2) Sifat alamiah anda (anda luar biasa rupawan, tapi anda tidak akan dapat melihatnya melalui cermin anda; anda jauh lebih indah daripada yang anda tahu dan anda lihat selama ini), (3) Tanggung jawab anda: nasib anda tidak pernah lepas dari tangan anda (Jika anda beranggapan orang lain menyakiti anda, menyalahkan orang lain/orang lain bertanggung jawab atas anda, sebenarnya adalah andalah yang menentukan hal itu menyakiti anda, andalah yang bertanggung jawab atas sakit tersebut; padahal anda bisa memilih untuk tidak sakit atas hal tersebut), (4) Keyakinan anda: lupakan keyakinan buta, yakni yang membuat kehidupan menjadi pengalaman yang penuh dengan stress dan tidak membahagiakan (banyak keyakinan kita yang ternyata menghalangi kita untuk mencapai kehidupan yang kita inginkan, dimulai dari keyakinan paling umum yaitu kalimat “saya tidak bisa”, kemudian juga ketika anda menghakimi atau melekatkan sebuah label pada seseorang (mungkin pada saat kita ‘bergosip’), tidak percaya kepada orang lain, dsb.), (5) Mengendalikan diri (kendalikanlah diri/kehidupan anda, bukan orang lain/kehidupan orang lain, karena itu sia-sia saja, satu hal yang pasti kita tidak dapat mengendalikan orang lain), (6) Paradoks kehidupan (sebenarnya anda sudah sempurna, anda telah memiliki segala yang anda butuhkan, dan anda telah sepenuhnya bebas, hanya saja anda tidak mengetahuinya; belajarlah untuk tidak terikat dengan segala hal apakah itu orang atau benda di sekitar kita, pikiran kita, dsb; karena dengan melepaskan semua keterikatan itu maka hidup kita akan nyaman, tenang, dan damai; anggaplah semua yang datang kepada kita (suami, anak, orang tua, orang-orang terdekat kita, harta, prestasi, pekerjaan, jabatan, dsb)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah hanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;titipan (tentunya dari Allah SWT) semata, sehingga kalau kemudian diambil lagi dari kita, kita tidak akan merasa sakit karenanya), (7) Hubungan anda: kita semua adalah sumber cinta, kebenaran, kedamaian, dan kebahagiaan di dunia; inilah yang membuat kita kaya secara alamiah (Kehidupan adalah hubungan baik dengan manusia, alam, benda, dan tentu saja Tuhan. Yang terjadi dalam hubungan adalah member dan menerima atau pertukaran. Hubungan itu baik jika pertukaran yang terjadi juga dalam kebaikan. Selama ini kita tidak diajarkan untuk member dan menerima, melainkan mengambil dan menyimpan. Yang terjadi bukanlah hubungan yang baik, melainkan penuh konflik. Karena itu pertama-tama, belajarlah untuk memberi. Dengan memberi ini kita akan mendapatkan keduanya (memberi dan menerima); karena orang yang memberi akan merasakan apa yang dia berikan itu (jika dia memberi cinta maka dia akan merasakan cinta, dsb), dan tidak hanya itu apa yang dia berikan itu akan diterimanya kembali dalam kadar yang lebih besar).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selanjutnya di bagian ketiga Mike George berbagai 7 AHA! Yang dia miliki: Aksi dan Transformasi, 7 AHA dari jiwa-jiwa yang tercerahkan. (1) Diam: kekuatan terbesar adalah kekuatan keheningan, dan hening adalah diri yang utama (Cobalah berada dalam keheningan/berdiam diri karena dalam keheningan akan hadir pikiran yang tenang yang membuat kita santai, lebih mudah berkonsentrasi, dan lebih bebas mencipta. Mulailah dengan berbicara lebih sedikit, lebih lembut, dan lebih perlahan dengan siapa saja termasuk dengan pikiran kita sendiri. Kita akan merasa lebih tenang, lebih berenergi, lebih meningkat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam kualitas dan kuantitas ide, lebih tajam dan mudah dalam menyerap dan menentukan sesuatu), (2) Lepaskan: seluruh penderitaan dan kesusahan memiliki penyebab yang serupa yakni keterikatan (Karena itu jangan terikat pada apapun juga. Lepaskan keterikatan anda dengan segala hal di dunia ini apakah keterikatan batiniah – keyakinan-keyakinan kita, ide-ide kita, kenangan-kenangan kita – maupun keterikatan lahiriah – manusia, harta, benda, jabatan, hak-hak istimewa. Ingat semua itu hanyalah titipan, yang sekali waktu bisa diambi lagi oleh yang punya), (3) Biarkan: campur tangan adalah sia-sia, ia hanya menghasilkan kegagalan (Jangan mencampuri kehidupan orang lain, jangan memaksa orang lain untuk mengikuti apa mau kita, jangan berusaha membuat orang lain berubah; tapi mari secara sadar kita ciptakan kehidupan kita sendiri, kehidupan kita sesuai dengan apa yang kita inginkan, hanya kehidupan kita saja, tidak untuk kehidupan orang lain. Anda bisa saja turut campur dalam kehidupan orang lain jika anda diundang oleh yang bersangkutan, tapi tetap harus berhati-hati agar tidak mengidentifikasi diri anda dengan kehidupan mereka, harus ada sedikit jarak antara anda dengan kehidupan mereka), (4) Dengarkan (dengarkanlah suara batin anda, nurani anda karena dia sebenarnya adalah wadah kebenaran dan kearifan yang terletak pada pusat hati anda. Melalui penciptaan keheningan di dalam pikiran anda, suara batin anda akan anda temukan. Tanyakanlah padanya pertanyaan yang penting atau keputusan yang sulit. Namun jangan menuntut jawaban, jangan pernah berjuang atau bergulat untuk mendapatkan jawaban karena pada saatnya yang tepat jawaban tersebut akan muncul dalam pikiran anda. Itulah AHA! Anda), (5) Terimalah segala sesuatunya: jangan menolak apapun karena hal tersebut hanya memperkuat apa yang anda tolak dan memperpanjang pergulatan (Betapa banyak energi yang akan terbuang untuk hal tersebut, jadi belajarlah untuk menerima segala yang datang menuju kita. Penerimaan adalahlangkah awal pertama untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan pikiran atau emosi kita yang tidak kita inginkan), (6) Mengenal diri: anda tidak dapat memulai hidup “secara nyata” hingga anda mengenao siapa dan apa anda (bukan nama yang selama ini anda pakai, bukan jabatan anda, bukan harta anda, bukan pekerjaan anda; semua itu hanyalah label yang merupakan bahasa dunia paling umum. Mengenal diri adalah menjadi sadar akan identitas sejati (ruh), sifat sejati (damai), dan tujuan sejati (mencipta, menerima, dan memberi), (7) Teruskan: segala sesuatu datang untuk diteruskan, untuk digunakan, bukan untuk dimiliki, dan meneruskan berarti memperbesar nilai apa yang diteruskan dan sang penerusnya (Ini adalah prinsip mengalir seperti sungai, karena kehidupan kita diibaratkan seperti sungai. Sebuah sungai membuat jalannya sendiri menuju hilir dengan membawa sesuatu dan menjadi tempat tinggal bagi makhluk-makhluk tertentu dengan tujuan tertingginya adalah merawat dan memelihara setiap makhluk hidup yang ia sentuh dalam perjalanannya menuju samudera. Jadilah seperti sungai itu, peliharalah dan rawatlah siapapun yang bersentuhan dengan kita melalui hubungan yang baik dengan mereka. Di sanalah kesempatan kita untuk melayani, member, dan meneruskan apa yang kita pegang dalam tangan pikiran dan hati kita. Berikanlah apa yang bisa kita beri, sehingga kita berguna bagi mereka. Seperti sungai).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mike George mengakhiri tulisannya dengan menyatakan bahwa pencerahan dan transformasi tidak terjadi dengan sangat segera karena kebanyakan dari kita masih memiliki ‘’beberapa saluran” yang terbuka. Saluran apa? Saluran energi, yang seharusnya tertutup agar energi kita tidak habis sehingga pencerahan dan transformasi bisa segera terjadi. Apakah saluran itu? Mereka adalah rasa takut, amarah, dan depresi (kesedihan). Jadi hilangkanlah rasa takut anda, musnahkanlah amarah anda, dan lepaskanlah seluruh kesedihan anda agar pencerahan dan transformasi menghampiri anda. Mulailah dengan latihan penarikan diri, misalnya pada saat anda menonton film, usahakan anda tidak ‘masuk’ ke dalam cerita dalam film tersebut. Berlatihlah menjadi pengamat saja, karena sebenarnya anda tahu semua itu hanya ‘buatan’ belaka. Sehingga anda terbiasa memandang segala hal dalam kehidupan anda sebagai pengamat saja, tidak ‘masuk’ ke dalamnya. Selain itu berlatih meditasi juga bisa menjadi permulaan yang baik untuk menutup saluran-saluran di atas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masih penasaran atau masih belum paham? Silakan baca langsung bukunya dijamin tidak rugi. Kalau masih juga belum paham, baca kembali buku tersebut. Masih juga belum paham, baca lagi… dan begitu seterusnya sampai teman-teman paham akan isi buku tersebut. Mike George sendiri mengakui tidak terlalu mudah menerima ide-idenya tersebut hanya dalam satu kali baca saja, mungkin harus beberapa kali baca atau berpuluh kali baca, setiap orang tentu berbeda untuk itu. Selamat membaca…!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-6157189967633844281?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/6157189967633844281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=6157189967633844281&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/6157189967633844281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/6157189967633844281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/12/7-ahas-of-highly-enlightened-souls.html' title='The 7 AHA!s of Highly Enlightened Souls'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-7155550708517336473</id><published>2007-12-12T05:58:00.000+07:00</published><updated>2007-12-12T06:03:07.165+07:00</updated><title type='text'>Cabut Dari BSM &amp; Counter di BIP</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Awal bulan Desember ini ada satu hal yang terpaksa saya lakukan yaitu tidak ikutan sharing counter lagi di BSM. Ini dilakukan setelah mengevaluasi penjualan selama 4 bulan ini (kontrak pertama dengan BSM memang hanya 4 bulan saja, tapi beberapa teman sharing ada yang memperpanjang kontraknya). Ada yang bilang evaluasi dilakukan terlalu dini, seharusnya paling tidak dilakukan minimal setelah 6 bulan berjalan. Tapi ada hal lain yang menjadi pertimbangan yaitu jarak yang terlalu jauh dari rumah sehingga ‘inspeksi’ ke BSM jarang bisa dilakukan. Tidak hanya saya yang memutuskan untuk keluar dari BSM, tetapi beberapa teman sharing juga melakukan hal yang sama. Agak sedih juga ketika saya ke BSM untuk mengambil barang-barang. Bagaimanapun saya sudah merasakan selama 4 bulan menjadi tenant di sana (walau hanya sharing). Apalagi ketika berpamitan kepada SPGnya, rasanya terenyuh juga. Tapi keputusan sudah diambil dan mudah-mudahan itu yang terbaik. Mudah-mudahan pula bisa segera mendapatkan tempat baru sebagai pengganti counter di BSM, jika memungkinkan bahkan memiliki counter sendiri tidak sharing dengan teman. Hmm… itu sih memang mimpi saya sekarang ini … ingin memiliki counter sendiri (saya sedang membuat tulisan tentang mimpi saya ini yang inginnya sih bisa diikutkan pada lomba menulis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang diadakan oleh TDA dalam rangka Milad ke 2 nya; tapi sampai sekarang belum selesai juga tuh, padahal deadlinenya tanggal 15 desember… wah… mudah-mudahan terkejar…)… Mudah-mudahan segera terwujud… Amin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masih ada satu counter sharing lagi yaitu di BIP. Lokasinya di lt.1 pas di depan Matahari. Lebih mudah ditemukan kalau masuk dari jalan belakang (dari Jl. Sumatera). Untuk counter di BIP ini masih akan dipertahankan karena selain lokasinya cukup bagus (penjualan juga lumayan bagus) dan jarak dari rumah tidak terlalu jauh jadi bisa lebih sering ‘inspeksi’. Namun begitu, untuk counter BIP ini, saya ingin melakukan perubahan. Saya ingin merambah ke baju muslimah dewasa (sekarang ini produk yang dijual di BIP adalah baju muslim anak, aksesoris wanita, tas, dan aromaterapi), tapi berarti harus ada pengurangan untuk item yang sudah ada karena keterbatasan space (beginilah kalau sharing, tidak bisa seenaknya menempatkan barang kita walaupun di tempat lain masih ada yang kosong misalnya). Saya sedang memikirkan kemungkinan ditariknya seluruh produk aromaterapi dan sebagian aksesoris wanita. Tapi itu masih dalam pertimbangan, belum final. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kemudian juga saya sedang menjajaki untuk gabung di tempat Bu Eka (MTC=Metro Trade Center). Walaupun jaraknya sejauh BSM, tapi tanggungjawab saya di sana tidak terlalu besar, karena saya hanya supply barang (kebetulan yang diminta adalah tas dan baju anak) dengan uang sewa yang cukup murah. Urusan SPG dan lain-lainnya dipegang Bu Eka. Mudah-mudahan cocok deh…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-7155550708517336473?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/7155550708517336473/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=7155550708517336473&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7155550708517336473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7155550708517336473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/12/cabut-dari-bsm-counter-di-bip.html' title='Cabut Dari BSM &amp; Counter di BIP'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-7084098041242462692</id><published>2007-12-11T06:03:00.000+07:00</published><updated>2007-12-11T06:06:04.462+07:00</updated><title type='text'>Kehilangan SPG</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Minggu lalu sekitar pertengahan minggu, saya mendapat kabar melalui telpon dari kawan sharing saya di BIP (sejak bulan ramadhan kemarin, saya bersama beberapa teman buka outlet di BIP/Bandung Indah Plaza; sorry ngga sempet diposting ceritanya, soalnya ‘Sang Malas’ menulis sedang mendekam terus waktu itu), bahwa SPG kami akan mengundurkan diri alias tidak bekerja menjadi SPG kami lagi. Sebetulnya itu hal biasa kalau kita punya outlet, tapi menjadi tidak biasa jika pengunduran dirinya mendadak karena si SPG ingin langsung berhenti keesokan harinya. Tentu saja saya menjadi agak panik dengan pengunduran diri tersebut. Saya coba membujuk SPG tersebut untuk tidak langsung berhenti bekerja karena kan kita perlu waktu untuk mencari penggantinya lagi, namun ternyata keesokan harinya SPG tersebut sakit (flu disertai demam), sehingga tidak bisa masuk kerja. Untungnya kami punya dua orang SPG di BIP tersebut, dan juga untungnya sharing counter dengan beberapa teman, saya jadi tidak terlalu panik karena ada yang membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Selain itu juga, mungkin karena sudah membaca beberapa buku ‘pencerahan’ juga sering berdiskusi dengan suami tentang pandangan kita terhadap kehidupan kita, saya kemudian ‘memutuskan’ untuk tidak panik, tapi tenang dalam menghadapi masalah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seperti biasa, masalah SPG yang paling pakar di antara kita berlima (kita lima orang yang sharing di BIP) adalah Bu Eka. Jadi begitu kabar tentang pengunduran diri SPG saya terbukti, saya langsung menghubungi beliau dan meminta saran beliau apa yang harus saya lakukan. Untuk sementara, sampai mendapat SPG baru, di BIP hanya ditempatkan satu orang SPG saja. Kemudian Bu Eka juga menjanjikan untuk membantu mencarikan SPG baru, bahkan jika tidak segera mendapat pengganti SPG tersebut beliau menawarkan salah seorang SPG yang menurutnya masih dianggap ‘magang’ untuk menjadi pengganti SPG saya di BIP tersebut. Selain itu juga beliau menyarankan saya untuk menghubungi SPG di BSM (yang di BSM, saya kebetulan tidak memperpanjang sharing alias keluar &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dari BSM sejak bulan Desember ini karena penjualan di sana kurang bagus, cerita lengkapnya diposting lain waktu ya…. Kalau sempet… he..he.. tetep…), siapa tahu ada teman yang bisa mengganti SPG saya untuk di BIP tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alhamdulillah, ternyata saya mendapat pengganti SPG dalam jangka waktu cepat, SPG di BSM memberikan nomor kontak salah seorang temannya yang katanya berminat untuk menjadi SPG. Dan dia bersedia menjadi SPG saya untuk di BIP. Agar pengalaman di atas tidak terulang lagi, pada saat menjelaskan ‘kontrak kerja’ kepada calon SPG baru tersebut, saya meminta jika akan mengundurkan diri maka pengajuan mengundurkan diri tersebut harus dilakukan minimal 2 minggu sebelumnya. Memang pada saat meng-hire SPG terdahulu saya masih belum berpengalaman, jadi persyaratan ‘kontrak kerja’ seperti itu tidak dibicarakan sebelumnya. Mudah-mudahan SPG baru ini baik, jujur, betah, cocok dengan teman sekerja dan kami yang meng-hirenya, dan bisa bertahan lama bekerja pada kami… Amin. Inilah barangkali yang disebut ‘learning by doing’, mendapatkan pengalaman dalam perjalanan bisnis secara langsung. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-7084098041242462692?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/7084098041242462692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=7084098041242462692&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7084098041242462692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7084098041242462692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/12/kehilangan-spg.html' title='Kehilangan SPG'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-6157659632435899656</id><published>2007-12-08T08:27:00.001+07:00</published><updated>2007-12-08T08:39:36.405+07:00</updated><title type='text'>Beryoga Pertama Kali</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari Rabu sore kemarin, saya pertama kali mengikuti kelas yoga yang sudah begitu diinginkan sejak beberapa bulan yang lalu. Cuaca mendung sebetulnya membuat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;malas untuk keluar rumah. Apalagi suami tercinta baru pulang dari Malang setelah beberapa hari menginap di sana. Tapi kalau tidak dimulai, keinginan beryoga itu akan terus saja menjadi keinginan tanpa bisa terwujud nantinya. Jadilah walaupun berangkat ditemani gerimis, saya menegarkan diri untuk tetap semangat. Yang pasti sih perasaan tertarik tetap ada, ingin tahu beryoga itu seperti apa, dan apakah manfaat yang didengar maupun dibaca itu terasa nantinya. Selain itu berangkat berbarengan dengan anak-anak yang kebetulan harus les kumon, membuat si semangat itu semakin menyala saja di hati ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Keinginan beryoga terasa sekitar 2 bulan yang lalu ketika saya merasa perbaikan stamina dan daya tahan tubuh ini terasa lambat. Satu hal yang belum pernah saya coba lagi adalah berolahraga secara rutin. Padahal sebelumnya saya termasuk yang suka sekali berolahraga (khususnya aerobik). &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dan ketika berhenti sama sekali berolahraga, saya merasa stamina dan daya tahan tubuh menjadi menurun. Jadi saya putuskan untuk memulai kembali melakukan olahraga rutin. Hanya saja saya tidak ingin kembali menggeluti aerobik yang menurut saya sekarang ini kurang cocok dengan kondisi fisik untuk usia saya yang hampir kepala 4 ini (walah… ternyata sudah tuwir ya…he..he..tp semangat tetap muda kok…). Pikir sana pikir sini, diskusi sana diskusi sini, ada dua olahraga yang dirasa cukup menarik untuk dicoba: yoga atau tai chi. Gerakan keduanya cukup lembut, tidak grasak-grusuk seperti aerobik, tapi konon manfaatnya lebih dari aerobik, katanya sih…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah itu mulailah saya mencari tahu tentang apa, bagaimana, dan dimana bisa dijumpai kelas yoga ataupun tai chi. Karena kebetulan juga ada salah seorang teman di kampus yang tertarik dengan yoga, akhirnya saya fokuskan pada pencarian tempat berlatih yoga yang murah meriah tapi masuk pada sasaran yang diinginkan. Ternyata cukup banyak juga gym atau sanggar senam di Bandung yang menyelenggarakan kelas yoga ini. Ada satu yang cukup terkenal di Bandung (Yoga Leaf, di Jl. Terusan Jakarta) yang dimiliki oleh pakar yoga dari Bandung yang cukup terkenal juga (dia sudah menerbitkan buku tentang yoga lengkap dengan CDnya kalau tidak salah, ingin beli, tapi belum sempet, dulu pernah mau beli, nggak jadi karena belum begitu tertarik yoga). Sayang tempatnya terlalu jauh dari rumah (rumah di Bandung Barat, dia di Bandung Selatan…). Sempat juga menemukan tempat yoga di dekat rumah (On The Green, Jl. Sukimin), tempatnya cukup enak, katanya sih ada ‘native teacher’nya (emang lebih bagus ya, kalo gurunya orang bule…? Tau deh, yang pasti lebih mahal bayarnya…he..he..), sayang biaya yang harus dikeluarkan cukup mahal. Kemudian saya menemukan juga tempat yoga yang cukup dekat dari kantor (Amandamarga Yoga, Jl. Sukaresmi, Dago Atas), tapi waktu surveynya molor terus karena waktu kosong saya dengan teman saya tidak pernah ‘match’. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sempat ‘melirik’ tai chi, saya surf di internet ada tempat latihan yang cukup dekat dari rumah (GOR Padjadjaran), sayang waktunya tidak pas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya, setelah sekian lama ‘terombang-ambing dalam ketidakpastian’, saya paksakan survey sendirian ke tempat yoga di dekat kantor. Kebetulan tempatnya tinggi (Dago Atas), perjalanan dari kantor juga cukup ‘berliku’ (kayak naik-turun bukit walau pakai mobil tentunya). Sampai di sana ternyata tidak ada orang (saya bel 3 kali tidak ada yang buka pintu). Untungnya di pintu ada stiker nama tempat yoga tersebut plus nomor kontaknya. Saya catat nomor tersebut, walaupun sewaktu di mobil pulang menuju rumah, lagi-lagi gagal dihubungi (3 kali menghubungi tidak diangkat).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ternyata menjelang magrib, nomor tersebut balik menghubungi saya. Syukurlah, akhirnya saya diberi kesempatan untuk mengikuti kelas yoga dengan waktu yang cukup sesuai (jam 5 sore, walaupun inginnya sih sekitar jam 3-4 sore supaya selesainya sebelum magrib) dan tempat yang lumayan dekat dari rumah (di gedung PT DI/IPTN, hanya 5 menit saja dari rumah kalau pakai mobil/motor).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ternyata cukup melelahkan juga mengikuti kelas yoga untuk pertama kali ini, walaupun gerakannya lambat. Tapi dengan pose-pose yang cukup menantang (walaupun dalam tingkatan yoga, tentunya masih sangat mendasar, masih gampang lah katanya…) dan dikombinasi dengan pernafasan perut, lumayan juga agak berkeringat. Tadinya saya khawatir badan tidak cukup kuat dan perut berontak karena seharusnya sudah memasuki waktu untuk makan malam (kelas ini berakhir sekitar jam 6.30 malam, sementara biasanya jam 6.00 sore saya sudah berada di meja makan untuk makan malam). Alhmadulillah, bisa dilalui dengan baik. Bahkan badan terasa lebih segar setelahnya dan yang pasti malamnya tidur cukup nyenyak (biasanya kalau tidur malam bisa 2-4 kali terbangun, ini hanya 1 kali saja, itu juga karena adzan subuh, seharusnya langsung bangun tapi kok masih ngantuk, jadilah nambah tidur satu jam lagi…). Hanya saja sore kesokan harinya badan terasa agak pegal-pegal di beberapa tempat seperti punggung, bahu, pinggang, paha belakang, dan tangan bagian atas. Biasalah, namanya juga baru olahraga lagi setelah sekian lama (sekitar 2 tahun) berhenti. Pegal-pegal itu akan bertahan sekitar 3 harian katanya, sewaktu menulis postingan ini masih terasa sedikit pegal di punggung, bahu, dan pinggang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sewaktu latihan, dilatarbelakangi dengan lagu lembut yang diputar dalam volume yang cukup rendah. Sehingga ketika di tengah-tengah kita diberi kesempatan untuk melakukan meditasi (setiap selesai satu gerakan, kemarin ada sekitar 5 gerakan, diberi kesempatan untuk meditasi sekitar 5 menit, begitu juga di awal dan di akhir latihan, yang di akhir lebih panjang seharusnya sekitar 20 menit, tapi kemarin mungkin hanya sekitar 10 menit karena waktunya sudah mepet), lebih mudah bagi kita untuk menenangkan diri dan pikiran kita. Setiap kali melakukan gerakan, sebelumnya pelatih akan memberi contoh sambil menjelaskan manfaat dari gerakan-gerakan tersebut. Di akhir latihan, pelatih berjanji minggu depan akan memberikan fotokopian tentang berbagai gerakan yoga beserta manfaatnya, dan petunjuk agar bisa berlatih sendiri di rumah setiap hari. Katanya sih dianjurkan 2 kali sehari tapi hanya sekitar 15 menit saja setiap kali berlatih (untuk latihan bersama pelatih sekitar 1,5 jam).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebetulnya saya ingin bisa berlatih minimal 2 kali dalam satu minggu dengan pelatihnya, tapi karena di PT DI hanya diadakan 1 kali seminggu (hari Rabu saja), jadi saya baru bisa mengikuti sekali seminggu saja. Ya… untuk memulai bukan hal yang jelek kan? &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Menurut pelatihnya, kalau mau bisa buat kelompok sendiri (terdiri dari 5-10 orang) dengan teman-teman. Ide yang bagus, supaya waktu dan tempatnya bisa disesuaikan dengan keinginan kita. Tapi berarti harus cari teman dulu nih, satu orang sudah ada… masih perlu minimal 3 orang lagi… Ya… mudah-mudahan bisa terlaksana deh… Dan satu lagi, ternyata biaya berlatih di PT DI ini murah meriah lho, hanya 10rb saja perkali datang. Wah, asyik juga nih, sayang Cuma sekali seminggu… &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Mudah-mudahan bisa terus berlanjut berlatih yoga ini, karena baru sekali latihan saja sudah ada manfaat yang bisa saya rasakan… Yuk berlatih yoga yuk!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-6157659632435899656?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/6157659632435899656/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=6157659632435899656&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/6157659632435899656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/6157659632435899656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/12/beryoga-pertama-kali.html' title='Beryoga Pertama Kali'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5851941378104754111</id><published>2007-11-21T08:14:00.000+07:00</published><updated>2007-11-22T09:08:36.375+07:00</updated><title type='text'>Maag Dan Biji Alpukat</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: georgia;" face="verdana" class="MsoNormal"&gt;Beberapa hari yang lalu saya sempat browsing tentang pengobatan penyakit maag. Saya tertarik dengan pengobatan tersebut karena saat ini penyakit maag saya belum sembuh betul,masih sering kambuh walaupun tidak separah sebelumnya. Banyak juga cara yang saya temukan dari mulai pengobatan modern (dengan obat kimia), obat tradisional, pijat refleksi, akupungtur, dsb. Ada yang menarik yang baru pertama saya temukan adalah pengobatan tradisional dengan menggunakan biji alpukat (selama ini yang populer kan dengan menggunakan temulawak dan kunyit, yang saya sendiri sudah dan masih mengkonsumsinya). Yaitu pengobatan dengan mengkonsumsi biji buah alpukat. Terus terang untuk buah alpukatnya sendiri saya (juga anak-anak) cukup menggemarinya. Tapi mengenai khasiatnya yang ternyata berhubungan dengan penyakit yang masih nempel di badan saya (atau pikiran saya ya.. he..he..) saya baru mengetahuinya dari browsing beberapa hari itu. Walaupun saya sendiri belum akan mencobanya dalam waktu dekat ini karena untuk satu bulan ke depan kebetulan sedang berobat secara modern (kemarin-kemarin belum sempat coba, karena begitu anfal langsung pakai akupungtur terus herbal). Tapi siapa tahu ada yang mau mencoba, ini resepnya:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Cuci bersih biji alpukat dengan menggunakan air matang;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=""&gt;Parut biji alpukat;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=""&gt;Campurkan 100 CC air matang dengan parutan biji alpukat tadi;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=""&gt;Saring.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Sementara aturan pakainya adalah seperti ini:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sakit maag tidak parah, minum sari biji alpukat 1 kali sehari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit maag parah, minum sari biji alpukat 2 kali sehari, pagi dan sore sampai sembuh.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Kalau ada yang mau coba, kabari saya nanti hasilnya ya...&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5851941378104754111?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5851941378104754111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5851941378104754111&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5851941378104754111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5851941378104754111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/11/maag-dan-biji-alpukat.html' title='Maag Dan Biji Alpukat'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5563909423389231831</id><published>2007-11-15T16:07:00.000+07:00</published><updated>2007-11-15T16:10:03.425+07:00</updated><title type='text'>Pengalaman Pertama Mendengarkan CD Digital Prayer</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Beberapa menit yang lalu saya baru selesai mendengarkan CD Digital Prayer dari Buku Quantum Ikhlasnya Pak Erbe Sentanu. Sebetulnya sudah lebih dulu saya membaca bukunya hingga selesai sekitar 2 atau 3 bulan yang lalu. Hanya saja entah kenapa waktu itu saya masih malas untuk mendengarkan CDnya. Nah, sekitar seminggu yang lalu, saya menemukan buku tersebut tergeletak di atas rak kecil di kamar saya. Entah apa pula yang menyebabkan saya tertarik untuk membuka-buka kembali buku tersebut walaupun hanya membaca beberapa bagian saja. Ketika membaca bagian Digital Prayer (bagian delapan), ada sesuatu yang membuat saya ingin mendengarkan CD digital prayer tersebut. Mungkin didorong keinginan untuk bisa segera kembali fit seperti sebelum maag saya anfal sekitar setahun lalu. Walaupun kondisi kesehatan saya sekarang ini sudah jauh lebih baik dari setahun lalu, namun saya masih merasa belum kembali fit seperti sebelumnya. Sayangnya saya tidak bisa menemukan CD digital prayer tersebut. Yang terakhir saya ingat melihat suami memutar CD tersebut beberapa kali di kamar kami. Bahkan setelah saya tanyakan pada suami juga tetap tidak bisa ketemu karena dia lupa menyimpannya entah dimana.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tadinya saya membiarkan saja keinginan mendengarkan CD digital prayer itu tidak terpenuhi. Saya pikir mungkin lama-lama juga akan hilang keinginan itu. Tapi ternyata dugaan saya itu salah. Semakin hari semakin kuat keinginan saya untuk mendengarkan CD tersebut. Akhirnya pada saat ada kesempatan ke Gramedia (kebetulan kemarin sore sempat ke BSM untuk mengambil kacamata anak saya, Sasha… hiks anak saya masih kelas 1 SMP sudah harus berkacamata langsung minus 2,5 lagi… hiks…), saya beli kembali buku Quantum Ikhlas itu hanya untuk mendapatkan CD Digital Prayernya saja… &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nah… tadi saya sempatkan mendengarkan CD tersebut. Walaupun sudah diperingatkan dalam buku Quantum Ikhlas bahwa biasanya akan terjadi perubahan dalam pikiran atau perasaan pada saat mendengarkan CD tersebut. Bisa berupa pikiran atau perasaan yang baik tapi bisa juga berupa perasaan ketidaknyamanan. Saya tetap agak terkejut pada saat merasakan sensasinya. Pada awalnya saya agak kesulitan untuk merilekskan pikiran, mengosongkan semua yang tadinya sedang saya pikirkan atau memang secara tidak sengaja terlintas di pikiran saya. Dengan posisi berbaring di ranjang, saya coba tutup mata dan merilekskan tubuh dulu, semua anggota tubuh saya biarkan lemas dan berusaha untuk tidak memikirkan apa-apa (nah ini yang sulit, tetap saja ada yang melintas di pikiran…huh…). Kalau kemudian masih ada yang tiba-tiba melintas di pikiran (seringnya terganggu oleh suara anak-anak di bawah, atau kegiatan di dapur…) saya berusaha mengusirnya kembali. Begitu seterusnya. Sampai tiba pada suatu masa dimana saya merasa seakan melayang tetapi masih sadar dengan keberadaan sekitar. Saya masih sadar bahwa saya berbaring di tempat tidur mendengarkan CD tersebut. Hanya saja rasanya badan ini menjadi sangat ringan seolah-olah bisa melayang ke sana kemari… Kemudian rasa ketidaknyamanan itu muncul dibarengi dengan sedikit rasa takut, sehingga saya buka mata saya. Perasaan melayang itu tetap bertahan beberapa saat setelah saya buka mata saya. Tapi saya tetap bertahan pada posisi berbaring sambil mencengarkan CD tersebut. Lama kelamaan perasaan melayang itu hilang dengan sendirinya, saya menjadi lebih tenang dan berani menutupkan mata lagi. Setelah itu saya coba untuk affirmasi apa yang saya inginkan saat itu (tentunya menjadi fit dan selalu sehat, sehingga bisa melakukan berbagai aktivitas tanpa merasa cepat lelah dan tidak sensitive lagi dalam hal makanan…), kemudian saya coba untuk memvisualisasikannya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ketika selesai mendengarkan CD digital prayer tersebut (durasi 20 menit), saya merasa sedikit berat di kepala tapi saya merasa lebih tenang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pengalaman pertama ini memang masih terasa aneh apalagi karena mengalami fase ketidaknyamanan tadi. Tapi saya akan coba untuk mendengarkan lagi besok, jika mungkin dua kali sehari (pagi dan sore) seperti yang dianjurkan oleh buku Quantum Ikhlas. Mmm… mungkin saya perlu sharing &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dengan yang pernah mendengarkan CD tersebut… Nanti malam saya telpon suami yang sedang ada urusan bisnis di Malang untuk sharing masalah ini, kan dia juga pernah mendengarkan CD itu sebelumnya… Atau teman blogger ada yang pernah (atau bahkan masih) mendengarkan CD tersebut? Sharing yuk…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5563909423389231831?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5563909423389231831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5563909423389231831&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5563909423389231831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5563909423389231831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/11/pengalaman-pertama-mendengarkan-cd.html' title='Pengalaman Pertama Mendengarkan CD Digital Prayer'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-3184767102997151797</id><published>2007-08-31T06:06:00.000+07:00</published><updated>2007-08-31T06:38:32.242+07:00</updated><title type='text'>Sasha dan Blognya</title><content type='html'>Postingan terakhir (yang isinya hanya foto itu), ternyata dikomentari oleh seseorang yang istimewa buat saya. Seseorang yang demikian lekat di hati sejak lama, sejak hampir 12 tahun yang lalu. Seseorang yang dulu itu ternyata demikian imut dan lucu (baru sadar betapa lucunya dia ketika melihat kembali gerak-geriknya  melalui hasil rekaman video sekitar 9 tahun yang lalu) dan sekarang  telah menjelma menjadi  seorang gadis yang  cantik. Sasha, demikian anak saya yang pertama mendapat panggilan sayangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasha, yang sekarang duduk di kelas 7 A SMPN 12 Bandung ini, memiliki hobby modern dengan menggunakan teknologi masa kini, yaitu surfing di dunia maya. Dia kemudian memiliki suatu tempat di dunia maya tersebut yang membuatnya nyaman berlama-lama di tempat tersebut. Yang pertama adalah website dan u tube tentang bintang Disney kembar yang sekarang sedang naik daun (Cole &amp;amp; Dylan Sprouse). Yang kedua adalah blog-blognya sendiri yang katanya lay outnya dibuat sendiri (selain tulisannya tentunya). Awalnya dia dibuatkan blog oleh Sang Ayah, tapi pada saat itu dia belum begitu tertarik sehingga blognya lebih banyak dibiarkan saja tanpa diupdate beberapa lama. Tapi setelah ketertarikan akan dunia maya semakin tinggi, dia dengan senang hati mengisi bahkan membuat blog dengan lay outnya sendiri. Tiga blog sudah dia miliki (yang satu adalah blog pertama yang dibuatkan Sang Ayah tersebut): ceritasasha.blogspot.com (yang ini ada di list family saya dengan judul Kaka Sasha, lihat di bagian kiri blog ini), sprouse-ku.blogspot.com, dan sasha-cantik.blogspot.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog pertama merupakan blog yang postingannya paling banyak, berbahasa Indonesia, dan isinya tentang berbagai pengalaman dan perasaan Sasha. Blog kedua dibuat karena Sasha mengidolakan Sporuse Bersaudara dan tentunya berisi tentang dua bintang kembar Disney tersebut. Sedangkan blog terakhir merupakan tempat Sasha mengasah kemampuan berbahasa Inggrisnya dengan mencoba menuliskan berbagai hal (yang masih berhubungan dengan pengalaman dan perasaannya) dalam Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, teman-teman blogger yang baik (wah, merayu... pasti ada maunya... he..he..) silakan kunjungi blog-blog Sasha tersebut. Tolong beri komentar supaya dia semakin semangat menulis ya... Ditunggu ya... Thanks...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-3184767102997151797?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/3184767102997151797/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=3184767102997151797&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/3184767102997151797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/3184767102997151797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/08/sasha-dan-blognya.html' title='Sasha dan Blognya'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-7984204605901915361</id><published>2007-08-19T15:35:00.001+07:00</published><updated>2007-08-19T16:36:02.890+07:00</updated><title type='text'>Foto-foto Outlet BSM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RsgHX2P3C1I/AAAAAAAAACM/qsw8BMSqnRg/s1600-h/BSM3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RsgHX2P3C1I/AAAAAAAAACM/qsw8BMSqnRg/s400/BSM3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100334684277508946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RsgHX2P3C2I/AAAAAAAAACU/Zkap6w7TSik/s1600-h/BSM2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RsgHX2P3C2I/AAAAAAAAACU/Zkap6w7TSik/s400/BSM2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100334684277508962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RsgHYGP3C3I/AAAAAAAAACc/e046HiChtZQ/s1600-h/Kaka%26AdediBSM1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RsgHYGP3C3I/AAAAAAAAACc/e046HiChtZQ/s400/Kaka%26AdediBSM1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100334688572476274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-7984204605901915361?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/7984204605901915361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=7984204605901915361&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7984204605901915361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7984204605901915361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/08/foto-foto-outlet-bsm.html' title='Foto-foto Outlet BSM'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RsgHX2P3C1I/AAAAAAAAACM/qsw8BMSqnRg/s72-c/BSM3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-8993428788448673005</id><published>2007-08-06T06:29:00.000+07:00</published><updated>2007-08-06T07:07:14.179+07:00</updated><title type='text'>Ikut Buka Counter di BSM</title><content type='html'>Hari Sabtu kemarin (4 Agustus) adalah hari yang cukup melelahkan buat saya. Kenapa? Karena ada beberapa kegiatan yang harus dikerjakan. Salah satunya adalah memasukkan barang ke counter di BSM (Bandung Super Mall). Sebetulnya rencana ikut buka counter bareng (sama teman-teman ber 6 supaya sewa tempatnya tidak terlalu mahal) sudah dibuat sejak sekitar 3 bulan lalu. Tetapi maju mundur, karena peraturan dan biaya sewanya dianggap tidak masuk 'akal' (atau dengan kata lain tidak masuk budget kami...he..he..). Awalnya saya demikian semangat dengan rencana tersebut. Saya berusaha mempersiapkan dengan sebaik-baiknya terutama masalah stock barang, karena kalau sudah punya toko offline (walaupun sharing dengan yang lain) maka tidak mungkin hanya memajang contoh barang saja, tetapi harus punya stock yang cukup memadai. Jadilah saya order barang dengan jumlah yang cukup banyak, disamping merencanakan pembuatan berbagai rak dan display untuk barang tersebut. Ketika stock barang sudah tersedia, ternyata rencana pembukaan counter tersebut dibatalkan. Saya sempat bingung karena stock barang menumpuk, memenuhi beberapa tempat di rumah dan entah harus diapakan. Untung saja pembuatan rak dan display belum sempat dikerjakan. Jadi tidak menambah tumpukan barang di rumah. Selama satu bulan stock barang tersebut menumpuk begitu saja, memang ada yang berhasil dikeluarkan tapi perputarannya sangat lambat karena hanya mengandalkan toko online dan 2 kali bazar kecil saja. Tapi akhirnya bisa habis juga tepat di akhir bulan kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pada saat kehabisan barang (saya sempat order barang lagi tapi dalam jumlah sedikit untuk persediaan toko online dan kalau-kalau ada bazar kecil lagi), tiba-tiba salah seorang teman sharing di BSM menghubungi lagi dan mengatakan jadi buka counter di BSM, dengan catatan tanggal 1 Agustus barang harus sudah masuk ke BSM. Kelimpunganlah saya karena waktu yang mepet dan tidak punya stcok barang yang memadai, bahkan rak serta displaynya pun belum ada (ada sih...tapi terbatas dan biasanya hanya dipakai untuk bazar kecil saja). Bahkan sampai hari yang ditentukan (tanggal 2 Agustus...diundur dari 1 Agustus) barang harus masuk, saya masih belum punya stock dan display yang memadai. Order sudah dilakukan tapi pembuatan dan pengiriman barang rupanya agak terhambat. Akhirnya, karena sudah tidak mungkin diundur lagi (saya sampai minta undur waktu sendirian ke tanggal 4 Agustus), bismillah... saya masukkan barang seadanya dengan display yang seadanya juga. Dan, alhamdulillah hari selanjutnya barang saya sudah ada yang laku... Uh..senangnya walaupun belum dalam jumlah besar. Karena mengingat keterbatasan stock dan display. Sampai tulisan ini dibuat, stock masih belum bertambah (menurut supplier sih sudah siap dikirim, mudah-mudahan bisa keterima hari ini atau besok) dan display belum selesai dikerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang di Bandung, silakan sekali-sekali (sering lebih bagus lagi..he..he..) berkunjung ke counter kami di BSM di lt 2 depan Metro (sekarang Metronya belum jadi, masih dibangun) nama counternya Elly Collection. Barang-barang yang dijual beragam dari mulai kerudung, baju muslim, mukena, aksesoris wanita, tas, dan menyusul nanti aromaterapi. Barang-barang produk saya tentunya yang berlabel lepuspa.biz terdiri dari aksesoris wanita (kalung, gelang, bros, dan gantungan kunci/tas), tas (khususnya tas dari bahan natural seperti pandan, eceng gondok, agel), dan aromaterapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan saja toko offline bareng yang pertama buat saya ini bisa berhasil dan berlanjut dengan toko-toko offline lainnya. Mohon do'anya ya teman-teman. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-8993428788448673005?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/8993428788448673005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=8993428788448673005&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/8993428788448673005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/8993428788448673005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/08/ikut-buka-counter-di-bsm.html' title='Ikut Buka Counter di BSM'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-533265001607658427</id><published>2007-07-24T14:09:00.000+07:00</published><updated>2007-07-24T14:34:44.680+07:00</updated><title type='text'>Kangen....</title><content type='html'>Yup! Ternyata sekitan lama nggak nulis bahkan nengokpun nggak sempet, kangen juga niih. Kangen sama sapaan temen-temen yang ternyata masih ada yang inget sama aku. Kangen sama tulisan temen-temen di blognya masing-masing yang udah sekian lama nggak dikunjungi. Kangen sama tulisan sendiri yang biasanya dibaca lagi sambil mengenang masa-masa menulisnya. Duh, bener deh kangen...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya kegiatanku nggak sesibuk yang temen-temen sangka. Masih seperti sebelumnya. Hanya saja waktu yang biasanya digunakan untuk menulis dan berkunjung ke blog temen-temen habis aku pakai untuk membuka dan sekali-sekali membalas email-email yang masuk. Segitu banyaknya email yang masuk karena aku sedang merasakan euforia menjadi anggota beberapa milis. Dan milis-milis tersebut sedang aktif-aktifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, akhirnya ketika disempatkan berkunjung ke blog sendiri... Tiba-tiba rasa kangen itu masuk dan menguasai aku begitu saja. Jadilah aku menulis lagi dan semoga bisa tetap berlanjut. Mungkin tidak setiap hari, paling tidak seminggu sekali lah. Karena sebenarnya banyak sekali yang ingin aku ceritakan kepada temen-temen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbak Yanti Wyant, Pitik (aduh maaf deh belum sempet masukkin ke blogroll), Ilman, Isnuansa, loy (nanti aku kabari alamat emailku ya...), Dhany, Deren, Fareez (gimana nih pangeran matahari kita), ardian, dan.... semua deh yang udah nyapa di shoutbox tapi baru dibaca sekarang; thanks ya, maaf belum sempet berkunjung lagi ke blog kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segini dulu ya, masih bingun mau nulis cerita yang mana dulu nih...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-533265001607658427?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/533265001607658427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=533265001607658427&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/533265001607658427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/533265001607658427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/07/kangen.html' title='Kangen....'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-3242581389056647285</id><published>2007-05-14T06:53:00.000+07:00</published><updated>2007-05-14T07:38:39.165+07:00</updated><title type='text'>Hari Pertama Ujian dan Aerobik</title><content type='html'>Hari ini adalah hari pertama, Sasha, anak pertama saya mengikuti ujian akhir kelas 6 SD. Sejak beberapa minggu ini, dia sudah dikondisikan oleh sekolah untuk mempersiapkan menghadapi ujian ini. Saya pribadi tidak terlalu menekan dia untuk terus-terusan belajar, karena saya percaya dia sendiri sudah punya kesadaran untuk belajar dan tahu kapan waktunya. Yang saya tekankan adalah bahwa jangan terlalu tegang menghadapi ujian ini anggap saja seperti ulangan biasa, tetapi juga jangan terlalu menganggap sepele karena ujian ini tetap penting untuk dijalankan sebaik dia bisa. Yang saya syukuri adalah kondisi dia sedang dalam keadaan fit sehingga dia terlihat semangat untuk bangun pagi dan bersiap-siap menghadapi ujian pagi ini. Semoga ujiannya berjalan dengan baik dan lancar, dan dia diberi kemudahan dan ketenangan dalam mengerjakannya sehingga hasilnya sesuai yang diharapkan. Amin. Tolong do'akan ya teman-teman blogger...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari minggu (13 Mei) kemarin, saya bertemu dengan beberapa teman aerobik dari Jakarta dan Bandung. Kebetulan di BEC sedang berlangsung perlombaan aerobik dengan salah satu juri dan instrukturnya dari Jakarta. Seperti biasa jadwal acara ngaret. Baru jam 12 siang perlombaan tersebut dimulai. Sejak dulu memang tidak berubah ya... jam karetnya itu... Tetapi buat saya jadi banyak kesempatan bertegur sapa dan sedikit bercerita dengan teman-teman aerobik tersebut. Sebagian besar dari mereka menanyakan ketidakaktifan saya yang kurang lebih berjalan hampir setahun di dunia per-aerobikan. Memang sejak pencernaan saya anfal sekitar bulan Agustus tahun lalu, saya belum (atau mungkin tidak akan lagi..he..he..) aktif lagi di dunia tersebut. Tapi rasanya juga memang dunia tersebut sekarang ini jadi tidak terlalu menarik lagi, mungkin karena faktor usia juga ya he..he.. Memang tetap ada perasaan kangen untuk terlibat menjadi peserta lomba pada saat melihat peserta lomba beraksi. Dengan lagu yang menghentak-hentak dan gaya yang aktraktif, sedikit banyak mengembalikan memori saya ke beberapa tahun silam ketika saya masih maniak aerobik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu hampir setiap minggu tidak saya lewatkan untuk berpartisipasi dalam lomba-lomba aerobik. Kalau dipikir-pikir, sekarang sih saya heran juga kenapa bisa sampai begitu. Padahal yang namanya tempat lomba itu terkadang begitu jauh dari rumah dan tidak nyaman untuk ditongkrongi (misalnya jauh dari tempat makan, tidak ada tempat duduk/menunggu yang nyaman, dsb). Belum lagi harus menghabiskan waktu seharian hanya untuk menunggu giliran lomba, yang prakteknya hanya 20-30 menit saja perkategorinya. Dan yang namanya lomba aerobik itu, untuk penilaian, subyektivitasnya sangat tinggi. Tidak dikenal juri, jangan harap menang, dilirikpun tidak, walaupun performance kita sudah cukup bagus pada saat itu. Jadi yang namanya menang lomba itu jarang terjadi. Wah, itu sih jadinya membuang waktu dan uang ya; soalnya lumayan lho, selain untuk untuk ongkos ke tempat lomba, untuk makan dan minum di sana, juga harus membayar biaya pendaftaran yang perkategorinya bisa mencapai Rp 35.000. Sementara biasanya tidak hanya mengikuti satu kategori saja, bisa sampai tiga kategori setiap lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang unik dalam lomba aerobik ini. Karena saya berkerudung (berjilbab), tentunya tidak mungkin kan memakai kostum aerobik yang biasa digunakan para aerobiker lain. Kemudian saya merancang kostum sendiri untuk aerobik tersebut, tertutup dari kepala sampai kaki, tetapi tetap disesuaikan untuk bisa bergerak leluasa dan dengan corak dan warna yang atraktif. Dengan kostum yang berbeda ternyata cukup menguntungkan saya. jadi lebih eye catching dan menjadi dikenal bahkan oleh juri. Mulailah saya diperhatikan oleh juri dan mulailah saya bisa naik ke panggung untuk mendapatkan hadiah karena menang lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pengalaman di masa lalu tersebut sebetulnya memunculkan ide yang lain di pikiran saya. Saya ingin mensosialisasikan baju aerobik tersebut, sehingga para wanita berjilbab bisa beraerobik dimana saja (tidak hanya di ruang tertutup dan khusus wanita saja) tanpa harus meninggalkan cara berpakaiannya. Sekarang ini saya sedang mencoba mendesign beberapa baju senam yang sesuai syariah tetapi tetap leluasa untuk bergerak dan nyaman dipakai. Mudah-mudahan bisa segera menemukan penjahit yang sesuai sehingga saya bisa mulai produksi dan mensosialisasikan baju senam tersebut. Mohon do'anya lagi ya teman-teman blogger... Nanti saya kabari lagi kalau sudah ada perkembangan baru.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-3242581389056647285?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/3242581389056647285/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=3242581389056647285&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/3242581389056647285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/3242581389056647285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/05/hari-pertama-ujian-dan-aerobik.html' title='Hari Pertama Ujian dan Aerobik'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-4781996200747594480</id><published>2007-05-06T12:40:00.000+07:00</published><updated>2007-05-06T12:42:34.862+07:00</updated><title type='text'>Silaturahmi TDA Bandung</title><content type='html'>Setelah sekian lama berencana untuk melakukan pertemuan, akhirnya terjadi juga pertemuan TDA Bandung. Bertempat di Toko You, jalan Hasanudin 12, Dago, Sabtu 5 Mei 2007, jam 10-14; sekitar 16 orang member TDA yang berdomisili di Bandung sekitarnya (yang terjauh Mbak Khaira dari Subang) bersilaturahmi dan sharing pengalaman atau keinginan bisnisnya. Walaupun hanya sekedar bersilaturahmi, tapi manfaat yang didapat tidaklah sedikit. Paling tidak buat saya pribadi jadi bertambahlah kenalan yang bisa dijadikan ‘guru’ dalam berbisnis dan tentu saja jaringan bisnis. Ada Pak Eko dan Bu Eka dengan kerudung dan toko Emiranya, ada Bu Betty dan Pak Danny dengan sepatunya, ada Pak Taufik dengan bisnis kaos onlinenya, ada Pak Eddy dengan bisnis pulsa dan barang-barang elektroniknya, Pak Mulyana dengan bisnis kerudungnya, Pak Hendrata dengan bisnis ITnya, dan juga special guest kita Pak Yoyok dari Wonosobo yang sedang berada di Bandung dalam rangka bernegosiasi dengan Rabbani. Beberapa rekan lain masih dalam tahapan seperti saya, baru memulai dan bahkan akan (segera) memulai bisnisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, ketika saya dan suami baru berdua sampai di tempat pertemuan, kami mengambil tempat duduk hanya untuk berlima saja. Karena walaupun sudah ada tanggapan dari beberapa TDA Bandung yang berkeinginan bergabung hari itu di Toko You melalui email maupun sms ke HP suami; namun kami tidak yakin semua bisa hadir. Ternyata anggapan itu salah, rekan-rekan TDA Bandung yang menghubungi tersebut memiliki semangat yang perlu mendapat acungan jempol dan mulai berdatangan hingga mencapai jumlah 17 orang. Sangking semangatnya, ada yang membawa bayinya ke pertemuan tersebut. Bahkan Pak Mulyana sampai harus ‘minta ijin’ dari kantor untuk menghadiri pertemuan tersebut. Sehingga kami harus pindah meja bahkan menggabungkan dua buah meja menjadi satu. Dua orang rekan, yaitu Pak Eddy dan Pak Ahmad (rekan Pak Eddy), hadir di saat beberapa rekan TDA Bandung lainnya sudah pamit. Begitu juga dengan Pak Yoyok. Namun sharing pengalaman tetap berjalan mengasyikkan, membuat kami betah berlama-lama di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat semangat dan potensi yang dimiliki oleh member TDA Bandung, saya percaya akan terjadi berbagai kedahsyatan di sini. Semoga bisa segera terjalin sinergy di antara kami untuk menciptakan kedahsyatan tersebut. Mestakung…mestakung…mestakung… InsyaAllah… Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-4781996200747594480?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/4781996200747594480/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=4781996200747594480&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/4781996200747594480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/4781996200747594480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/05/silaturahmi-tda-bandung.html' title='Silaturahmi TDA Bandung'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5883456679991405366</id><published>2007-04-28T10:24:00.000+07:00</published><updated>2007-04-28T10:39:56.126+07:00</updated><title type='text'>Leverage Game</title><content type='html'>Mumpung sedang mood, saya langsung nongkrong di depan komputer dan menuangkan beberapa hal yang ingin di share di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam saya menghadiri suatu seminar yang intinya mengajak peserta untuk mengetahui bagaimana melakukan bisnis dan bagaimana sebenarnya prilaku kita dalam berbisnis. Yang menarik, seminar ini dilakukan dalam bentuk permainan sehingga para peserta merasa fun dan tetap semangat sampai akhir seminar. Sangking fun-nya, saya pribadi merasa waktu berjalan dengan cepat sehingga tidak terasa seminar pun berakhir pada sekitar jam 10 malam. Padahal kalau ada di rumah, waktu yang dihabiskan untuk berseminar itu biasanya adalah waktu tidur saya (jam 7an – 9an, terus bangun bisa sampai jam 12an).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum bercerita tentang seminar, saya ingin WIFLE dulu. WIFLE adalah singkatan dari What I Fee Like Expressing. Ini adalah salah satu cara yang saya dapat dari seminar tadi malam, yaitu mengungkapkan apa saja yang sedang kita rasakan pada saat itu. Fungsinya adalah untuk menghilangkan perasaan tidak enak, tidak nyaman, tidak bersemangat (karena berbagai masalah yang sedang kita hadapi); agar kita siap untuk menerima atau bersharing dengan teman pada saat berdiskusi bisnis (atau apa saja deh, tidak harus bisnis juga sih). Begitu juga maksud saya untuk melakukan WIFFLE sekarang ini, agar tulisan yang saya tuangkan bisa lebih enak dibaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini walaupun saya sedang mood dan bersemangat untuk menulis dan melanjutkan bisnis, tapi saya merasa sedikit lelah dan pusing. Saya tahu ini karena kurang tidur.Tadi malam saya baru sampai ke rumah sekitar jam 1an, dan tidur sekitar jam 2an. Di akhir seminar, saya sempat merasa tidak enak perut, mungkin karena makanan yang dimakan pada saat makan malam masih kurang ‘familiar’ untuk perut saya. Tapi setelah saya memakan sedikit snack dan meminum air hangat, kemudian di perjalanan pulang saya coba bantu dengan tapping ala SEFT-nya Pak Faiz (mmm… tentang tapping ini, saya akan coba share di postingan yang lain…), Alhamdulillah jauh berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sejak 2 hari sebelum seminar tadi malam, saya sudah merasa kurang bersemangat untuk ikut seminar tersebut. Kenapa? Karena dilaksanakan pada malam hari. Bagi saya itu adalah waktu yang sangat tidak kondusif untuk melakukan ‘pekerjaan’ yang sedemikian serius, dan tempatnya jauh pula di Jakarta. Bahkan pagi harinya, sempat terpikirkan untuk tidak datang saja ke seminar itu. Karena ternyata saya juga harus (sebenarnya bukan harus,tapi saya memilih…) pergi sendiri sehabis Jumatan dengan travel. Dan itulah pertama kalinya saya ke Jakarta menggunakan travel dan sendirian pula. Saya memilih pergi sendiri karena suami harus ke Jakarta pagi-pagi. Dan menurut pengalaman, banyak waktu saya terbuang percuma kalau pergi ke Jakarta bareng dengan dia. Bayangkan saja, saya harus menunggu sejak pagi hingga sore hari untuk seminar tersebut (walaupun biasanya ada seorang teman di Jakarta yang selalu setia menemani saya di saat-saat seperti itu… Thanks to Linda…) tanpa melakukan hal-hal yang berarti (sebetulnya bisa saja sih di set untuk melakukan banyak hal yang berarti, tapi biasa ‘sifat’ ibu-ibunya keluar… pengen window shopping sepuasnya…he..he..). Belum lagi tenaga saya sudah terkuras habis sebelum seminar berlangsung (untuk menghabiskan waktu saya ‘berpetualang’ dari mall ke mall, atau di suatu mall yang besar) sehingga pada saat seminar saya menjadi kurang bersemangat dan kurang nyaman. Walaupun pada saat seminar biasanya tidak terlalu terasa karena hamper semua seminar yang pernah saya ikuti cukup menarik untuk disimak, tapi setelah seminar berlangsung kelelahan yang sangat tidak nyaman menyergap tubuh saya, bahkan pernah terasa sampai 2 hari setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaknyamanan mengikuti seminar pada malam hari (dan di Jakarta pula) sempat saya lontarkan ke beberapa peserta seminar tadi malam dengan mengatakan: “pokoknya ini terakhir saya ikut seminar yang dilaksanakan di Jakarta dan waktunya malam hari. Besok-besok nggak lagi deh…” Tapi saat ini, setelah mengikuti seminar tadi malam, sepertinya apa yang saya lontarkan itu perlu diralat deh…he..he.. Ternyata nggak rugi kok sedikit capek, toh cepat hilangnya tergantikan oleh ‘suntikan’ semangat dan keyakinan untuk terus maju dalam mencapai mimpi-mimpi saya di kehidupan ini… Mmm… suami pasti seneng tuh, bakalan terus ditemani kalau ada seminar-seminar lagi, ya kan Mas…? Tapi untuk TDA EO, tetap saya sarankan agar seminar-seminar selanjutnya tidak diadakan di malam hari, kalau alasannya masih banyak yang TDB dan amphibi, kan bisa diadakan siang hari pada hari sabtu atau minggu… ya… please…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke… seminar (halah… ala Tukulnya kok keluar…), seminar tadi malam berjudul Leverage Game. Dari judulnya saja, seharusnya saya sudah sadar kalau ‘leverage’ adalah hal yang diutamakan dalam permainan di seminar ini. Tapi saya baru sadar setelah permainan berjalan setengahnya, sehingga saya terlambat untuk mengumpulkan nilai leverage saya, yang menyebabkan profit saya tidak cukup tinggi. Jadilah saya bukan pemenang dalam permainan tersebut di kelompok saya (selamat untuk Mbak Ines, sebagai pemenang di kelompok saya tadi malam), apalagi menjadi pemenang dari seluruh peserta seminar… masih jauh tuh… (selamat untuk Pak Eko yang telah datang jauh-jauh dari Riau sebagai pemenang pertama, dan juga Pak Triatmojo dari Tangerang sebagai pemenang kedua).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ‘leverage’ sendiri diambil dari salah satu 6 Steps dalam berbisnis yang dikemukakan oleh Brad Sugar sebagai pendiri Action International (terhitung Januari 2007 berganti nama menjadi Action Coach). Bagi Om Brad yang ternyata ganteng ini (hi..hi.. panggil Om, padahal lebih muda tuh umurnya..), bisnis adalah ‘a commercial, profitable enterprise that works without you’. Artinya: bisnis jalan terus dan menghasilkan banyak keuntungan sementara kita jalan-jalan/ongkang-ongkang/leha-leha… (ngomong-ngomong tentang Leha-leha, Mbak Ines katanya mau nyoba, ayok ke Bandung dong, Mbak… sambil sharing…). Ada enam langkah untuk mencapainya:&lt;br /&gt;1. Mastery (eliminate chaos)&lt;br /&gt;2. Niche (profitable cashflow)&lt;br /&gt;3. Leverage (efficiency)&lt;br /&gt;4. Team (structure for growth)&lt;br /&gt;5. Synergy (a well oiled machine)&lt;br /&gt;6. Results (owner’s personal growth &amp; for new business)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sedikit ulasannya (maaf kalau masih belum tepat, saya memang agak malas membaca buku, lebih senang mendengarkan dari orang lain… terutama maksudnya suami tercinta…he..he.. tentang suatu hal atau buku tersebut):&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mastery. Langkah pertama adalah melakukan pengorganisasian ‘keahlian’, dengan menjadi ‘ahli’ (master) dalam beberapa hal yang penting untuk berbisnis yaitu: money, delivery, &amp;amp; time. Setelah kita menjadi ahli dari beberapa hal tersebut maka bisnis kita bisa dikatakan stabil, mulailah kita bisa ke langkah kedua.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Niche. Setelah bisnis kita stabil, baru bisa menghasilkan cashflow yang menguntungkan didukung dengan keunikan produk dan strategi pemasaran yang handal. Pada saat itulah kita mendapatkan cash dari bisnis kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leverage. Langkah selanjutnya adalah menjadikan bisnis kita efisien. Di tahap inilah kita membangun system untuk bisnis kita, agar bisnis kita bisa kita tinggalkan tetapi tetap banyak menghasilkan. Caranya bisa dengan membuat manual, juklak, dsb. Jika sudah tercapai, maka kita sudah memiliki waktu untuk melakukan hal-hal lain di luar bisnis kita atau membangun bisnis yang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Team. Langkah berikutnya adalah membangun team yang solid dan kuat. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Synergy. Setelah memiliki semua hal di atas, biasanya bisnis kita berkembang dengan cepat. Tapi pada saat itulah biasanya muncul ‘retakan-retakan’yang tidak dikehendaki. Untuk mengatasinya perlu kita melakukan sinergi dengan berbagai hal yang mendukung bisnis kita tersebut. Caranya adalah kita harus mampu mengenali ‘retakan-retakan’ tersebut kemudian menemukan ‘perekat’nya dan mengajarkan semua hal tersebut kepada team kita. Jika tahap ini sudah tercapai maka barulah ‘passive income’ (keuntungan yang kita peroleh tanpa kita bekerja di dalamnya) kita dapatkan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Results. Merupakan langkah terakhir dimana kita mendapatkan ‘impian’ yang kita idam-idamkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Dari semua itu, kata kuncinya adalah 3 yaitu: Time, Team, and Money… atau… gampangnya TTM lah… Dari langkah ke 3 lah, Leverage Game ini berasal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain 6 Steps, Om Brad juga mengenalkan kita pada 5 ways-nya yaitu 5 cara bagaimana kita meningkatkan profit bisnis kita menjadi berlipat ganda, yaitu dengan melakukan/menambah strategi ke dalam 5 hal berikut ini: number of leads (mendapatkan prospek), conversion rate (mengubah prospek menjadi pelanggan), number of transactions (jumlah kedatangan pelanggan dalam melakukan pembelanjaan), average sales (rata-rata jumlah nilai uang yang dibelanjakan oleh pelanggan), &amp; margin (keuntungan yang kita dapatkan dari harga penjualan).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu ada 4 hal yang bisa kita lakukan untuk membangun system (dengan kata lain berinvestasi) agar bisnis kita efisien: through finance (accounts/testing &amp;amp; measuring), through system (systems &amp; technology), through marketing (delivery &amp;amp; distribution), &amp; through people (people &amp;amp; education).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua hal di atas yang menjadi kunci dalam Leverage Game. Permainannya sendiri mengadopsi permainan kita di masa kecil yaitu monopoli. Peserta permainan dibagi dalam beberapa kelompok, setiap kelompok berjumlah 5-7 orang (untuk tadi malam, karena pesertanya banyak melebihi penyelenggaraan seminar Leverage Game sebelumnya,maka setiap kelompok beranggotakan 6-7 orang); dan seorang ‘banker’ (biasanya bukan dari peserta tapi dari panitia).&lt;br /&gt;Jalannya permainan di kelompok saya cukup menarik, walaupun awalnya tersendat-sendat karena belum terbiasa dengan aturan permainan dan keharusan berhitung (walaupun dibantu kalkulator). Tapi jujur saja, walaupun sudah mulai lancar, perputaran permainan tetap berjalan lambat karena kita terlalu fokus pada ‘berhitung’, sampai kadang-kadang kehilangan kesempatan untuk mengikuti lelang (mmm… itulah kalau sudah lama tidak ‘bergaul’ dengan hitung-menghitung, mengingatkan kita perlunya team handal untuk masalah finance). Bahkan pada saat ‘pemerintah’ mengumunkan kebijakannya pun sering tak dihiraukan sangking sibuknya berhitung. Padahal dari kebijakan pemerintah itulah, kita tahu strategi apa yang harus dijalankan dalam mengikuti permainan Leverage Game tersebut. Perputaran permainan ‘dipaksa’ menjadi cepat, ketika panitia mengumumkan limit waktu permainan. “10 menit lagi… 5 menit lagi… 1 menit lagi… 30 detik lagi… 15 detik lagi…,”begitu panitia berteriak (mengingatkan saya pada saat ujian… biasanya saya yang berteriak begitu kepada mahasiswa saya… tadi malam…he…he…berasa deh paniknya…). Paniklah kita bergantian secepat mungkin melemparkan dadu tanpa menghiraukan hal lain (bahkan berhitung agak terabaikan), sampai-sampai bankernya kewalahan untuk memenuhi permintaan kita. Jadilah kita harus mengantri untuk mendapatkan profit atau membayar investasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seminar diakhiri dengan evaluasi. Beberapa peserta diminta untuk mengungkapkan perasaan apa yang didapat dari permainan tersebut. Saya pribadi, dengan mengikuti seminar semalam, membuat saya sadar bahwa saya dalam berbisnis masih acak-acakan, masih belum mampu menentukan mana yang penting dan mana yang tidak atau mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Masih banyak hal-hal yang perlu dipelajari baik secara teori maupun praktek dalam berbisnis. Tidak hanya ilmu berbisnis ansich tetapi juga attitude saya yang masih harus banyak ‘dipoles’ sana sini (baru saja diingatkan oleh suami tentang hal itu… agak sedih juga hiks… tapi memang harus diakui, saya ini sekarang sedang mencoba masuk (tune in) ke komunitas yang sangat berlainan dengan komunitas yang pernah atau masih saya masuki sebelumnya). Jadi melalui tulisan ini juga saya minta maaf jika pernah melakukan hal-hal yang kurang berkenan bagi teman-teman sekalian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fiiuuh… panjang juga ternyata postingan kali ini. Dicukupkan saja dulu ya… sudah ada yang protes minta ditemani ke bengkel nih…. Semoga bermanfaat…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5883456679991405366?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5883456679991405366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5883456679991405366&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5883456679991405366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5883456679991405366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/04/leverage-game.html' title='Leverage Game'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-8492621372169944784</id><published>2007-04-27T07:57:00.000+07:00</published><updated>2007-04-27T08:13:49.530+07:00</updated><title type='text'>Apdet Kilat</title><content type='html'>Temans,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf nih sudah lama tidak apdet. Banyak hal yang ingin di-share, tapi waktu yang sulit didapat untuk menulis di sini membuat terabaikan 'rumah maya' saya ini. Seperti hari ini, pada saat saya menulis ini masih di ruang kerja rumah yang agak berantakan (suami sering mengeluh tentang hal ini, tapi biasanya setelah dibereskan, dalam waktu hitungan jam sudah berantakan lagi...he..he..), tapi siang nanti saya sudah harus berada di perjalanan menuju Jakarta karena malam harinya ada seminar yang harus dihadiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. jadi bingung musti cerita apa. Mulai dari anak-anak saja ya... Saat ini kedua anak saya (Sasha dan Ivan, masih ingat kan..?) sedang 'dikunjungi' virus batuk dan pilek. Bahkan Sang Kakak hari ini bolos sekolah karena tadi pagi agak anget badannya. Sekarang pun sekali-sekali terdengar suara batuknya dari atas sana (kamar tidurnya ada di lt 2). Miudah-mudahan keduanya cepat sehat kembali, apalagi Sang Kakak akan menghadapi UAN pertengahan bulan depan. Mohon do'anya ya... temans. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya ada satu rencana yang sudah 2 kali gagal dilaksanakan. Yaitu pergi ke Tasikmalaya untuk memulai bisnis kerajinan khas di sana. Padahal saya sudah punya contack person nya. Rencananya sih hari minggu besok saya usahakan jadi ke sana. Mudah-mudahan terlaksana...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara share satu lagi seminar yang dijanjikan postingan terakhir sepertinya belum bisa dilakukan sekarang. Karena perlu waktu yang cukup banyak dan santai untuk menjadikannya tulisan yang asyik dibaca. Tapi saya tidak mau berjanji lagi deh, pokoknya begitu ada waktu (dan mood juga tentunya), saya akan share seminar-seminar yang saya sempat hadiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya sudah harus diakhir nih tulisannya. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk ke Jakarta nanti siang. Mudah-mudahan postingan berikut lebih 'asyik' dan tidak terlalu lama dipublishnya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-8492621372169944784?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/8492621372169944784/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=8492621372169944784&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/8492621372169944784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/8492621372169944784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/04/apdet-kilat.html' title='Apdet Kilat'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5310348711123367972</id><published>2007-04-03T10:16:00.000+07:00</published><updated>2007-04-03T16:10:17.287+07:00</updated><title type='text'>The Luck Factor</title><content type='html'>Sekian lama tidak apdet, akhirnya bisa juga menyempatkan diri untuk menulis lagi. Tidak terlalu sibuk bisnis sih, tapi &lt;em&gt;mood&lt;/em&gt;nya memang lagi tidak ke ‘menulis’, jadilah selalu ‘kalah’ dengan ‘urusan’ lain yang dianggap lebih menarik… :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kevakuman menulis tersebut, saya sempat menghadiri dua pertemuan (atau seminar, kalau bisa dibilang begitu) yang sangat menarik, karena dua-duanya mendongkrak semangat dan keberanian saya untuk terus maju dalam berbisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar pertama diadakan oleh TDA dengan judul &lt;em&gt;The Luck Factor&lt;/em&gt;. Di seminar tersebut dijelaskan dengan gamblang kenapa seseorang itu selalu memperoleh keberuntungan di kehidupannya, sementara orang yang lain tidak. Ternyata ada ‘resep’nya untuk selalu bisa memperoleh keberuntungan tersebut. Ada tiga hal terpenting yang merupakan ‘resep’ untuk selalu bisa memperolehnya, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, Awali hari kita dengan rasa syukur (&lt;em&gt;always be grateful&lt;/em&gt;). Syukurilah semua yang telah kita peroleh sampai detik ini. Mungkin masih ada yang berpikiran:”bagaimana bisa mensyukuri, kalau nilai ujianku tidak sesuai yang diharapkan”, atau “kalau uang kiriman orangtua selalu terlambat”, atau “kalau pacar atau pasangan kita sering mengomel”, atau “kalau bisnisku belum menghasilkan keuntungan bahkan merugi terus” atau “kalau penyakitku masih terus saja bertengger di badanku walaupun sudah berobat ke sana kemari”. Tapi tidakkah terpikirkan oleh teman-teman bahwa begitu banyak hal yang telah kita terima tanpa kita harus bersusah payah untuk mendapatkannya alias gratis? Coba saja, berapa banyak udara yang sangat kita butuhkan untuk hidup tapi tidak habis-habisnya tersedia? Jadi bersyukurlah dengan masih bisanya kita bernapas sampai detik ini. Berapa banyak sinar matahari yang dapat kita nikmati setiap harinya? Bagaimana jadinya kalau matahari berhenti bersinar, mmm… dunia mungkin mati ya… Jadi bersyukur jugalah untuk hal itu. Bahkan kita dibangunkan dari tidur dalam kondisi apapun, itu patut disyukuri. Karena dengan dibangunkan itu, kita masih diberi kesempatan untuk melakukan banyak hal: bertemu dengan dan memberikan kasih sayang kepada orangtua, anak, istri/suami, dan orang-orang yang kita cintai lainnya, belajar lebih giat agar kita bisa mendapatkan nilai ujian sesuai dengan yang kita harapkan, berusaha lebih baik lagi agar bisnis kita semakin baik dan lancar, atau berusaha lebih jauh dan sabar lagi agar penyakit yang kita derita itu sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengawali setiap hari kita dengan bersyukur, hati menjadi lebih tenang, damai, dan tentunya akan mempengaruhi pemikiran, tingkah laku kita untuk menjadi lebih baik dan terarah (dengan kata lain menjadi positif). Coba bayangkan kalau perasaan kita diawal hari dipenuhi dengan keletihan, kekesalan, kegelisahan…wah boro-boro bisa memikirkan dengan baik ‘strategi-strategi’ untuk mencapai apa yang kita inginkan, bahkan untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti mandi, membaca koran, sarapan, dsb pun menjadi tidak semangat cenderung tidak nikmat, kan? Tapi sebaliknya dengan perasaan yang tenang, damai, senang (karena bersyukur pada saat kita bangun tidur), pikiran kita menjadi jernih dan biasanya berbagai ‘strategi’ akan dengan mudah hinggap di pikiran kita. Bukan hanya itu, kita juga menjadi bersemangat untuk melakukan strategi-strategi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, sisihkan 20% dari penghasilan kita setiap bulannya untuk mereka yang membutuhkan (&lt;em&gt;share 20% of your income&lt;/em&gt;). Berat? Pasti. 20%...wah…bisa-bisa tekor, merugi setiap bulannya, dan semakin miskin saja kita; begitu mungkin pikiran kita. Sayapun merasakan hal yang sama. Bahkan biasanya untuk menyisikan 2,5% saja sudah terasa berat, apalagi 20%. Tapi… kalau belum dicoba mana kita tahu efeknya, ya kan? Pernah mendengar kata-kata bijak: kita akan mendapatkan sesuai dengan apa yang kita berikan? Bahkan berpuluh…beribu kali lipat dari yang kita berikan…Rasanya itu cocok sebagai penggenjot agar bagian kedua dari ‘resep’ ini bisa kita lakukan. Studi kasus? Mmmhh… ada sih, tapi jangan dibilang ‘riya’ ya… Ini hanya dimaksudkan untuk menguatkan bagian kedua dari ‘resep’ ini. Saya melihat efek dari bagian kedua ini sudah bisa didapatkan oleh ayah saya sendiri. Beliau orangnya sangat dermawan, bahkan dari setiap penghasilan yang beliau dapatkan selalu disisihkan untuk infak dan zakat; sehingga setiap tahunnya jumlah infak dan zakatnya yang jumlahnya cukup besar. Tapi, apakah beliau menjadi tekor, merugi dan semakin miskin? &lt;em&gt;Subhanallah&lt;/em&gt;, tidak. Bahkan &lt;em&gt;alhamdulillah&lt;/em&gt; semakin hari semakin bagus saja karir dan penghasilannya. Kalau pengalaman saya sendiri, mungkin belum berbentuk materi. Paling tidak ada kepuasan tersendiri dan menjadi lebih tenang karena merasa mampu membantu orang lain. Selain itu, ada hal lain (ini berhubungan dengan bisnis). Saya dimudahkan dalam melanjutkan step-step berbisnis: dipertemukan dengan orang yang berbaik hati mengenalkan saya dengan supplier barang yang ingin saya bisniskan dan dipertemukan dengan orang yang memiliki prasarana produksi dan mau membantu saya untuk menjalankan ide bisnis saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, lakukan hal terbaik dan tingkatkan diri sendiri secara kontinyu (&lt;em&gt;do your best and improve yourself continuously&lt;/em&gt;). Kalau yang ketiga ini memang bukan hal yang aneh lagi dalam ‘mendapatkan keberuntungan’ hidup kita. Seseorang yang selalu berusaha melakukan segala hal yang terbaik dan selalu meningkatkan kemampuan dirinya, tentunya akan lebih memiliki kesempatan untuk mendapatkan segala hal yang diinginkannya (dengan kata lain mendapatkan keberuntungan) daripada yang tidak melakukan semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, kenapa bagian dari 'resep' yang dianggap biasa (bagian ketiga) ditempatkan di tempat terakhir? Saya pikir karena orang-orang yang merasa selalu mendapatkan kerugian (kesialan) itu biasanya telah melakukan bagian ketiga ini, tapi tetap saja merasa sial. Sehingga bagian pertama dan kedua itu yang perlu disosialisasikan lebih intens dan mungkin menjadi &lt;em&gt;point&lt;/em&gt; terpenting dalam pencapaian keberuntungan ini. Nah, jika ketiga bagian ‘resep’ diatas kita aplikasi dengan baik, insyaAllah &lt;em&gt;Our Lucky&lt;/em&gt; selalu mengiringi kehidupan kita. Silakan dicoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya masih ada satu lagi seminar yang ingin di-&lt;em&gt;share&lt;/em&gt;. Tapi sabar ya… Tunggu postingan selanjutnya. Semoga tidak terlalu jauh waktunya dari postingan yang ini… :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5310348711123367972?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5310348711123367972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5310348711123367972&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5310348711123367972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5310348711123367972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/04/luck-factor.html' title='The Luck Factor'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-989385665926911840</id><published>2007-03-11T20:24:00.000+07:00</published><updated>2007-03-11T21:20:02.208+07:00</updated><title type='text'>Berbisnis Itu Mudah Kok...</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Pasti ada yang protes dengan judul postingan kali ini. Betul, lho apa yang saya tulis itu. Apapun yang kita lakukan atau yang kita inginkan akan terasa mudah jika kita mengawali dengan memikirkan bahwa hal tersebut mudah. Kemudian cobalah &lt;em&gt;take action&lt;/em&gt;, melakukan apa yang kita inginkan tersebut. Paling tidak dengan &lt;em&gt;take action&lt;/em&gt; ini, apa yang kita inginkan itu mungkin tercapai. Tapi kalau tidak melakukannya, sudah pasti apa yang kita inginkan itu tidak tercapai. Misalnya yang kita inginkan adalah berbisnis dan sukses dalam bisnisnya. Maka mulailah berbisnis. Bisnis apa? Bisa apa saja, dari hal-hal yang kita sukai (hobby kita) atau hal-hal yang ada di sekitar kita (&lt;em&gt;so, look around&lt;/em&gt;, siapa tahu ada kesempatan untuk itu). Dan pikirkanlah bahwa berbisnis itu mudah. Maka insyaAllah akan terasa mudah. Hal lain yang bisa mempermudah bisnis kita adalah dengan ‘berguru’ pada orang yang sudah sukses dalam berbisnis. Berguru di sini bisa dengan membaca buku-buku tentang orang-orang sukses tersebut, mengunjungi blognya (biasanya tulisan-tulisannya bagus untuk dibaca). Atau mengikuti berbagai seminar yang membahas tenang bisnis dan orang-orang sukses tersebut. Dan akan lebih membantu lagi jika kita masuk ke lingkungan/komunitas orang-orang dengan visi dan misi yang sama. Sehingga kita bisa berdiskusi dalam konteks dan ‘level’ yang sama. Alhamdulillah, saya sudah menemukan lingkungan/komunitas tersebut (TDA). Dan tidak lupa dengan berdo'a tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak sebulan yang lalu (setelah menemukan komunitas TDA), saya memulai suatu bisnis yang ‘cewek banget’ deh buat saya. Tapi bukan berarti keinginan itu tiba-tiba saja datangnya. Sebenarnya sudah hampir setahun bisnis seperti ini menjadi penghuni tetap angan-angan saya. Tapi karena belum mendapat ‘pencerahan’ (maksudnya semangat dan keyakinan untuk memulainya) maka hanya tersimpan begitu saja. Mau tau bisnisnya? Yaitu bisnis aksesoris wanita: kalung, gelang, dan bros. Cewek banget kan? Entah kenapa melihat keindahan dan keimutan aksesoris-aksesoris tersebut membuat hati tergerak untuk terlibat di dalamnya. Tadinya sih ingin bisa bikin sendiri, t'rus dipasarkan sendiri. Tapi rupanya Tuhan memberikan jalan lain untuk berbisnis ini. Saya diperkenalkan langsung dengan orang yang memang membuat sendiri berbagai macam aksesoris ini. Jadilah saya agennya di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksesoris-aksesorisnya tidak terlalu banyak jenisnya (hanya kalung, gelang, dan bros; katanya sih tidak berapa lama lagi akan ada jenis baru yaitu gantungan kunci, kita tunggu saja &lt;em&gt;launching-&lt;/em&gt;nya...). Tapi setiap jenis mempunyai beragam model yang menarik. Banyak orang yang saya tawari produk-produk tersebut langsung jatuh cinta dan membelinya. Bahkan laki-laki sekalipun (&lt;em&gt;FYI&lt;/em&gt;, teman sekantor saya kebanyakan laki-laki), mereka membeli tentunya untuk sang istri, ibu, atau pacarnya. Selain itu, setiap modelnya juga dibuat dalam jumlah terbatas (ada juga beberapa yang bisa &lt;em&gt;repeat order&lt;/em&gt;, kalau bahan masih tersedia). Setiap bulannya selalu ada model baru dan beberapa model diberhentikan produksi &lt;em&gt;repeat order&lt;/em&gt;-nya. Jadi kesannya ekslusif, tidak pasaran. Apalagi untuk di Bandung, katanya sih baru saya yang memasarkan. Selain itu, dikemas dalam kotak yang cantik. Bagaimana dengan harganya? Uh…sangat terjangkau, &lt;em&gt;range&lt;/em&gt;-nya dari Rp 25.000,- (untuk gelang dan bros) sampai Rp 85.000,- (yang di atas Rp 60.000,- biasanya terbuat dari batu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasaran dengan model-modelnya? Nih, saya tampilkan beberapa modelnya di sini: &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040658046683267362" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQDyXLFQSI/AAAAAAAAAAU/YssFVFPKf8A/s400/100_1447_resize.jpg" border="0" /&gt;Set kalung dan gelang ini bernama &lt;em&gt;Mixed Stripe Band&lt;/em&gt;. Terbuat dari batu (yang warna-warni), rante, dan mote perak. Harganya Rp 65.000,-&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040659004460974386" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQEqHLFQTI/AAAAAAAAAAc/SUMdnwrnDpg/s400/100_1456rs.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;Set kalung dan gelang ini bernama &lt;em&gt;Romantic Pink&lt;/em&gt;. Terbuat dari batu, mote, dan rante dengan nuansa pink. Harganya Rp 60.000,- Kalau dipakai kesannya memang sangat romantis, dengan nuansa pink yang lembut.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040660129742405954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQFrnLFQUI/AAAAAAAAAAk/slDOmflJH94/s400/100_1465rs.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;Sementara kalung ini bernama &lt;em&gt;Black Magician&lt;/em&gt;. Terbuat dari batu dan mote dengan nuansa hitam abu-abu. Harganya Rp 50.000,- Sebetulnya &lt;em&gt;Black Magician&lt;/em&gt; ini juga ada gelangnya. Harganya set kalung dan gelang menjadi Rp 65.000,- &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040660804052271442" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQGS3LFQVI/AAAAAAAAAAs/EIuRA-GonEg/s400/100_1453rs.jpg" border="0" /&gt; Dan set kalung dan gelang ini bernama Febiola. Terbuat dari berbagai bahan imitasi dengan nuansa coklat yang kalem. Harganya Rp 45.000,- saja. Cocok digunakan di berbagai kesempatan bahkan ke tempat kerja sekalipun karena warnanya yang tidak terlalu mencolok. &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040661542786646370" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQG93LFQWI/AAAAAAAAAA0/87QxQ9G818I/s400/100_1454rs.jpg" border="0" /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Kemudian set kalung dan gelang ini bernama 3/1 (baca: &lt;em&gt;three in one&lt;/em&gt;) &lt;em&gt;Blue&lt;/em&gt;. Terbuat dari mote, rante, dan bahan imitasi lain. Disebut 3/1 karena selain bisa digunakan sebagai kalung, bisa juga digunakan sebagai ikat pinggang. Harganya Rp 55.000,- Selain warna biru, tersedia juga warna ungu dan coklat-peach. Walaupun panjang, namun dengan mote-mote yang mungil membuat si pemakai terkesan rapi dan trendi, bahkan bagi para pemula pemakai aksesoris.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040662066772656498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQHcXLFQXI/AAAAAAAAAA8/Bes4wC_oim8/s400/100_1450_rs.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;Set kalung dan gelang ini bernama Bandul Ronce. Terbuat dari berbagai bahan imitasi. Harganya Rp 40.000,- saja. Warnanya yang ceria memperlihatkan penampilan yang aktif dan dinamis. Tidak hanya cocok digunakan oleh ABG dan mahasiswa, tapi juga ibu-ibu muda yang ingin terlihat lebih segar dan ceria.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040663857774018946" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 19px; CURSOR: hand; HEIGHT: 2px; TEXT-ALIGN: center" height="298" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQJEnLFQYI/AAAAAAAAABE/JGRaDRJmKOQ/s400/100_1461rs.jpg" width="403" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040664888566170002" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQKAnLFQZI/AAAAAAAAABM/Sj5qJFWmaQE/s400/100_1460rs.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Sedangkan kalung ini bernama &lt;em&gt;Candy-candy&lt;/em&gt;. Sesuai dengan namanya kalung ini terlihat seperti permen yang dironce. Terkesan manis dan imut. Tapi bukan hanya para ABG saja lho yang cocok untuk memakainya, para ibu-ibu muda juga bisa bergaya dengan kalung yang satu ini. Bahannya terbuat dari batu dan kaca warna-warni. Harganya Rp 45.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cukup deh segini dulu untuk saat ini. Untuk model bros dan gelang serta kalung yang lain menyusul pada postingan berikutnya. Oke, teman-teman blogger. Seperti yang sudah saya jelaskan di awal postingan, &lt;em&gt;let’s look around&lt;/em&gt;, dan jika melihat peluang, kenapa tidak kalian ‘tangkap’? Maksudnya…buat teman-teman blogger yang tertarik, bisa kontak saya di &lt;a href="mailto:lepuspa@yahoo.com"&gt;lepuspa@yahoo.com&lt;/a&gt;. Bisa untuk dipakai sendiri (dijamin modelnya oke dan tidak ketinggalan jaman) atau sambil berbisnis (untuk yang ingin berbisnis ada potongan khusus lho). Asyik juga lho berbisnis seperti ini. Buat teman-teman di Bandung juga bisa janjian bertemu kalau memang tertarik untuk melihat langsung barangnya. Sementara buat teman-teman di luar Bandung, bisa pesan dan barangnya dikirim ke tempat tujuan (maaf, tidak bisa bertemu langsung, maunya sih bisa apalagi ke luar negeri, asyik kan sambil bisnis sambil jalan-jalan…&lt;em&gt;well, I will, someday&lt;/em&gt;…amin). O, ya semua harga masih di luar ongkos kirim.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-989385665926911840?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/989385665926911840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=989385665926911840&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/989385665926911840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/989385665926911840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/03/berbisnis-itu-mudah-kok.html' title='Berbisnis Itu Mudah Kok...'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/RfQDyXLFQSI/AAAAAAAAAAU/YssFVFPKf8A/s72-c/100_1447_resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-7952760202688748344</id><published>2007-03-06T07:51:00.000+07:00</published><updated>2007-03-06T07:57:32.055+07:00</updated><title type='text'>Tempat Itu Bernama TDA</title><content type='html'>Sudah sejak satu setengah bulan ini, saya dan suami merasakan suasana baru dalam ‘bekerja’. Berawal dari pemberian ‘tanggung jawab’ untuk memegang Leha-leha dan kemudian juga C’lup-c’lup, akhirnya kami berdua juga mulai ‘bermimpi’ untuk memperluas usaha. Sejak tahun 2002 lalu, suami memang sudah memiliki usaha sendiri dan tidak lagi menjadi karyawan di perusahaan orang lain. Alhamdulilah, usaha yang bergerak di konsultan IT ini sekarang sudah lumayan maju dan mulai bisa berjalan sendiri tanpa harus terlalu banyak membutuhkan ‘kehadiran’ suami. Dengan demikian, suami yang biasanya ‘berkantor’ di Jakarta dari Senin sampai Jumat, sekarang lebih banyak berada di Bandung. Kami jadi lebih sering melewatkan waktu berdua (terutama jika anak-anak sedang sekolah) dan bertukar pikiran. Beberapa ide bisnis baru yang ingin dirambah sempat tercetus dalam percakapan kami tersebut. Dan dengan banyaknya waktu di rumah, sekitar satu setengah bulan lalu, melalui media yang bernama internet, suami menemukan sebuah ‘tempat’ yang ternyata setelah kami masuk ke dalamnya begitu ‘indah’ buat kami. Kami merasa memiliki tenaga dan semangat tambahan untuk mewujudkan berbagai ‘mimpi-mimpi’ kami. Karena di tempat tersebut sudah tinggal lebih dahulu ‘saudara-saudara’ kami yang memiliki visi sama. Karena pertemuan dengan merekalah beberapa ide usaha yang ingin kami rambah bisa dimulai. Bahkan kemudian memunculkan ide-ide yang lain. Hanya dengan membaca email-email mereka saja rasanya semangat kami jadi tetap terjaga. Apalagi kalau sudah bertemu langsung dengan mereka, seperti ketika kami menghadiri acara Nonton Bareng Film The Secret sekitar seminggu yang lalu. Perkenalan dengan mereka menjadi hal yang Fuuuntastic buat kami. Kami menjadi semakin yakin dan semangat dengan keberhasilan yang akan dicapai dari berbagai usaha yang sedang dan akan kami garap (nanti juga saya akan share tentang usaha-usaha ini di sini pada postingan berikutnya). Kami merasa bersyukur karena telah ditunjukkan ke tempat tersebut. Belum pernah sebelumnya kami, khususnya saya, berada di tempat seperti itu. Dan tempat itu bernama &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;TDA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; (Tangan Di Atas).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-7952760202688748344?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/7952760202688748344/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=7952760202688748344&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7952760202688748344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/7952760202688748344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/03/tempat-itu-bernama-tda.html' title='Tempat Itu Bernama TDA'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-5160490576944976030</id><published>2007-02-24T16:44:00.000+07:00</published><updated>2007-02-24T18:31:49.633+07:00</updated><title type='text'>Cerpenku</title><content type='html'>Temans,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sepenggal cerpen hasil karya sendiri (ceilah...) yang akhirnya bisa juga diposting (walaupun belum selesai seluruhnya, masih bersambung):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Uuh…sebel deh…pagi-pagi sudah diceramahi. Jangan lupa minum vitamin. Jangan terlambat makan siang. Jangan malas latihan bowling. Jangan berlari kalau menyeberang jalan. Jangan jajan sembarangan. Jangan pipis di celana…eits yang terakhir tentunya tambahanku saja. Habisnya sebel berat deh. Memangnya dia itu siapa, seenak udelnya ceramahi aku, jangan ini jangan itu. Pagi-pagi pula. Iya sih, sudah hampir setahun dia jadi pacarku. Tapi kan cuma pacar. Mamaku saja tidak secerewet ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupandangi handphone biru mudaku, handphone kesayanganku (iya lah, cuma satu-satunya yang kumiliki kok) dengan sedikit cemberut. Sekitar 5 menit yang lalu, dari benda itulah terdengar ceramah yang menyebalkan itu. Kebiasaan Faris sejak dia menjadi pacarku. Sebelum jam 8 pagi yang berarti sebelum aku masuk kuliah, dia dengan rajinnya menghubungi aku melalui handphone biru mudaku ini untuk mengingatkan banyak hal yang menurutnya menjadi kebiasaan jelekku. Awalnya aku senang sekali mendengar suara beratnya menceramahi aku. Rasanya seperti seorang puteri cantik sedang diperhatikan oleh pangeran ganteng dari kerajaan tetangga. Tapi sejak dua minggu yang lalu, entah kenapa kebiasaan Faris ini selalu membuat aku uring-uringan, terasa begitu menjengkelkan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Pagi Sarah,” sapaan riang mengagetkan aku. Dan lebih mengagetkan lagi ketika tahu siapa empunya suara itu. Wicak, Sang Ketua Himpunan Mahasiswa jurusanku yang baru saja terpilih sekitar sebulan yang lalu. Sebelum menjadi Ketua Himpunan Mahasiswapun, Wicak memang ganteng dengan perawakan proporsional dan kemampuan akademik serta berorganisasi yang tidak diragukan lagi. Orangnya ramah, dan katanya (aku belum pernah berinteraksi dengannya dalam dua hal terakhir ini) senang membantu orang lain, serta enak diajak ngobrol...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Penasaran? Ingin tahu kelanjutan cerita antara Sarah, Faris, dan Wicak? Silakan kunjungi blog saya yang lain: &lt;a href="http://lepuspaworks.blogspot.com"&gt;http://lepuspaworks.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-5160490576944976030?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/5160490576944976030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=5160490576944976030&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5160490576944976030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/5160490576944976030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/02/temans-ini-adalah-sepenggal-cerpen.html' title='Cerpenku'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-13844996405486972</id><published>2007-02-19T18:28:00.000+07:00</published><updated>2007-02-19T18:34:30.063+07:00</updated><title type='text'>The Attractor Factor (Joe Vitale)</title><content type='html'>&lt;p&gt;Seminggu ini, setengah sampai satu jam seharinya saya meluangkan waktu untuk membaca satu buku yang menurut saya sangat bagus. Saya menyebutnya sebagai ‘&lt;em&gt;Motivational Book&lt;/em&gt;’. Kenapa saya menyebutnya begitu? Karena buku itu memberikan motivasi yang sangat besar buat saya untuk memulai suatu kehidupan yang belum pernah saya alami selama ini. Kehidupan yang bagaimana? Kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan, kesenangan, dan kedamaian. Ternyata tanpa saya sadari selama ini saya berada dalam kedupan yang sebaliknya, dan setelah membaca buku tersebut (bahkan sejak halaman-halaman awal) saya sadar harus meninggalkan kehidupan tersebut dan memulai kehidupan yang, saya jamin, sangat diinginkan oleh semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul buku tersebut adalah &lt;em&gt;&lt;strong&gt;The Attractor Factor: 5 Langkah untuk Mewujudkan Kekayaan (atau Apapun) yang Anda Idamkan&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Buku yang tidak terlalu tebal ini sangat mudah dipahami (dalam Bahasa Indonesia pula), dan sejak awal telah menyentuh dan membuka mata saya terhadap kehidupan ini (&lt;em&gt;thanks to my dearest husband who has encouraged me to read this ‘lovely’ book&lt;/em&gt;). Memang kadang-kadang saya agak bosan dengan contoh-contoh kasus yang menurut saya terlalu banyak disajikan dalam buku ini, mungkin karena pikiran saya sudah terset untuk mempercayai buku ini sebelum saya membacanya. Sehingga tanpa contoh-contoh kasus sebanyak itupun, saya sudah mempercayainya. Tetapi mungkin bagi pembaca yang masih ragu-ragu dengan isi buku tersebut (bisa berjalan atau tidak di kehidupan kita), contoh-contoh kasus sebanyak itu diperlukan. Menurut saya, tulisan ini disajikan bagi para pemula yang sedang mencari-cari jalan untuk memperbaiki kualitas kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi dari buku ini menceritakan 5 langkah efektif yang bisa mengantarkan kita pada apa yang kita inginkan. Ke 5 langkah tersebut adalah:&lt;br /&gt;1. mengetahui apa yang tidak kita inginkan&lt;br /&gt;2. menyeleksi apa yang kita inginkan&lt;br /&gt;3. menghapuskan seluruh keyakinan negatif atau yang membatasi kita&lt;br /&gt;4. merasakan bagaimana rasanya jika kita memiliki, melakukan, atau menjadi apapun yang kita inginkan&lt;br /&gt;5. pasrah saat kita bertindak sesuai dorongan naluriah kita, dan biarkan hasil yang kita inginkan terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis buku ini (&lt;strong&gt;Joe Vitale&lt;/strong&gt;) memulai dengan mengulas kepercayaannya bahwa manusia itu memiliki kemampuan untuk menciptakan, atau menurut bahasanya, menarik apapun yang diinginkan manusia tersebut. Baginya tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini. Apa yang dipikirkan seseorang dengan energi dan fokus cenderung akan tercipta dalam kehidupannya. Dia mendasarkan keyakinannya ini pada prinsip-prinsip spiritual yang tak terbatas waktu. Menurutnya apa yang menciptakan lingkungan luar adalah suasana batin kita. Suasana batin bagaimanakah yang bisa menciptakan lingkungan luar sesuai dengan yang kita inginkan? Ternyata sederhana saja yaitu: berbahagialah sekarang juga. Maksudnya jika kita merasa berbahagia maka kita akan mendapatkan apapun yang diinginkan. Karena ternyata di balik semua hal yang kita inginkan terdapat hasrat kebahagiaan. Dan sebenarnya kita tidak perlu memiliki apapun untuk bahagia lho. Kita bisa ‘memilih’ untuk bahagia dalam kondisi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pembahasan melaju pada langkah pertama. Langkah ini merupakan langkah yang dibahas paling singkat hanya sekitar 7 halaman. Intinya dimanapun dan kapanpun, hal-hal yang negatif selalu kita temui baik dengan cara melihat, mendengar, maupun mengalaminya. Hal-hal negatif tersebutlah yang dipercayai menarik hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi dalam kehidupan kita. Namun bukan berarti kita tidak perlu mengenalinya. Justru kenalilah apa yang tidak kita inginkan. Tapi jangan sampai kita terlena pada langkah pertama ini, justru kita harus segera beralih ke langkah berikutnya. Rupanya inilah mengapa penulis membahasnya hanya dalam 7 halaman saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan dengan cepat bergulit ke langkah selanjutnya. Langkah kedua ini intinya adalah mengubah setiap keluhan/hal yang tidak kita inginkan menjadi hal-hal yang kita inginkan. Kita harus tahu apa saja sih yang sebenarnya kita inginkan itu. Dengan mengetahui apa yang kita inginkan, maka semua hal yang berhubungan dengan pencapaian keinginan itu akan tertarik kepada kita dan bersama-sama mewujudkan apa yang kita inginkan tersebut. Cara yang ditawarkan oleh penulis adalah dengan menuliskan di selembar kertas mulai dari pribadi yang ingin kita ciptakan, hal yang ingin kita lakukan, hal-hal yang ingin kita miliki, sampai pada bagaimana perasaan dan tingkah laku kita pada saat kita sudah memiliki itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ketiga merupakan penghapusan sisa-sisa pemikiran negatif yang ada di dalam diri kita. Di bagian ini kita diajak untuk percaya dan yakin sepenuhnya akan tercapainya semua keinginan kita. Seringkali berbagai peristiwa di masa lalu menjadi ‘halangan’ yang untuk terkabulnya keinginan kita dan seringkali pula kita tidak menyadarinya. Misalnya rasa sakit hati kepada seseorang itu biasa menyebabkan ketidaktenangan dan ketidaknyamanan hidup kita. Dan tidak kita sadari hal ini membuat kita tidak bahagia. Padahal kita perlu merasa bahagia untuk terkabulnya keinginan kita. Kita perlu membebaskan diri kita dari masa lalu tersebut. Maka memaafkan orang tersebut menjadi jalan yang terbaik untuk membebaskan diri kita dari halangan tersebut. Penulis juga memberikan suatu metode untuk membersihkan diri, sebagai istilah yang dipakai penulis untuk membebaskan diri sepenuhnya dari pemikiran negatif. Dia memberikan suatu teks dengan beberapa tempat dikosongkan untuk diisi oleh kita tentang perasaan atau keyakinan yang ingin dibebaskan dan yang ingin dimiliki oleh kita. Kemudian teks ini harus diucapkan dengan lantang oleh kita, maka niscaya kita dapat membebaskan diri dari pemikiran negatif yang dituliskan dan diucapkan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pembahasan masuk kepada langkah keempat. Menurut saya langkah ini cukup mudah dan menyenangkan untuk dilakukan. Kita hanya perlu membayangkan dan merasakan seolah-olah semua yang kita inginkan itu telah kita miliki. Ya, kita diajak untuk ‘berkhayal’. Mengapa hal ini dapat membantu terkabulnya keinginan-keinginan kita? Menurut penulis, karena hal tersebut berhubungan dengan emosi. Emosi yang kita miliki mempunyai kekuatan untuk mewujudkan keinginan-keinginan kita itu. Energi dalam emosi kita akan bekerja untuk menarik kita menuju kenginan kita dan sebaliknya menarik keinginan kita kepada kita. Dengan ‘berkhayal’ bahwa kita sudah memiliki apa yang kita inginkan, maka emosi (dan energi) kita akan terfokus pada yang kita inginkan tersebut. Dan salah satu energi terdahsyat yang dapat kita rasakan adalah rasa syukur. Dengan bersyukur atas segala sesuatu dalam kehidupan kita ini, maka perasaan kita akan berubah menjadi lebih tenang, rileks, dan bahagia. Tidak percaya? Coba saja. Bahkan dalam Islam juga hal ini berlaku. Kita disarankan untuk bersyukur dahulu kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah Dia berikan kepada kita dalam setiap doa kita sebelum kita memanjatkan berbagai permintaan kita. Seperti pembahasan dua langkah sebelumnya, penulis juga memberikan suatu cara untuk membantu kita ‘berkhayal’ dengan lebih baik. Yakni dengan menuliskan ‘khayalan’ kita tersebut di selembar kertas seolah-olah kita menulis skenario kehidupan kita sendiri yang kita inginkan. Menyenangkan sekali bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah terakhir merupakan langkah terpenting menurut penulis, yaitu pasrah. Apa yang dimaksud dengan pasrah ini? Pilihlah apa yang kita inginkan dan biarkan Allah membawanya kepada kita. Biarkan Dia mengatur peristiwa yang akan mewujudkan keinginan kita. Kita boleh saja meminta apapun yang kita inginkan, tetapi kita tidak tahu apa yang terbaik bagi kita. Hanya Allahlah yang tahu, karenanya kita relakan saja jika Allah memberikan sesuatu yang pastilah terbaik untuk kita walaupun secara kasat mata itu bukanlah sesuatu yang kita inginkan. Namun perlu diingat juga bahwa berpasrah tidak berarti tidak melakukan apa-apa, berpasrah bukan berarti menyerah. Melainkan berpasrah sambil terus bekerja sesuai dengan kata hati kita. Dengan berpasrah, maka kita menginginkan sesuatu tanpa merasa membutuhkannya. Semakin kita berpasrah maka semakin tinggi peluang untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu peristiwa yang saya alami yang saya pikir bisa menjadi contoh praktek isi buku tersebut. Peristiwa kecil sih, tapi menambah keyakinan saya akan isi buku tersebut. Hari Jumat lalu, saya pergi ke Jakarta untuk suatu urusan. Dari awal, suami sudah mengingatkan akan hujan yang mulai mengguyur Jakarta lagi dan kemacetan yang cukup parah jika hujan terjadi. Buat saya ini adalah langkah pertama, merupakan ‘identifikasi’ hal-hal yang tidak saya inginkan. Entah kenapa, saya tidak terlalu khawatir akan hal tersebut, walaupun sejak berangkat dari rumah mendung menaungi perjalanan kami. Saya yakin tidak akan terjadi hujan di Jakarta selama saya ada di sana sehingga tidak terjadi kemacetan yang parah. Ini adalah langkah kedua, yaitu mengubah hal-hal yang tidak kita inginkan menjadi hal-hal yang kita inginkan. Selama perjalanan, saya berusaha menghilangkan sisa-sisa ketidakyakinan saya akan hujan dan kemacetan di Jakarta, salah satunya dengan cara memikirkan betapa tenang, senang, dan bahagianya saya kalau Jakarta cerah dan jalanan lancar. Saya juga memikirkan bahwa semua urusan saya di Jakarta berjalan baik dan lancar. Ketidakyakinan itu semakin hilang karena ketika sampai di Jakarta, matahari bersinar cukup cerah. Ini merupakan penggabungan dari langkah ketiga dan keempat. Namun ketika mendung yang cukup pekat melanda tempat yang saya kunjungi, saya pasrah saja dengan berpikir: saya ingin hujan tidak terjadi agar jalanan tetap lancar, namun terjadilah apa yang harus terjadi, Ya Allah. Amin. Ini adalah langkah yang kelima. &lt;em&gt;And guess what&lt;/em&gt;? Saya hanya mengalami gerimis tidak lebih dari 5 menit dan kemacetan yang tidak berarti. Sementara suami (kami mempunyai urusan berbeda jadi selama di Jakarta berada di tempat berbeda juga), mengalami hujan yang cukup deras dan lama yang mengakibatkan kemacetan yang cukup parah dalam perjalanan menuju tempat kami bertemu di suatu tempat untuk pulang kembali ke Bandung bersama-sama. Dan saya ingat dia sudah mempunyai pemikiran tentang hujan dan macet ini sejak kami berangkat dari Bandung…:) ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-13844996405486972?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/13844996405486972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=13844996405486972&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/13844996405486972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/13844996405486972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/02/attractor-factor-joe-vitale.html' title='The Attractor Factor (Joe Vitale)'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-2207496413454331785</id><published>2007-02-14T18:12:00.000+07:00</published><updated>2007-02-14T18:24:36.096+07:00</updated><title type='text'>'Mencium' Agama...</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu, sehabis makan malam, gw dan suami sedang duduk-duduk di sofa ruang tengah sambil membaca buku dan menikmati secangkir teh panas plus sedikit makanan ringan. Tepat di depan kami, duduk di tikar rotan (kami menjadikannya sebagai tempat di ruang tengah untuk kegiatan anak-anak, apakah menonton tv, membaca buku, belajar bersama, mengaji, atau sekedar mengobrol bercerita bersama) sambil memegang buku pelajaran masing-masing. Mereka terlihat cukup serius karena keduanya akan menghadapi ulangan sekolah di keesokan harinya. Sasha, tampak sekali-sekali memberitahukan Ivan, bagaimana caranya belajar dengan baik. Ah… senangnya melihat anak-anak belajar bersama dengan rukun dan tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekitar ¾ jam, Ivan menutup bukunya sambil berkata: “Selesai..!” Sasha yang masih menyisakan ¼ bagian dari bukunya berkata: “ Ah, masa. Kok cepet amat. Buku yang ini udah belum..?” Di tangan Sasha ada sebuah buku cetak kepunyaan Ivan yang tadinya tergeletak tidak jauh dari kaki Ivan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Udah, tadi kan yang pertama kali dibaca buku itu,”jawab Ivan sambil menjatuhkan tubuhnya terlentang di atas bantal besar. Siap bersantai-santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Betul, udah dibaca semua?” Tanya Sasha. Ivan mengangguk.”Udah, hapal semua?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Udah,”jawab Ivan dengan suara lebih keras, mungkin agak kesal karena ditanya-tanya terus oleh Sang Kakak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayah, coba tanya-tanya Ade; katanya udah hapal semua,” Tiba-tiba Sasha mengalihkan perkataannya kepada Sang Ayah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Buat apa?” Tanya Ivan dengan nada protes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh.. biar besok nggak lupa pas ulangan. Inget nggak, terakhir ulangan katanya kan ada yang lupa,”kata Sasha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“O, iya. Ya udah, ayo Yah, tanya-tanya Ade,”pinta Ivan sambil menarik-narik celana bermuda Ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sedang asyik membaca, Sang Ayah – suamiku, menunda bacaannya untuk memenuhi permintaan Sang Anak tercinta. Gw sendiri – Sang Bunda, tertarik memperhatikan mereka dan melepaskan perhatian dari bacaan di tangan. Dan ternyata memang menyenangkan mendengarkan suami bertanya (kadang-kadang diselingi pertanyaan tambahan dari Sasha) sementara Ivan menjawab dengan cara dan nada anak kecil yang menurutkan lucu. Dan kemudian sampailah pada pertanyaan ini: “Coba sebutkan salah satu hak manusia yang paling mendasar?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ivan dengan semangat menjawab, “Mencium agama!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw dan suami saling berpandangan ga ngerti. Sementara Sasha spontan tertawa, dan di sela-sela tawanya dia berkata,”mungkin maksudnya ‘memeluk agama’…ha…ha..ha.. Dipikirnya sama seperti memeluk dan mencium orang …ha..ha…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha…ha… Aduh anak gw ini lucu sekali…Gw dan suami juga tertawa bersama. Sementara Ivan cemberut dan ngambek. Cepat-cepat gw peluk dia sambil berkata-kata menjelaskan apa yang kita tertawakan,”….tapi kan Ade tetep anak Ayah dan Bunda yang pinter, soleh, baik, ganteng… Ga apa-apa salah itu, kan sekarang Ade udah tau yang benarnya seperti apa. Semua orang juga pernah salah kok” bujuk gw. “Seperti dulu, Bunda….bla..bla..” dan berceritalah gw tentang beberapa kesalahan di masa kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama wajah Ivan berseri kembali. Sambil bermanja-manja memeluk dan menciumi gw dan suami bergantian, dia berkata,”Ade sayang Bunda…sama Ayah juga…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sama Kaka..?”Kata Sasha ketika namanya tidak disebut oleh Ivan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, sama Kaka juga…” Kemudiaan Sasha memeluk Ivan dan Ivan balas memeluk Sasha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah….Kalian memang anak-anak Ayah dan Bunda yang paling soleh/solehah, manis, pintar, baik, lucu, menyenangkan… Alhamdulillah…Ya, Allah…terima kasih atas segala berkah yang Kau berikan…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-2207496413454331785?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/2207496413454331785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=2207496413454331785&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2207496413454331785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/2207496413454331785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/02/mencium-agama.html' title='&apos;Mencium&apos; Agama...'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-117089414599656985</id><published>2007-02-08T07:20:00.000+07:00</published><updated>2007-02-08T07:22:26.000+07:00</updated><title type='text'>The Secret</title><content type='html'>Akhir-akhir ini kita sering mendengar (dari tv, radio, obrolan orang), membaca (dari koran, tabloid, majalah, situs, tulisan para blogger), melihat (baik langsung atau walau hanya dari layar tv) berbagai bencana yang terjadi di sekeliling kita (bahkan mungkin mengalaminya langsung). Belum lagi sebagian besar waktu di tempat kita sendiri dinaungi awan dan diguyur hujan yang bisa lebat dan seharian. Tidak dipungkiri hal-hal tersebut dapat mempengaruhi kita, dari mulai pikiran, mood, bahkan kesehatan; yang tentunya bisa berpengaruh terhadap keberhasilan kita untuk mencapai tujuan hidup (mimpi-mimpi)  kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw sendiri ga pengen hal-hal tersebut (dan semua hal yang ya…menurut gw negatif lah) menjadi penghalang dalam hidup gw. Gw lihat di ‘masa-masa sulit’ tetap ada orang-orang yang mampu hidup bahagia, senang, sehat, berhasil, dsb. Dan gw pengen menjadi bagian dari mereka. Tentunya mereka punya ‘sesuatu’ yang membuat mereka bisa seperti itu. Dan Alhamdulillah, malam minggu kemaren (3 Feb) gw (dan suami) diberi kesempatan untuk mendapatkan ‘sesuatu’ yang mereka miliki itu, melalui sebuah film berdurasi sekitar 1,5 jam dengan judul “&lt;em&gt;&lt;strong&gt;The Secret&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari film tsb, yang merupakan ‘sesuatu’ itu, adalah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;‘law of attraction’&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Bahwa manusia itu memiliki kekuatan semacam magnet bagi alam semesta. Berbagai hal akan tertarik oleh magnet kita berdasarkan apa yang kita inginkan, apa yang kita pikirkan, dan apa yang kita ucapkan; bahkan pada saat kita tidak sadar melakukannya. Pikiran dan ucapan yang negatif akan menarik hal-hal negatif bagi kita dan sebaliknya pikiran dan ucapan yang positif akan menarik hal-hal positif bagi kita. Jadi kalau kita menginginkan menjadi konglomerat misalnya, kita harus serius menginginkannya kemudian kita pikirkan pada saat itu bahwa kita sedang menuju ke sana bahkan membayangkan bagaimana kalau kita sudah menjadi konglomerat, dan katakanlah: dalam tiga tahun saya akan menjadi konglomerat, misalnya. Atau kalau kita ingin sembuh dari penyakit (bahkan penyakit berat sekalipun), pikirkan pada saat itu bahwa kita sudah sembuh dari penyakit tersebut, dan katakan: saya sudah sembuh, atau saya sehat. Satu hal lagi di dalam berpikir dan berucap, jangan memakai kalimat negatif atau dengan kata lain memakai kata ‘tidak’ atau ‘jangan’. Jadi jangan berpikir atau berkata: ‘saya tidak sakit’, tapi pikirkan dan katakan ‘saya sehat’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana ya, kita mengatur dan menjaga agar pikiran dan ucapan kita selalu positif? Di sinilah perasaan kita menjadi pemeran utama. Perasaan marah, sedih, takut, khawatir menyebabkan kita berpikir dan berkata negatif. Sementara perasaan senang, cinta, bahagia menyebabkan kita berpikiran positif. Jadi dalam keadaaan apapun usahakan kita selalu merasa senang, cinta, bahagia; karena perasaan kita itu selalu bisa kita kondisikan tanpa dipengaruhi oleh lingkungan kita. Betul, awalnya akan terasa berat, tapi kalau sudah biasa itu ringan sekali melakukannya. Cobalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana sih cara kerja dari &lt;strong&gt;&lt;em&gt;‘law of attraction’&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; itu? Menurut para pakar, pikiran kita adalah gelombang , seperti juga setiap partikel yang menyusun alam semesta. Pikiran kita selalu menghasilkan getaran yang akan direspon oleh alam semesta. Jadi kalau kita berpikiran dan berucap: sehat atau sembuh, maka pada saat itu alam semesta bersatu untuk mendukung apa yang kita pikirkan dan kita ucapkan. Dan terjadilah apa yang kita pikirkan dan kita ucapkan tersebut. Kita menjadi sembuh dan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan apa saja yang bisa kita lakukan agar &lt;em&gt;&lt;strong&gt;‘the secret’&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; itu bekerja? Pertama, tentukan apa yang kita inginkan (misalnya menjadi kaya, sehat, lulus cumlaude, naik jabatan, dsb). Selanjutnya , percaya bahwa yang kita inginkan itu sudah dikabulkan, walaupun belum terlihat secara nyata. Dan terakhir adalah menerima apa yang diberikan oleh alam semesta kepada kita (bagaimana bisa terjadi semua yang kita inginkan kalau kita menolak untuk mendapatkannya, ya kan…?). Tahapan ini bisa berhasil lebih cepat dan kuat jika dibantu oleh dua hal. Pertama adalah rasa syukur atas apa yang telah kita dapatkan dan, kedua adalah melakukan visualisasi atas apa yang kita inginkan dalam bentuk gambaran yang kuat dan perasaan mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasaran…? Silakan dicoba, dan dijamin berhasil jika dilakukan dengan baik dan sepenuh hati…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-117089414599656985?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/117089414599656985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=117089414599656985&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/117089414599656985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/117089414599656985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/02/secret.html' title='The Secret'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-117071718610857433</id><published>2007-02-06T06:09:00.001+07:00</published><updated>2007-02-06T06:13:06.140+07:00</updated><title type='text'>Pameran Franchise</title><content type='html'>Dari hari Jumat (2 Feb) sampai hari Minggu (4 Feb), gw datang ke pameran franchise dalam negeri di Gedung Manggala Siliwangi, Jl. Aceh Bandung. Bukan suatu kebetulan, gw (bersama suami tentunya) dengan rajin setiap hari dari tiga hari tersebut menyambangi pameran tersebut. Melainkan karena Leha-leha dan C’lup-c’lup (ini adalah usaha terbaru keluarga kami yang baru saja dirambah, masih menjadi frenchisee dari pemilik yang sama dengan Leha-leha) juga berpartisipasi dalam pameran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw nilai pamerannya cukup berhasil karena lumayan banyak pengunjung (padahal pertama kali datang kita harus bayar karcis masuk sebesar Rp 20.000 lho) dan para pesertanya cukup menarik. Satu hal yang membuat gw kagum adalah beberapa dari pemilik franchise masih begitu muda umurnya, awal 30 tahunan bahkan ada yang di bawah 30 tahun. Selain itu penyelenggara dari pameran tersebut juga masih muda usianya menjelang 30an juga. Hebat sekali mereka, mau bekerja keras di masa muda dan hasilnya bisa terlihat dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Memang sih, ada yang sudah memiliki modal kuat (dari ortunya yang kaya raya, seperti penyelenggara pameran franchise tsb) tapi ada juga yang mengawali dengan modal nekat, dalam artian betul-betul kerjakeras ditambah dengan menerapkan strategi bisnis yang tepat (seperti misalnya pemilik Kebab Baba Rafi dari Surabaya yang sekarang sedang terkenal itu, mmm… rasa kebabnya oke banget deh…nyam..nyam…). Point terpenting adalah kedua tipe orang muda tersebut menggunakan sumber daya yang tersedia dengan sebaik-baiknya sehingga memberikan keberhasilan bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, ini sekedar contoh yang mungkin bisa ditiru oleh kita semua (terutama para blogger yang masih muda…ayo semangat, mari kita sama-sama bangkit, mengejar semua mimpi-mimpi kita…!). Segala sesuatu jika diniatkan dengan kuat, dilakukan dengan baik, dijalankan dengan strategi yang tepat; insyaAllah berhasil. Memang tidak hanya ongkang-ongkang saja awalnya (kalo udah berhasil dan kaya, bisa tuh ongkang-ongkang), perlu juga belajar kepada mereka yang sudah sukses tersebut. Alhamdulillah, beruntung kami sekeluarga bertemu dengan pemilik Leha-leha dan C’lup-clup. Sehingga bisa belajar banyak dari beliau-beliau. Terima kasih, Pak Budi Utoyo dan Ibu Dr. Yati Utoyo…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-117071718610857433?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/117071718610857433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=117071718610857433&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/117071718610857433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/117071718610857433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/02/pameran-franchise_06.html' title='Pameran Franchise'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-117033340069724537</id><published>2007-02-01T19:20:00.000+07:00</published><updated>2007-02-01T19:36:41.250+07:00</updated><title type='text'>Khasiat Beberapa Wewangian Aromaterapi</title><content type='html'>Setelah dipending beberapa waktu, akhirnya bisa juga meluangkan waktu untuk mengolah dan mem-posting lanjutan aromaterapi yang dijanjikan (Arman…jangan nagih lagi ya…he..he..; Mbak Krisna Muslim, ini udah apdet lagi lho...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak wewangian aromaterapi yang ada, namun ada beberapa wewangian yang cukup familiar dan banyak dipakai dengan anglo pemanas (&lt;em&gt;Oil burner&lt;/em&gt;) dan &lt;em&gt;incense stick&lt;/em&gt; (semacam dupa). Gw lebih suka menggunakan anglo pemanas dibandingkan &lt;em&gt;incense stick&lt;/em&gt;. Selain bebas dari asap, anglo pemanas juga menghasilkan wangi yang lebih natural, tidak dibarengi dengan bau terbakar seperti dupa. Hanya saja penggunaan anglo pemanas lebih mahal dibandingkan &lt;em&gt;incense stick&lt;/em&gt;. Selain harus memiliki anglo pemanas (sekali beli bisa untuk waktu yang lama tergantung dari bahan dan pemeliharaannya), perlu persediaan &lt;em&gt;essential oil&lt;/em&gt; dan lilin khusus yang cukup banyak. Sementara dengan &lt;em&gt;incense stick&lt;/em&gt;, hanya perlu tempatnya (sekali beli bisa untuk waktu yang lama dan harganya jauh lebih murah dibandingkan anglo pemanas) dan persediaan &lt;em&gt;stick&lt;/em&gt;nya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wangi favorit gw dan suami adalah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Sandalwood&lt;/em&gt; (cendana)&lt;/strong&gt;. Dalam sehari (biasanya gw menyalakan anglo aromaterapi di pagi hari dari jam 05.30an sampai jam 08.00an dan sore/malam hari dari jam 04.30an sampai jam 08.30an) paling tidak di sore hari wangi ini gw nyalakan, kadang-kadang di pagi harinya juga. Dengan aromanya yang khas dan sari minyaknya diambil dari bagian kayu, &lt;em&gt;sandalwood&lt;/em&gt; ternyata memiliki efek meningkatkan keterbukaan, kehangatan, rasa percaya diri, kejujuran, ketenangan jiwa, perasaan cinta, sensualitas, rasa nyaman, harapan, kepercayaan, kebijaksanaan, pengertian, stabilitas, keberanian serta daya tahan. Juga mengurangi stress saat menstruasi, gangguan konsentrasi, dan rasa kesepian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Bandung mulai diguyur hujan beberapa waktu lalu, di pagi hari gw menyalakan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Eucaliptus &lt;/em&gt;(minyak kayu putih)&lt;/strong&gt; dicampur sedikit &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Peppermint&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Karena dingin membuat hidung suami dan anak-anak agak mampet (bahkan kadang-kadang pilek disertai sedikit batuk), campuran kedua wewangian itu bisa membantu mengurangi gejala-gejala tersebut. &lt;em&gt;Eucaliptus&lt;/em&gt;, sarinya diambil dari bagian daun. Mempunyai efek keseimbangan dan menstimulus peningkatan proses penyembuhan, &lt;em&gt;protectiveness&lt;/em&gt;, konsentrasi, vitalitas, keseimbangan emosi, dan juga spontanitas. Selain itu dapat mengurangi panas badan saat flu, sakit kepala, kelakuan yang tidak rasional, kemarahan, mengusir insek serta menghilangkan bau yang tidak sedap. Sementara&lt;em&gt; peppermint&lt;/em&gt;, memiliki aroma segar dan kuat yang berasal dari rerumputan mint yang ditemukan di Amerika. Minyak murni daun mint ini dapat meningkatkan konsentrasi, vitalitas, rasa percaya diri, pikiran positif, sensualitas, keyakinan arah dan tujuan hidup. Juga mengurangi rasa lelah, rasa putus asa, hysteria, sakit kepala, dan rasa takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw juga beberapa kali menyalakan wangi &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Lavender&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, pada saat agak terganggu oleh beberapa nyamuk yang berkeliaran di sekitar rumah. Aroma bunga ini sangat digemari oleh wanita eksekutif dan ibu rumah tangga. Bunganya berwarna lembayung muda. Kini dibudidayakan di berbagai penjuru dunia. Sari minyaknya diambil dari bagian pucuk bunga selain mampu mengusir nyamuk ternyata juga memberikan efek meningkatkan ketenangan, keseimbangan, rasa nyaman, rasa keterbukaan, dan keyakinan. Selain itu juga mengurangi rasa tertekan, stress, rasa sakit saat menstruasi, emosi yang tidak seimbang, hysteria, rasa frustrasi, dan kepanikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw sempat menyalakan wangi &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Jasmine&lt;/em&gt; (bunga melati)&lt;/strong&gt;, walaupun kemudian diprotes suami karena dia kurang suka dengan wangi ini (mungkin terlalu ‘perempuan’ ya wanginya). Sari minyaknya diambil dari bagian bunga yang mempunyai efek menyejukkan, meningkatkan keseimbangan, pikiran positif, gairah seksual, kepekaan, kejernihan pikiran, harapan, keterbukaan, kebijaksanaan, ketenangan jiwa, rasa bahagia, romans, dan cinta. Juga dapat mengurangi depresi, rasa cemas, batuk, rasa sakit saat menstruasi, stress, sedih, kecewa, dan rasa iri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gw juga mencoba wangi &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Lemon&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Aromanya menyegarkan, bersih, bersemangat. Sari minyaknya diambil dari bagian buah yang berasal dari Sisilia. Mempunyai efek menjernihkan dan stimulasi, juga baik untuk penanganan pertama digigit ular dan serangga. Selain itu memberikan efek meningkatkan tenaga, kewaspadaan, perasaan bahagia, vitalitas, pandangan positif, motivasi, keyakinan dalam mengambil keputusan, dan stabilitas. Juga mengurangi masalah gangguan pernafasan, tekanan darah tinggi, pelupa, stress, pikiran negatif dan rasa takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wangi lainnya yang pernah gw coba adalah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ylang-ylang&lt;/em&gt; (kenanga)&lt;/strong&gt;. Wangi yang satu ini mengingatkan gw pada salah satu produk &lt;em&gt;baby hair lotion&lt;/em&gt; yang cukup terkenal (dan tentunya cukup mahal harganya). Jadi ketika wangi ini sedang beredar di rumah, serasa punya bayi lagi…Sarinya diambil dari bagian bunga dan bunga dengan warna kuning memberikan &lt;em&gt;essential oil&lt;/em&gt; yang terbaik. Memiliki efek menyeimbangkan hormon, memberi semangat, meningkatkan sensualitas, perasaan gembira, kehangatan, rasa percaya diri, keterbukaan, relaksasi, rasa nyaman dan tentram. Mengurangi depresi, kesulitan tidur, rasa tegang, stress saat menstruasi, lemah seksual, perasaan frustrasi, rasa labil, dan rasa bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi wewangian yang pernah gw coba yaitu &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Green tea&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Wangi yang satu ini dapat membantu menyeimbangkan fungsi sel tubuh, membantu mencegah kanker, memperbaiki sistem peredaran darah, membantu menguraikan asam lemak, menurunkan kadar gula dalam darah, meningkatkan fungsi lever, membantu mengeluarkan dahak dan membersihkan paru2, serta memperlambat proses penuaan. Juga berguna membangkitkan semangat, melancarkan sistem pencernaan dan urine, memperbaiki konsentrasi, menurunkan kolesterol, dan membantu mengatasi tekanan darah tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak wewangian aromaterapi yang lain. Tapi berhubung, gw belum pernah mencoba dan juga gw rasa tidak sepopuler yang sudah gw jelaskan di atas, jadi untuk postingan kali ini dicukupkan sekian dulu. Nanti, kalau gw coba wangi lain dan ada waktu menuliskannya, gw sambung lagi dengan wewangian berbeda…Tapi…tidak dalam waktu dekat ini sepertinya…Untuk teman-teman blogger, silakan mencoba... Khusus untuk Arman, silakan memilih sesuai yang 'diinginkan'...he..he..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-117033340069724537?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/117033340069724537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=117033340069724537&amp;isPopup=true' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/117033340069724537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/117033340069724537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/02/khasiat-beberapa-wewangian-aromaterapi.html' title='Khasiat Beberapa Wewangian Aromaterapi'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-116980885315754488</id><published>2007-01-26T17:46:00.001+07:00</published><updated>2007-01-26T17:54:13.163+07:00</updated><title type='text'>Minggu Sibuk...</title><content type='html'>Minggu ini (dan mungkin beberapa minggu ke depan) menjadi minggu yang cukup menyibukkan buat gw. Ada ‘Leha-leha’ yang menunggu untuk dikunjungi kalau bisa setiap hari (minggu ini baru sekali..he..he..), ada anak-anak yang harus diantar-jemput (sejak 3 minggu lalu, sopir kami pulang kampung entah sampai kapan), ada kantor yang sedang mempersiapkan semester genap (banyak rapat, minggu ini saja tiga…mhh…), ada usaha baru yang sudah mulai digarap (mau ikut jualan makanan di kafe kampus), ada blog teman-teman yang kepengen sering bisa dikunjungi, dan tentunya ada blog gw sendiri yang kepengen sering di apdet…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kemarin aja yang seharusnya bukan jadwal ngantor (jadwal ngedon di kantor hari senin, rabu, dan jumat), terpaksa ngantor juga. Ada panggilan meeting dari bos… Paginya nyempetin ke Leha-leha, tadinya pengen spa (body) tapi berhubung ada tamu ya ga jadi. Trus mau mikro (semacam facial, tapi scrubbingnya pake alat), pas mau masuk klinik eh… ada tamu juga yg pengen mikro. Batal juga (alatnya baru ada satu). Akhirnya yang di spa ya rambut aja, mmm… seger deh (harum dan lumayan lah dari tangan ke atas di pijit juga kan…). Trus ‘perjalanan’ berlanjut ke kampus (kantor), sebelumnya nyempetin makan siang lah. Ternyata meetingnya tentang anggaran untuk sertifikasi yang baru saja diajukan, ada kesalahan yang musti diperbaiki. Jadilah sampai sore mengutak-atik anggaran supaya bisa di acc karena sertififikasinya akan dilaksanakan minggu depan. Sorenya sambil pulang jemput dulu Sasha dari tempat lesnya. Malamnya, keliling-keliling cari celana army look buat Sasha karena besok (sabtu) mau ikut outbound ke Pangalengan dengan teman dan guru kelasnya (plus ibu-ibunya yang memang mau ikut, termasuk gw).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, sorry banget ya teman-teman blogger. Janji apdet yg sekarang mustinya kan cerita tentang berbagai macam wewangian aromaterapi beserta efeknya. Tapi berhubung kesempatan buat googlingnya tersendat, bahannya belum ngumpul semua, jadi dipending dulu aja ya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, dari pagi sudah keluar rumah untuk ambil raport Sasha (jangan heran, dia di kelas akselerasi, jadi jadwal pembagian raportnya memang berbeda dengan kelas biasa). Alhamdulillah, nilai-nilai raportnya meningkat walaupun bukan termasuk lima besar kelas. Memang sejak masuk kelas aksel ini, Sasha agak keteteran bersaing dengan teman-teman sekelasnya karena mereka kan anak-anak terpilih sesekolah di angkatannya, pinter-pinter semua dengan kebiasaan belajar yang sudah sangat teratur. Tapi gw sendiri ga pernah terlalu memaksa Sasha untuk menjadi lima besar di kelas (sejak di kelas biasa juga), yang terpenting setiap pembagian raport selalu ada peningkatan nilai, itu berarti kemampuannya kan bertambah baik. Tahun ini, Sasha akan ikut UAN dan masuk SMP. Tolong do’akan ya semoga hasil ujiannya bagus dan bisa masuk ke SMP yang diinginkan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya, setelah makan siang bareng Sasha dan mengantarnya ke tempat les, gw ke kampus. Ada rapat khusus dengan dosen-dosen yang akan terlibat dalam sertifikasi minggu depan. Rapatnya tidak lama (yang lama nunggu dosennya datang lengkap), sekitar jam 14.30 sudah selesai dan gw sudah bisa pulang. Sebelum pulang tentunya jemput Sasha dulu di tempat lesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mhhh…capek juga ya… Cuma segitu aja terasa capek (mungkin karena gw masih dalam masa penyembuhan dari sakit pencernaan, masih tusuk jarum seminggu sekali). Jadi tadi sampai rumah, setelah beres-beres sebentar, gw sempet tiduran sekitar ½ jam. Setelah itu, alhamdulillah rasa capeknya reda, sekarang lagi nongkrong di depan computer dalam rangka apdet blog.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-116980885315754488?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/116980885315754488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=116980885315754488&amp;isPopup=true' title='14 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116980885315754488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116980885315754488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/01/minggu-sibuk_26.html' title='Minggu Sibuk...'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-116942705167364716</id><published>2007-01-22T07:48:00.000+07:00</published><updated>2007-01-22T07:50:51.683+07:00</updated><title type='text'>Leha-leha dan Aromaterapi</title><content type='html'>Hari minggu kemarin (21/01/07), gw dan suami berkunjung ke Leha-leha Bandung. Selain untuk melakukan treatment (tusuk jarum) juga sekalian melakukan ‘inspeksi’ sebagai ‘representative owner’ (tapi ternyata, owner yang lain juga berkunjung walau masa kunjungnya tidak selama gw dan suami). Setelah evaluasi sekilas, gw berkesimpulan bahwa sejak soft opening minggu lalu, Leha-leha sudah kedatangan pelanggang yang cukup lumayan, bahkan sudah ada yang menjadi pelanggan tetap. Tadinya kami agak khawatir, karena lokasi yang cukup jauh dari Bandung. Ternyata, lokasi tidak menjadi masalah jika pelayanan memuaskan sehingga para pelanggan dengan senang hati kembali lagi ke Leha-leha. Hari minggu menjadi hari yang cukup sibuk bagi para terapis dan dokter di Leha-leha, karena di hari tersebut pelanggan datang cukup banyak. Untungnya mereka datang mengalir bergantian sehingga pelanggan tidak terlalu lama menunggu. Selain itu, pelanggan tetap biasanya melakukan janji dulu lewat telepon, sehingga mereka tidak perlu menunggu lama karena tempatnya sudah disediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada postingan kali ini, gw ingin share tentang aromaterapi. Salah satu produk yang dikeluarkan (baca: dijual) oleh Leha-leha adalah produk aromaterapi. Banyak macam dari produk ini: sabun mandi, massage oil, bath salt, oli burner dan essential oilnya, dan incense (berbentuk stick) dengan tempat sticknya (produk-produk ini akan dijelaskan lebih lanjut di postingan selanjutnya). Aromaterapi sendiri adalah terapi menggunakan essential oil atau sari minyak murni untuk membantu memperbaiki atau menjadi kesehatan, membangkitkan semangat, gairah, menyegarkan serta menenangkan jiwa, dan merangsang proses penyembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara kerja aromaterapi itu? Menurut Dr. Alan Huck (neurology psikiater dan Direktur Pusat Penelitian Bau dan Rasa di Chicago), bau berpengaruh langsung terhadap otak manusia, mirip narkotika. Ternyata hidung kita memiliki kemampuan untuk membedakan lebih dari 100.000 bau yang berbeda yang mempengaruhi kita dan itu terjadi tanpa kita sadari. Bau-bauan tersebut mempengaruhi bagian otak yang berkaitan dengan mood (suasana hati), emosi, ingatan, dan pembelajaran. Misalnya, dengan menghirup aroma lavender maka akan meningkatkan gelombang-gelombang alfa di dalam otak dan gelombang inilah yang membantu kita untuk merasa rileks. Sementara dengan menghirup aroma bunga melati maka akan meningkatkan gelombang-gelombang beta dalam otak yang meningkatkan ketangkasan dan kesiagaan. Banyak jenis aroma yang sudah tersedia untuk aromaterapi ini diantaranya adalah: lavender, peppermint, eucalyptus, jasmine, lemon, sandalwood, ylang-ylang. Semua memiliki efeknya yang khas (akan dijelaskan lebih lanjut di postingan selanjutnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Leha-leha sendiri, aromaterapi digunakan untuk spa dan perawatan wajah (facial). Selain itu setiap saat anglo pemanas (oil burner) dinyalakan dengan dibubuhi beberapa tetes essential oil, membuat udara dipenuhi aroma yang merilekskan. Ditambah dengan alunan musik relaksasi membuat tubuh, pikiran, dan hati menjadi tenang dan siap menghadapi hari-hari mendatang dengan ringan. Aromaterapi memang memberikan banyak manfaat, apalagi di zaman sekarang berbagai peristiwa, pemberitaan dan beban pekerjaan membuat banyak orang merasa tertekan (baca:stress). Aromaterapi merupakan salah satu cara yang bisa membantu kita terbebas dari rasa tersebut. Cobalah…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-116942705167364716?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/116942705167364716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=116942705167364716&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116942705167364716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116942705167364716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/01/leha-leha-dan-aromaterapi.html' title='Leha-leha dan Aromaterapi'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-116920427587076664</id><published>2007-01-19T16:32:00.000+07:00</published><updated>2007-01-19T17:57:56.156+07:00</updated><title type='text'>Pizza Hut vs Hanamasa</title><content type='html'>Kemarin sore, seorang teman, pengajar juga, berulang tahun. Kebetulan siang sebelumnya kami melakukan ujian lisan untuk salah satu matakuliah yang dipegang olehnya. Dan sebagai teman yang baik (ceilah…) gw turut mendukung kegiatannya dengan hadir dan sekali-sekali memberikan komentar pada saat ujian berlangsung. Begitu juga dengan beberapa teman yang lain. Setelah ujian selesai, kami (seperti biasa kalau ada seseorang di antara kami yang berulang tahun) memintanya untuk mentraktir kami, sambil sedikit memaksa (he..he..). Jadilah kami beramai-ramai menuju Pizza Hut yang lokasinya di Dago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw termasuk yang telat sampai di lokasi karena harus mampir mengisi ‘ransum’ mobil dulu. Gw pikir karena gw telat sampai lokasi maka gw tidak perlu menunggu lama makanan yang dipesan. Tapi ternyata pada saat gw sampai, mereka belum memesan makanan dengan alasan: “belum dilayani,tuh” kata seorang teman. Lha kok? Yang gw tau selama ini kalau makan di Pizza Hut, cukup cepat pelayanannya kalau mau order. “Ya panggil dong pelayannya, tuh si mbak itu tuh...” kata gw dalam keheranan gw tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipanggillah Si Mbak Pizza Hut tersebut oleh seorang teman. Dan tau kah apa jawaban Si Mbak itu? Ini dia: “Ntar ya…” Katanya tanpa melihat sedikitpun ke arah kita. Lagi-lagi gw kaget dengan jawabannya itu. “Eh, Mbak, kita ini udah dua kali lho mau pesan, kok jawabnya ntar ya, ntar ya melulu,” komentar seorang teman lagi. Hah, sudah dua kali pula dibegitukan? Gw tambah heran plus kaget plus agak kesal juga. Pelayanan macam apa sih kayak gini? “Eh, tau nggak. Kalau gw sama suami, mau pesan dibegitukan, suami pasti langsung cabut nggak jadi makan di tempat ini,” kata gw dengan suara sedikit tinggi. Terus, karena gw pikir untuk apa berlama-lama menunggu di Pizza Hut, gw ingat perlu membeli cd untuk relaksasi (untuk tambahan koleksi di Leha-leha). Kebetulan di lantai dua gedung Pizza Hut tersebut ada Disc Tara. Sekalian sambil ‘menurunkan’ kekesalan gw. Jadilah gw pergi ke Disc Tara. Salahnya tanpa pamit dulu ke teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sedang asyik memilih beberapa cd relaksasi, tiba-tiba lenganku dijawil seseorang. Ternyata seorang teman di Pizza Hut tadi.”Kenapa Teh (mereka kebanyakan lebih muda dari gw), marah ya dicuekin sama Si Mbak tadi? Anak-anak jadi pada keluar juga, nggak jadi makan di Pizza Hut, mereka mau pindah ke Hanamasa (lokasinya di sebelah Piza Hut)” Gw bengong, terus bilang,”lho kata siapa marah? Kesal iya, sedikit, tapi kan nggak bermaksud membatalkan makan di Pizza Hut.” Tapi berhubung semua sudah keluar dari Pizza Hut, akhirnya makannya di Hanamasa. Entah, sebuah keberuntungan atau bukan, yang pasti teman-teman lebih ‘berseri-seri’ dengan kepindahan tersebut (Hanamasa terasa lebih ‘restoran’ dibandingkan Pizza Hut, ya kan…?). Sementara yang berulang tahun jadi agak bersungut-sungut…he…he…sorry gw nggak bermaksud lho… Begitu tahu gw sebenarnya ga marah dan ga bermaksud batal makan di Pizza Hut, seorang teman berkomentar,” wah pinter nih, Teteh bikin sandiwaranya, dan berhasil bikin kita enjoy di Hanamasa…ha…ha…” Yang lain meng-iyakan dengan semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Pizza Hut, itu merupakan peringatan. Jangan biarkan pelanggan menunggu terlalu lama tidak dilayani, dan jawablah permintaan atau pertanyaan pelanggan dengan sopan. Intinya beri pelatihan lebih baik lagi buat karyawannya, terutama yang langsung menghadapi pelanggan. Biar pelanggan ngga lari. Buat gw sendiri, makan kemarin sore itu menjadi pengalaman yang bakalan cukup sulit dilupakan, soalnya malamnya perut agak berontak. Rupanya masih kaget karena sudah sekian lama (sejak sakit Agustus kemarin) tidak makan di tempat seperti itu… Tapi nggak apa-apa, ini menjadi salah satu ‘ajang latihan’ biar perut menjadi terbiasa lagi makan makanan seperti itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-116920427587076664?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/116920427587076664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=116920427587076664&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116920427587076664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116920427587076664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/01/pizza-hut-vs-hanamasa.html' title='Pizza Hut vs Hanamasa'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-116899470438098537</id><published>2007-01-17T07:32:00.000+07:00</published><updated>2007-01-17T07:53:14.066+07:00</updated><title type='text'>LEHA-LEHA: Pusat Kecantikan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#009900;"&gt;Ini adalah postingan terakhir gw di url lepuspa.blogspot.com:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengumuman…Pengumuman…Keluarga gw baru membuka ‘warung’ untuk ber’leha-leha’ sekaligus membuat langsing, cantik, dan sehat. ‘Warung’ kecantikan kami ini memiliki konsep “&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ONE STOP SHOPPING&lt;/span&gt;” dengan pelayanan kecantikan dan kesehatan mulai dari tradisional sampai pemakaian teknologi mutakhir. Dijamin berhasil karena diawasi langsung oleh seorang dokter yang sudah sangat berpengalaman di bidangnya dan bersertifikat trainer dari Australia yaitu &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;DR. YATI UTOYO&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai perawatan untuk langsing, cantik, dan sehat tersedia di ‘warung’ kami, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;SPA:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Parafango&lt;br /&gt;Fitness Wrap Bandages&lt;br /&gt;Aromatic Sculpture&lt;br /&gt;Spa Relaxing:&lt;br /&gt;Scrubbing&lt;br /&gt;Massage&lt;br /&gt;Body Mask (aromatic, whitening, traditional, sea mud, etc.)&lt;br /&gt;Hand &amp; Foot Treatment:&lt;br /&gt;Manicure &amp;amp; Pedicure&lt;br /&gt;Waxing&lt;br /&gt;Massage (traditional, acupressure &amp; aromatic)&lt;br /&gt;Hair Treatment:&lt;br /&gt;Traditional Treatment&lt;br /&gt;Aromatic Treatment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;KLINIK:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Body Care:&lt;br /&gt;Penurunan Berat Badan (acupuncture)&lt;br /&gt;Aquapuncture&lt;br /&gt;Whitening&lt;br /&gt;Anti Aging&lt;br /&gt;Therapy Accupuncture (untuk penyakit)&lt;br /&gt;Alat Pelangsing&lt;br /&gt;Rambut Botak&lt;br /&gt;Rambut Rontok&lt;br /&gt;Perawatan Kewanitaan&lt;br /&gt;Perawatan Payudara&lt;br /&gt;Perawatan Infertilitas (acupuncture)&lt;br /&gt;Messolipo/Messocellulite&lt;br /&gt;Messostrechmark&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Facial:&lt;br /&gt;Intensive Facial&lt;br /&gt;Acupuncture&lt;br /&gt;Peeling:&lt;br /&gt;Microdermabrasi&lt;br /&gt;Facial + TCA&lt;br /&gt;Facial + Glicolic&lt;br /&gt;Facial + Jessner&lt;br /&gt;Facial + Soft Peel&lt;br /&gt;Herbal Facial&lt;br /&gt;Facial Masker Lilin&lt;br /&gt;Aromatic Facial&lt;br /&gt;Facial Efek Botox&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Special Treatment:&lt;br /&gt;Aquamid&lt;br /&gt;Hylaform&lt;br /&gt;Botox &amp;amp; Mesobotox&lt;br /&gt;Mesolifting/Messoglow&lt;br /&gt;Five Step Treatment&lt;br /&gt;Aptosthread&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;KOSMETIK:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perawatan Awal: Susu Pembersih, Sabun Muka (Kulit Normal, Berminyak), Toner (Jerawat, kulit normal, berminyak, dan berpori besar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cream: Sunblock Cream, Acne Cream, Night Cream (Whitening, Rejuvenate), Daytime Cream, Super Collagen Gel, Eye Contour Gel dan Serum C, Serum Whitening, Botox Cream, Herbal Cream.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedak: Compact Powder, Loose Powder untuk kulit normal dan berjerawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haircare: Intensive Hair Tonic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan memilih perawatan yang diinginkan. Bila anda bingung perawatan apa yang harus dipilih, jangan takut, anda bisa berkonsultasi dengan dokter kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datanglah segera ke ‘warung’ kami yang beralamat di:&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;RUKO PITANIAGA NO. 24&lt;br /&gt;KOTA BARU PARAHYANGAN&lt;br /&gt;PADALARANG&lt;/span&gt; (dekat dari Bandung dengan menggunakan fasilitas tol, bahkan dari Jakarta sekalipun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa anda harus segera datang ke ‘warung’ kami? Paling tidak ada 12 alasan untuk itu:&lt;br /&gt;1. keriput anda hilang dalam waktu 1 hari&lt;br /&gt;2. timbunan lemak dan selulit anda berkurang drastis&lt;br /&gt;3. flek di wajah memudar&lt;br /&gt;4. bebas dari jerawat&lt;br /&gt;5. mengatasi bekas cacar dan kulit terbakar matahari&lt;br /&gt;6. tampak lebih muda&lt;br /&gt;7. percaya diri anda semakin tinggi&lt;br /&gt;8. memperlambat penuaan dini&lt;br /&gt;9. semakin disayang suami&lt;br /&gt;10. perpaduan terapi akupungtur dan medis menambah gairah seksualitas anda&lt;br /&gt;11. terbebas dari rambut rontok&lt;br /&gt;12. terbebas dari kelelahan fisik dan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;SOFT OPENING&lt;/span&gt; telah dilaksanakan pada hari &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;SABTU, 13 JANUARI 2007&lt;/span&gt; dan selama soft opening (2-3 bulan ke depan), dapatkan &lt;span style="color:#009900;"&gt;DISCOUNT SEBESAR 30%&lt;/span&gt; untuk semua treatment. Ajakan ini tidak hanya berlaku bagi para perempuan saja tetapi juga para pria. Karena sekarang ini yang namanya kesehatan dan penampilan menarik tidak hanya menjadi kebutuhan perempuan saja, melainkan juga pria. Jadi, untuk para blogger di Bandung dan sekitarnya, mari datang beramai-ramai. Untuk para blogger di Jakarta dan sekitarnya, sambil melakukan wisata belanja di Bandung, tidak ada salahnya mampir di ‘warung’ kami. Kami tunggu ya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB. Silakan klik &lt;a href="http://leha-leha.blogspot.com"&gt;Leha-leha Bandung&lt;/a&gt;, bagi yang ingin melihat beberapa foto fasilitas yang kami miliki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-116899470438098537?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/116899470438098537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=116899470438098537&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116899470438098537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116899470438098537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/01/leha-leha-pusat-kecantikan.html' title='LEHA-LEHA: Pusat Kecantikan'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-38607598.post-116894627237356624</id><published>2007-01-16T18:08:00.000+07:00</published><updated>2007-01-16T18:17:52.383+07:00</updated><title type='text'>Blog Sementara</title><content type='html'>Hallo, teman-teman blogger!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah blog sementara gw. Sengaja dibuat karena penyakit lama blog lama (lepuspa.blogspot.com) lagi 'kambuh'. Sampai tulisan ini dipublish, gw belum berhasil 'menyembuhkan'nya. Gw udah coba minta bantuan ke blogger group dan blogfam, tapi belum ada yang 'tersentuh' untuk memberikan bantuan (hiks...sedih...deh...). Tapi ga masalah deh, sekarang kan ada 'rumah' baru buat 'posting' dan dikunjungi teman-teman. Sayangnya, beberapa teman yang biasanya mampir dan kasih komen tidak diketahui alamat urlnya karena link list gw turut menghilang di templatenya. Mudah-mudahan sambil browsing nanti bisa ketemu semua alamat url mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/38607598-116894627237356624?l=lepuspacastle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/feeds/116894627237356624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=38607598&amp;postID=116894627237356624&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116894627237356624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/38607598/posts/default/116894627237356624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lepuspacastle.blogspot.com/2007/01/blog-sementara.html' title='Blog Sementara'/><author><name>Leny Puspadewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08945044573723924661</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_O83Qx4xASWw/R4QYRa-ZGFI/AAAAAAAAACo/Xr3cF2jSbk0/S220/100_2495.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
